
Sandi adalah anak sulung dari Firman, saat ini Sandi duduk di kelas 1 SMP. Sejak berita Firman sebagai seorang yang melakukan pesugihan tersebar ke segala penjuru di kampungnya. Tidak ada satu pun orang yang mau berteman dengan Sandi. Sehingga Sandi malu untuk pergi ke sekolah.
Ima sempat menawarkan Sandi untuk pindah sekolah. Mungkin dengan cara itu, Sandi akan kembali mau bersekolah. Namun di sekolah baru, Sandi tetap menjadi bahan bulian teman-temannya. Sehingga Sandi tetap menolak untuk sekolah kembali.
Sandi pun kini lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain game online di handphone-nya. Padahal remaja seperti Sandi seharusnya lebih banyak melakukan interaksi dengan rekan sebayanya. Bukan berada di dalam rumah seharian.
__ADS_1
Sejak rahasia ayahnya terbongkar itu pula, Sandi menjadi seorang pemalu. Dia tak berani keluar rumah, dia takut orang-orang akan mengatakan hal buruk pada dirinya. Sehingga Sandi butuh untuk sendiri. Di mana tidak ada orang yang akan melakukan umpatan jahat pada dirinya dan ayahnya.
Tak ubahnya dengan Sandi, Sandra yang merupakan anak kedua dari seorang Firman. Juga mendapat bulian dari teman-teman sekelasnya. Setiap pulang sekolah, Sandra selalu menangis di bully oleh teman-temannya. Hingga Sandra mengaku sudah tidak ingin sekolah kembali. Sebab semua teman-temannya mengatakan pada Sandra bahwasanya dia adalah anak kuntilanak.
Ima mencoba menenangkan rasa trauma dari seorang Sandra. Dia berusaha meyakinkan Sandra, jika apa yang di katakan oleh teman-temannya adalah kesalahan besar. Sandra bukan anak kuntilanak seperti yang di katakan oleh teman-temannya tersebut. Dia adalah anak manusia seperti manusia lainnya. Sandra bukan anak kuntilanak.
__ADS_1
Sandra tetap pergi ke sekolah bersama dengan Lukas. Walaupun ketika di sekolah, Sandra tidak memiliki teman sama sekali. Bahkan kedua anak Lutfhi dan Tini enggan berteman dengan Sandra. Padahal keduanya adalah sepupu dari Sandra. Namun mereka yang justru banyak melakukan pembulian terhadap Sandra di sekolah. Keduanya menyebarkan berita yang buruk tentang Firman yang merupakan ayah dari Sandra.
Sandra sama sekali tidak membalas perbuatan jahat kedua sepupunya. Dia selalu mengingat pesan dari seorang Lukas akan kejahatan yang tidak boleh di balas dengan kejahatan lagi. Sehingga Sandra harus bisa membalas kejahatan dari kedua sepupunya dengan sebuah kebaikan. Sehingga tidak harus membalasnya dengan kejahatan yang sama.
Lukas sendiri sudah meminta pada kedua anak Lutfhi dan Tini untuk tidak melakukan kejahatan pada Sandra. Namun kedua enggan mendengarkan apa yang di sampaikan oleh Lukas. Keduanya tetap melakukan kejahatan yang sama pada seorang Sandra. Sehingga Lukas hanya bisa membuat seorang Sandra bersabar dengan semua yang di lakukan oleh kedua sepupunya pada dirinya.
__ADS_1
"Aku hanya ingin belajar, jadi aku harus fokus belajar. Tidak boleh ada hal yang membuatku gagal belajar. Aku harus fokus belajar dan belajar. Walaupun banyak yang terus mengatakan hal buruk padaku." ujar seorang Sandra saat dia bersedih.
Dengan semangat itu, Lukas yakin Sandra akan bisa menerima semua cemoohan dari teman-temannya dengan baik. Tidak akan meruntuhkan mental seorang Sandra.