Jimat Warisan

Jimat Warisan
Lukas Ke Bangunan Sekolah


__ADS_3

Usai mengantar Firman ke rumah sakit jiwa, Lukas langsung kembali ke rumahnya. Kepulangan dari seorang Lukas tak lain dan tak bukan untuk melihat kondisi bangunan sekolah Lukas yang hancur di sapu angin kencang. Lukas pun sudah tidak sabar untuk melihat kerusakan yang terjadi pada sekolahnya tersebut.


Perjalanan menuju sekolah, benar-benar di nikmati oleh Lukas dengan kesedihan yang mendalam. Apalagi saat Lukas melihat hembusan angin kencang yang merobohkan bangunan sekolah miliknya tersebut. Itu menjadi sebuah kesedihan yang cukup mendalam baginya. Bangunan sekolah yang di bangun dengan penuh penuh perjuangan itu, harus jadi sebuah bangunan yang hancur sia-sia di terpa oleh angin kencang.


Setibanya di kampung, Lukas dengan berjalan yang tanpa semangat. Sudah siap melihat bagaimana bangunan sekolah miliknya hancur lebur. Kesedihan dari seorang Lukas, tidak mampu di sembunyikan lagi, hingga Lukas tak mampu menyapa orang-orang dengan begitu baiknya. Mereka semua pun memahami kesedihan yang Lukas rasakan, sehingga dapat memaklumi apa yang terjadi pada seorang Lukas.

__ADS_1


Mata Lukas seketika mengeluarkan air mata yang begitu banyak. Dia tak mampu membendung air matanya untuk tidak jatuh. Ada sedikit kesedihan yang Lukas rasakan dengan apa yang terjadi pada bangunan sekolahnya. Hingga Lukas hanya bisa terdiam melihat apa yang terjadi pada bangunan sekolah miliknya tersebut.


Lukas mencoba menahan air matanya untuk tidak menangis. Tapi apalah daya, bangunan sekolah yang telah dia bangun dengan susah payah. Seketika hancur lebur di sapu oleh angin ribut. Ini menjadi kesedihan paling mendalam bagi seorang Lukas. Hingga dia tidak bisa membayangkan apa yang terjadi pada dirinya di hari-hari selanjutnya.


Mendengar pemaparan dari salah seorang warga itu. Tentu Lukas merasakan ada sesuatu hal yang aneh terjadi pada bangunan sekolah miliknya tersebut. Bukan tidak mungkin ada seseorang yang memang sengaja mengirim angin ribut untuk membuat bangunan sekolah milik Lukas itu hancur lebur. Itu yang membuat Lukas begitu penasaran, tapi siapa orang yang mengirim itu. Apa mungkin itu benar-benar terjadi pada bangunan sekolahnya.

__ADS_1


Lukas pun harus mencari tahu semua itu pada sosok guru ngajinya. Sebab dia sudah pasti tahu apa yang sebenarnya terjadi. Hingga Lukas akan meminta saran dari guru ngajinya tersebut.


Lukas pun mencoba mencari beberapa benda yang mungkin saja masih bisa Lukas gunakan untuk membangun bangunan itu kembali. Mengingat ada beberapa bahan bangunan yang bisa Lukas gunakan ulang.


Lukas masih tidak menyangka dengan apa yang terjadi pada bangunan sekolah miliknya tersebut. Hingga Lukas kembali bersedih dengan apa yang terjadi pada bangunannya itu. Sambil mengumpulkan genteng yang masih layak untuk di gunakan kembali. Lukas mulai meratapi nasibnya yang cukup malang tersebut. Nasib yang benar-benar membuat Lukas hanya bisa bersedih hati serta harus mengucurkan air mata dengan apa yang terjadi. Lukas benar-benar hancur dengan peristiwa alam yang menimpa bangunan sekolah miliknya tersebut.

__ADS_1


__ADS_2