Jimat Warisan

Jimat Warisan
Fitnah Tini Pada Lukas


__ADS_3

Ada tiga photo yang Tini bisa gunakan untuk melakukan fitnah pada seorang Lukas. Tiga photo yang akan membuat orang-orang menjadi benci pada seorang Lukas. Sehingga sekolah yang akan di bangun pun akan di gagalkan oleh para warga, mengingat apa yang akan di buat oleh Tini pada Lukas.


Tini dengan bantuan tetangga lainnya, menyebarkan photo Lukas yang sedang bersama dengan Nur di beberapa grup chatting warga. Mulai dari grup kampung yang beranggotakan warga seluruh kampung. Hingga grup-grup chat kecil lainnya, Tini dengan mudahnya menyebarkan photo milik Lukas dan Nur tersebut.


Dengan menambah keterangan provokatif, Tini berharap akan banyak orang yang menilai tindakan dari Lukas dan Nur adalah tindakan yang cukup salah. Sehingga Lukas dan Nur akan mendapatkan penghakiman dari seluruh warga di kampungnya.


Baru beberapa menit photo itu di sebar oleh Tini, semua orang seketika langsung menghujami photo itu dengan kritik pedas. Mereka tidak menyangka Nur yang di kenal alim, bisa bermesraan dengan sosok Lukas yang di kenal sebagai anak baik-baik juga. Keduanya pun langsung di hujani dengan komentar pedas dari seluruh warga.


Tak hanya menyindir dengan nada miring, Tini juga turut menghasut warga untuk dapat melakukan tindakan yang lebih tegas lagi pada Lukas dan Nur. Sehingga Lukas dan Nur bisa segera mendapatkan hukuman atas apa yang telah di lakukan oleh keduanya.


Pak ustadz langsung terkejut dengan berita yang tersebar. Terutama fitnah yang di sampaikan oleh Tini. Pak ustadz percaya pada anaknya yang tidak melakukan tindakan seperti yang Tini ucapkan di grup chatting warga. Dia yakin, Nur dan Lukas tidak melakukan hal tersebut.


Nur dengan tegas membantah semua fitnah yang di lontarkan oleh Tini. Bahkan Nur siap membuktikan jika dirinya dan Lukas tidak melakukan perbuatan seperti yang di tuduhkan oleh Tini pada mereka berdua.


Pak ustadz percaya dengan ucapan dari Nur. Dia yakin Nur dan Lutfhi tidak melakukan hal yang di fitnahkan oleh Tini pada mereka berdua. Nur tidak mungkin melakukan perbuatan keji tersebut. Mengingat Nur dan Lukas adalah dua pribadi yang begitu dekat dengan Allah. Tapi Nur harus bisa membuktikan ucapannya pada seluruh warga. Sehingga mereka akan percaya, jika Nur tidak melakukan perbuatan seperti yang di tuduhkan pada dirinya.

__ADS_1


Tak hanya Nur yang terkejut dengan berita yang di sebarluaskan oleh Tini. Lukas juga begitu terkejut dengan apa yang di tuduhkan oleh Tini pada dirinya dan Nur.


Lukas yang tak terima dengan apa yang di lakukan oleh Tini pada dirinya dan Nur. Langsung mendatangi rumah Tini. Tanpa amarah yang sudah di redakan oleh Lukas di rumahnya, dia berjalan ke rumah Tini dengan raut wajah yang mulai tenang. Lukas siap meminta penjelasan dari apa yang Tini sampaikan pad seluruh warga. Mungkin Tini punya jawaban tersendiri dengan versi yang baik.


Kedatangan Lukas ke rumah Tini langsung di sambut baik oleh kedua anak Tini dan Lutfhi yang menginginkan belajar mengaji pada seorang Lukas. Keduanya tak sabar untuk belajar Al-Qur'an pada Lukas yang memang di kenal memiliki kemampuan dalam hal Al-Qur'an.


Antusiasme dari kedua sepupu Lukas itu, langsung di sambut Lukas dengan sebuah senyuman yang manis. Lukas juga meminta sepupunya untuk datang ke rumah Lukas untuk belajar mengaji setiap waktu ashar. Sehingga kedua sepupunya itu bisa belajar dengan anak-anak lainnya.


Keinginan dari Fajar dan Fira langsung di sambut kurang baik oleh Lutfhi. Buat Lutfhi Fira dan Fajar tidak harus belajar Al-Qur'an. Sebab Al-Qur'an bukan hal penting bagi kehidupan mereka. Terpenting mereka bisa mendapatkan uang sebanyak mungkin, sehingga kehidupan mereka bisa bahagia. Tanpa harus belajar Al-Qur'an pun, ketika punya uang semuanya menjadi terasa mudah.


"Buat apa kalian belajar Al-Qur'an, Bapak dulu juga belajar Al-Qur'an. Tapi Bapak tidak bisa kaya." ujar Lutfhi dengan frontal.


Lutfhi tidak peduli dengan ucapan dari Lukas. Dia menertawakan ucapan dari Lukas tersebut. Lutfhi pun meminta Lukas untuk segera mengatakan tujuan dari dirinya datang ke rumah Lutfhi. Sebab Lutfhi begitu benci dengan Lukas yang di anggap Lutfhi sebagai seorang manusia paling suci. Itu yang buat Lutfhi begitu muak dengan Lukas.


Tini yang di harapkan bertemu dengan Lukas akhirnya datang menghampiri Lukas. Dia terlihat begitu kesal dengan keributan yang terdengar oleh telinganya. Tini yang sedang asyik memasak di dapur mendengar keributan yang menurut Tini tidak penting.

__ADS_1


"Kenapa sih saya kok ribut-ribut. Berisik tahu." ucap Tini dengan wajah kesal.


"Biasa keponakan kamu paling dekat dengan surga ini datang. Kamu urus dia, aku mau tidur." balas Lutfhi dengan wajah kesalnya.


Lutfhi masuk kedalam rumahnya, dia juga membawa Fajar dan Fira masuk ke dalam rumahnya. Dia tidak ingin kedua anaknya tersebut doktrin dengan pemikiran Lukas yang menurut Lutfhi tidak baik bagi kedua anaknya.


"Ada apa Lukas?" tanya Tini dengan begitu sewotnya.


"Aku mau tanya Bi. Kenapa Bibi bilang aku berzina dengan Nur di rumah pak Ustadz?" jawab Lutfhi dengan sebuah pertanyaan.


"Memang itu adanya. Saya lihat kamu sedang bermesraan dengan anak pak Ustadz itu. Kalau kalian tidak berzina, kenapa kalian berduaan di rumah pak Ustadz?" jawab Tini memojokkan Lukas.


"Aku berani bersumpah Bi, aku dan Nur tidak berzina seperti yang Bibi tuduhkan. Semua itu tidak benar Bi. Aku harap Bibi tidak akan menyebarkan berita bohong itu lagi." ujar Lukas dengan begitu tegasnya.


"Itu bukan bohong, itu kenyataan. Kalian berdua itu berzina. Wajah kalian aja sok alim, tapi kelakuan kalian seperti binatang."

__ADS_1


Lukas yang awalnya mulai berbicara tenang, perlahan mulai emosi dengan apa yang di sampaikan oleh Tini. Dia pun begitu marah pada Tini yang di anggap Lukas telah memfitnah dirinya dengan fitnah yang tidak benar. Lukas berharap Tini akan segera bertobat dengan apa yang telah di lakukan olehnya pada Lukas dan Tini. Sebab fitnah yang di lakukan oleh Tini begitu kejam bagi seorang Lukas.


Tini tidak peduli, dia tetap pada keyakinannya. Lukas dan Nur telah berzina. Tini pun siap menyebarkan berita zina itu pada semua orang. Sehingga akan banyak orang yang semakin membenci Lukas. Sebab Lukas adalah orang yang sering menghalangi Tini dalam berbagai hal. Alasan itu yang membuat Tini begitu benci pada Lukas dan kedua orangtuanya.


__ADS_2