
Kesuksesan dari seorang Kinasih yang berhasil membuat seorang Baim kembali bekerja di proyek Lutfhi. Telah membawa berkah tersendiri pada dirinya. Dia pun bisa mendapatkan banyak uang dari hasil yang telah dia dapatkan. Kinasih pun belanja dengan begitu banyaknya.
Tiba di rumahnya, Kinasih langsung di tegur oleh adik iparnya sendiri. Dia merasa apa yang di lakukan oleh Kinasih adalah hal yang tidak wajar. Kinasih belanja dengan begitu banyaknya, hingga dia lupa untuk menabung. Padahal menabung adalah hal yang penting bagi dirinya. Jika suatu saat Baim tidak memiliki pekerjaan, mungkin Kinasih bisa mengambil uang dari tabungan yang telah dia simpan. Sehingga Kinasih tidak akan kesusahan untuk mencari uang yang dia butuhkan untuk keperluan sehari-hari.
Kinasih tentu tak terima dengan apa yang di ucapkan oleh adik iparnya tersebut. Dia merasa adik iparnya tersebut terlalu ikut campur dengan kehidupan dari dirinya. Padahal Kinasih tidak pernah ikut campur dengan kehidupan adik iparnya, jadi Kinasih dengan sangat memohon pada adik iparnya untuk tidak ikut campur dalam kehidupan pribadinya. Itu yang Kinasih ingatkan pada adik iparnya sendiri.
__ADS_1
Keributan antara Kinasih dengan adik iparnya dapat di lerai oleh suami dari adik ipar Kinasih. Dia meminta istrinya untuk bisa mengalah dalam menghadapi sikap Kinasih yang terkadang memang berlebihan. Tidak baik juga untuk melawan Kinasih yang memang jauh lebih kurang dewasa dalam menyikapi banyak hal. Tak heran, dia selalu ingin menang sendiri ketika sedang beradu argumentasi dengan orang lain. Itu yang di ucapkan oleh suami dari adik ipar Kinasih.
Kinasih ingin memaki adik ipar dan suaminya, tapi kedua memutuskan untuk pergi. Mereka berdua memilih untuk masuk ke dalam rumah, daripada harus meladeni seorang Kinasih yang yang memang tidak akan pernah mau kalah ketika sedang berdebat dengan mereka berdua.
Kinasih membanting pintu kamar Baim dengan begitu kerasnya. Dia langsung memaki kedua adik tirinya yang menurutnya tidak sopan pada dirinya. Hingga Kinasih pun sangat marah akan sikap kedua adik tirinya pada dirinya.
__ADS_1
Baim yang tak ingin ribut, tidak memperdulikan apa yang di ucapkan oleh seorang Kinasih. Dia terus menyibukkan diri dengan bermain game online di handphone miliknya. Itu semakin membuat seorang Kinasih marah besar pada seorang Baim. Dia pun sudah tidak sabar untuk memaki seorang Baim yang tak memiliki empati sama sekali pada dirinya. Padahal Kinasih begitu butuh dorongan moril dari seorang Baim. Tapi Baim justru tidak menunjukkan sikap yang baik pada seorang Kinasih.
Kinasih mengambil handphone seorang Baim, dia meminta Baim untuk menegur adiknya tersebut. Kinasih meminta adik Baim untuk meminta maaf pada dirinya. Sebab adiknya tersebut sudah melakukan tindakan yang kurang ajar pada seorang Kinasih. Itu yang buat Kinasih marah besar pada adik Baim dam adik iparnya tersebut.
Baim yang tak memiliki kendali sama sekali, pada akhirnya mengikuti apa yang di perintahkan oleh seorang Kinasih. Dia pun sudah merasa harus melakukan apa yang Kinasih perintah pada dirinya. Itu sudah menjadi kewajiban bagi seorang Baim. Menuruti perintah dari istrinya yang di kenal memiliki kendali penuh atas dirinya.
__ADS_1