Jimat Warisan

Jimat Warisan
Firman Menyumbang


__ADS_3

Firman dan istrinya melakukan ziarah kubur di makam bapak dan ibu Firman. Mereka memang rutin melakukan ziarah kubur pada kedua orangtua Firman itu. Ini adalah bagian dari salah satu syarat yang memang harus di penuhi oleh Firman dalam ritual pesugihan yang di lakukan oleh dirinya.


Tak hanya sering melakukan ziarah kubur pada makam kedua orangtuanya, Firman juga sering melakukan ziarah kubur ke makam kedua mertuanya. Hingga pesugihan yang di lakukan oleh Firman tidak akan di ketahui oleh siapa pun.


Firman memang sengaja menonjolkan sisi religiusitas dari dirinya. Dia tak pernah melepaskan sebuah peci berwarna putih yang dia kenakan. Begitu juga baju Koko dan celana cingkrang. Kerap menjadi keseharian dari seorang Firman. Dia tidak seperti orang yang melakukan pesugihan dengan makhluk ghaib. Sehingga tidak ada orang yang curiga dengan pesugihan yang di lakukannya.

__ADS_1


Begitu juga dengan istri Firman yang tampil dengan pakaian yang begitu syar'i. Gamis panjang kerap di kenakan oleh istri Firman itu kemana pun dia pergi. Sehingga semua orang tidak akan pernah percaya, jika seorang Firman melakukan pesugihan yang sama dengan Lutfhi. Mereka menilai semua kekayaan dari Firman, merupakan hasil kerja keras Firman selama ini. Bukan hasil pesugihan yang di lakukan pada mahluk ghaib.


Selepas pulang dari makam kedua orangtuanya, Firman mengajak istrinya itu untuk melihat progres pembangunan dari sekolah yang di gagas oleh Lukas. Dia melihat bangunan itu nampak belum jadi. Sehingga Firman pun berniat membiayai seluruhnya pembangunan sekolah yang di gagas oleh Lukas itu dengan uang miliknya. Sontak Lukas pun senang dengan kabar baik yang di bawa oleh Firman tersebut.


Lukas sangat menyambut kegembiraan kesediaan dari seorang Firman yang siap menjadi investor untuk sekolah yang akan Lukas garap itu. Firman mengatakan jika dirinya mungkin akan mendapatkan hasil dari apa yang dia investasikan di sekolah itu, kelak nanti di akhirat. Itu yang di harapkan oleh Firman.

__ADS_1


Lukas pun mengamini doa dari seorang Firman. Dia berharap kebaikan yang di tunjukkan oleh Firman, akan menjadi amalan pahala untuk Firman di akhirat kelak. Itu sudah pasti akan memberatkan timbangan amal dari seorang Firman di akhirat kelak. Padahal Lukas tidak tahu uang yang di berikan oleh Firman adalah uang hasil dari pesugihan yang di lakukan oleh Firman pada sosok mahluk tak kasat mata.


Tak hanya bersiap memberikan dana besar untuk membuat gedung sekolah. Firman juga siap memberikan buku-buku serta bangku yang akan di butuhkan untuk Lukas nantinya. Sehingga Lukas tidak harus bingung lagi dalam mencari buku dan sebagainya.


Lukas begitu berterima kasih atas kebaikan dari Firman pada dirinya. Lukas benar-benar mendoakan Firman untuk mendapatkan balasan yang setimpal dengan apa yang telah dia lakukan. Sehingga Firman benar-benar akan memetik kebaikan yang telah di lakukan oleh dirinya di akhirat kelak.

__ADS_1


__ADS_2