Jimat Warisan

Jimat Warisan
Rumah Baru Firman


__ADS_3

Tak jauh dari kediaman dari Tini dan Lutfhi, sebuah rumah yang telah lama tak berpenghuni di beli oleh Firman. Rumah itu pun akan menjadi tempat beristirahat bagi seorang Firman saat pulang ke kampung halamannya. Rumah itu menjadi rumah yang paling besar di kampung saat ini. Mengingat Firman juga melakukan renovasi dan pelebaran untuk rumah barunya tersebut. Hingga rumah itu menjadi rumah paling besar di kampung. Tentu mengalahkan rumah Lutfhi dan Tini yang di kenal sebagai rumah terbesar.


Tini yang baru pulang belanja di sebuah warung pun, terlihat begitu kurang senang dengan keberadaan rumah dari Firman tersebut. Sebab rumah itu mengalahkan rumah miliknya yang selama ini di kenal sebagai rumah paling besar di kampung. Tini pun siap melakukan segala upaya untuk membuat Firma tidak betah berada di rumah tersebut. Apalagi Firman di ketahui akan tinggal selama sebulan bersama dengan keluarganya di rumah tersebut.

__ADS_1


Tini membawa kabar rumah baru Firman itu pada seorang Lutfhi. Tak ubahnya dengan Tini, Lutfhi juga begitu kesal dengan rumah baru Firman tersebut. Firman seperti sengaja membeli rumah yang lokasinya tak jauh dari rumah mereka. Hingga Firman di anggap ingin menyaingi rumah Tini dan Lutfhi yang selama ini menjadi rumah paling mewah di kampung.


Lutfhi pun siap melakukan berbagai upaya untuk membuat Firman dan keluarganya tidak betah berada di rumah tersebut. Hingga Firman akan kembali menjual rumah itu, mungkin salah satunya pada Lutfhi. Sehingga status rumah termewah di kampung itu akan tetap menjadi milik rumah Lutfhi.

__ADS_1


Setuju dengan ide dari Lutfhi, Tini siap membantu Lutfhi dalam upaya membuat Firman tidak nyaman berada di rumah barunya tersebut. Tini enggan berada di satu lingkungan dengan kakaknya yang di kenal paling kaya tersebut. Sebab sedari dulu, Tini sangat membenci sosok Firman yang memang menjadi objek kebencian dari Lutfhi dan Tini.


Kekesalan dari seorang Tini langsung di mulai oleh keluarga Firman. Dimana Fajar harus di buat menangis oleh salah satu anak Firman yang di kenal nakal. Fajar di dorong ketika sedang bermain petak umpet dengan anak Firman yang bernama Ihsan tersebut. Hingga Fajar pun harus mengalami luka lecet di bagian kaki dan tangannya oleh ulah dari Ihsan.

__ADS_1


Tini yang meradang pun bersiap melabrak anak bungsu dari Firman tersebut. Tapi Lutfhi meminta Tini untuk lebih bersabar kembali. Sebab jika Tini melakukan hal itu segera, bukan tidak mungkin itu akan membuat Tini di permalukan oleh Firman dan istrinya. Lutfhi pun meminta Tini untuk bersabar. Hingga saatnya pembalasan pada seorang Firman itu pun akan berlangsung dengan pedih bagi seorang Firman. Lutfhi menjamin Firman akan menyesali perbuatannya selama ini pada keluarga Lutfhi.


Tini pun sudah tidak sabar untuk membuat kakak kandungnya tersebut menderita. Terlebih saat Tini dan Lutfhi belum bersekutu dengan Genderuwo. Firman kerap menghina keluarga Tini. Sehingga ada sedikit dendam dari seorang Tini pada sosok Firman dan istrinya.

__ADS_1


__ADS_2