
Niko sengaja datang lebih awal dari Firman. Niko sadar, semalam Firman melakukan general cleaning di area dapur. Ini akan jadi sebuah petaka bagi setiap kru yang melakukan general cleaning, tapi masih ada area dapur yang kotor. Hukuman ringan, hingga berat mungkin saja bisa terjadi pada siapa saja yang lalai dalam proses bersih-bersih outlet tersebut.
Niko sengaja datang pagi untuk kembali mengotori area yang di bersihkan oleh Firman. Namun sebelum dia mengotori setiap ruangan yang di bersihkan oleh Firman. Dia harus memastikan terlebih dahulu, jika kamera pengawas yang ada di restoran mati. Dengan begitu, aksi kejahatan dari Firman tidak akan di ketahui oleh siapa pun.
Begitu kamera pengawas itu di matikan oleh Firman. Dia segera datang ke area dapur untuk kembali mengotori area dapur dengan tanah yang sengaja di bawa olehnya. Begitu juga dengan arang yang akan di gunakan olehnya untuk mengotori tembok serta panci. Ini adalah bagian yang paling penting bagi Firman. Sebab ruangan itu seharusnya bisa lebih bersih lagi.
Niko yang tidak menyadari kedatangan dari seorang pelayan. Tetap melakukan aksinya tersebut dengan begitu liar. Niko pun terus mengotori area dapur dengan tanah liat serta arang yang di bawanya. Seketika area dapur yang awalnya terlihat begitu bersih, berubah menjadi kotor.
__ADS_1
Melihat aksi tidak terpuji dari seorang Niko. Pelayan perempuan itu langsung merekam aksi dari Niko tersebut. Apalagi dia menyadari jika Niko telah mematikan kamera pengawas di dapur. Sehingga aksi dari Niko tidak akan terekam kamera pengawas yang ada di dapur.
Tidak ingin di ketahui oleh Niko. Pelayan itu pun berpura-pura seolah dia baru masuk. Dia menyalakan lampu yang sebelumnya masih di matikan oleh Niko. Sebelum dia menyapa Niko yang harus saja menyelesaikan aksinya. Pelayan itu bertingkah seolah semuanya baik-baik saja. Tidak ada masalah apapun yang di lihatnya. Sehingga Niko tidak tahu, jika dirinya sudah merekam aksi tidak terpuji dari Niko tersebut.
"Kamu harus datang?" tanya Niko membersihkan tangan menggunakan Tisu.
Niko langsung menghela nafas saat mendengar jawaban dari pelayan itu. Dengan begitu, artinya pelayan itu tidak tahu aksi kejahatan yang baru saja Niko lakukan. Dia pun bisa lebih aman lagi dalam melakukan aksinya tersebut.
__ADS_1
"Kamu datang dari tadi?" tanya balik pelayan tersebut.
"Tidak, aku juga baru datang. Aku baru saja mencuci tangan. Aku melihat beberapa area dapur yang masih kotor. Padahal semalam ada general cleaning." jawab Niko dengan wajah tidak bersalah.
"Serius. Kok bisa seperti itu?" ucap pelayan itu dengan wajah terkejut.
"Entahlah, begitu kalau anak baru yang mengerjakan itu semua. Tidak ada tanggung jawab sama sekali. Hasilnya masih kotor. Aku harap dia akan mendapatkan ganjaran yang setimpal dengan aksi cerobohnya tersebut. Mungkin dia akan di keluarkan dari restoran ini." balas Niko dengan wajah bijak.
__ADS_1
Pelayan itu merasa beruntung telah merekam semua aksi kejahatan dari Niko. Dengan begitu, Niko tidak akan lagi bisa berbohong di hadapan semuanya. Dia telah melakukan tindakan yang sama sekali berbahaya untuk karier seseorang. Dia memang sengaja untuk menghancurkan karier dari temannya sendiri. Itu menjadi sebuah perbuatan yang tidak baik. Niko benar-benar menjadi sebuah musuh dalam selimut. Dia berpura-pura baik di hadapan anak dapur, namun aslinya dia adalah umat berbisa yang membunuh anak dapur dengan siasat jahatnya. Ini menjadi sebuah kemalangan tersendiri bagi kru yang ada di dapur.