Jimat Warisan

Jimat Warisan
Lutfhi Mendapatkan Lahan Kosim


__ADS_3

Benar seperti yang di duga oleh Kosim sebelumnya. Tanah miliknya itu pun langsung di serbu oleh pembeli. Banyak pesan masuk ke handphone miliknya yang datang. Hingga Kosim sedikit kewalahan dalam membalas pesan yang datang pada dirinya. Pesan yang tentunya memiliki makna tersendiri.


Tak hanya pesan yang datang saja pada Kosim. Beberapa orang yang serius untuk membeli tanah milik Kosim, datang ke rumah Kosim secara berbondong-bondong. Mereka mengaku siap membayar tanah Kosim itu dengan harga yang cukup mahal. Hingga Kosim cukup bingung untuk menjual tanah miliknya. Mengingat banyaknya tawaran harga dari berbagai kalangan pada dirinya.


Seorang makelar tanah bernama Oji, datang dengan sebuah koper berwarna hitam. Di dalam koper itu terdapat uang yang cukup banyak. Dia sudah cukup serius untuk membeli lahan milik Kosim. Bahkan Oji menawar lahan Kosim itu berkali-kali lipat dari harga yang di tawarkan oleh pembeli lainnya.

__ADS_1


Kosim pun sempat tertarik dengan tawaran dari Oji. Sebelum akhirnya Lutfhi datang untuk menawar lahan dari Kosim itu dengan harga yang jauh tinggi dari seorang Oji. Sontak Oji yang tidak ingin kalah dari seorang Lutfhi, langsung menaikkan kembali tawarannya. Kini Oji menawar tanah Kosim itu dua kali lipat dari harga yang di tawarkan oleh Lutfhi.


Tentu Lutfhi sudah tidak memiliki opsi lainnya. Mungkin Lutfhi membutuhkan bantuan Genderuwo miliknya untuk mempengaruhi Oji dalam membeli lahan milik Kosim. Dengan sedikit kekuatan Genderuwo, bisa saja Oji mundur dalam perebutan tanah itu.


Dengan satu kali kedipan mata yang di lakukan oleh Lutfhi. Seketika niat awal Oji untuk membeli lahan milik Kosim itu pun sirna. Dia memilih mundur dengan alasan yang tidak jelas. Kosim sempat ingin menjual lahan itu pada Oji, mengingat harga yang di tawarkan oleh Oji cukup besar. Tapi sepertinya itu akan terlalu beresiko bagi Oji. Hingga Oji memilih untuk membatalkan rencananya untuk membeli lahan milik Kosim tersebut.

__ADS_1


Begitu sepakat dengan Kosim. Lutfhi langsung melakukan transfer dana pada Kosim. Tabungan Lutfhi yang masih ada sisa di ATM, tidak terlalu sulit bagi seorang Lutfhi untuk membayar lahan Kosim tersebut.


Kini Lutfhi tinggal menjual kembali lahan miliknya itu pada seorang developer dengan harga yang jauh mahal. Mungkin bisa 3 sampai 4 kali lipat dengan harga yang Lutfhi beli dari Kosim. Lutfhi berharap dengan uang itu, dia bisa menjadi semakin kaya raya. Hingga Lutfhi akan di kenal sebagai salah satu orang paling kaya di kampungnya.


Sepanjang perjalanan pulang, senyum Lutfhi tidak terhenti menghilang. Dia masih cukup bahagia dengan apa yang ada. Dengan lahan itu, Lutfhi akan kembali mendapatkan uang yang cukup banyak lagi. Uang yang akan Lutfhi belikan barang-barang mewah yang akan membuat Lutfhi terlihat semakin kaya raya lagi.

__ADS_1


Lutfhi begitu bahagia dengan apa yang ada pada dirinya. Dia semakin tertantang untuk menjadi orang paling kaya di kampungnya. Bahkan mengalahkan seorang Agung yang dulu di cap sebagai orang terkaya di kampung Lutfhi tersebut. Kini Lutfhi siap mengkudeta posisi tersebut. Apalagi Agung sudah tidak ada, sehingga ini menjadi peluang yang cukup besar bagi Lutfhi untuk mendapatkan status tersebut.


__ADS_2