Jimat Warisan

Jimat Warisan
Keinginan Tiwi


__ADS_3

Sampai di rumah, Tiwi langsung di sambut oleh teman bermain yang memang sering bermain dengan dirinya. Anak kedua dari Lutfhi dan Tini ini memang senang bermain boneka dengan temannya yang bernama Tika. Mereka kerap menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain boneka kesukaan mereka. Itu yang buat Tiwi dan Tika begitu akrab sebagai teman.


Begitu Tika mengajak Tiwi bermain, dia langsung mengiyakan ajakan dari Tika tersebut. Padahal Tiwi baru sampai di rumah. Tentu ada rasa lelah yang seharusnya di rasakan oleh Tiwi. Namun dia tidak menunjukkan sama sekali rasa lelah yang seyogyanya di rasakan oleh dirinya. Tiwi terlihat biasa saja, bahkan dia tidak nampak lelah seperti seorang yang telah melakukan perjalanan yang jauh. Tiwi terlihat benar-benar baik saja. Dia pun siap bermain dengan Tika di halaman rumahnya yang terkenal luas tersebut.


Lutfhi dan Tini pun tak bisa melarang Tiwi untuk bermain dengan Tika. Mereka tidak masalah selama Tiwi merasa baik-baik saja. Akan jadi masalah saat Tiwi mengalami kelelahan, sehingga Lutfhi dan Tini akan melarang Tiwi untuk bermain bersama dengan Tika. Namun Tiwi yang terlihat kelelahan sama sekali, membuat Lutfhi dan Tini memperbolehkan Tiwi untuk bermain bersama dengan Tika di halaman rumah.


Lutfhi dan Tini sendiri memilih untuk beristirahat di dalam kamar. Mereka ingin setidaknya meluruskan kaki mereka yang lelah dalam perjalanan yang cukup panjang di vila. Tini dan Luthfi yang masih kecewa dengan liburan mereka. Hanya bisa menghela nafas dengan apa yang mereka lakukan selam liburan di vila tersebut.


Tika dan Tiwi pun terlihat begitu asyik bermain bersama. Mereka tertawa bahagia dengan apa yang mereka lakukan. Mungkin Tika bisa menjadi obat bagi Tiwi yang liburan dengan penuh rasa kekecewaan. Sebab Tika mampu membuat Tiwi kembali tersenyum dengan apa yang di lakukan oleh dirinya. Itu yang buat Tiwi begitu bahagia bisa bermain dengan Tika di halaman rumah.

__ADS_1


Tika tak hanya bermain saja dengan Tiwi, namun dia juga membawa sebuah kabar yang cukup menyejukkan. Di mana Tika kini sudah mulai mempelajari ilmu agama di sekolah milik Lukas. Itu yang membuat Tika merasa lebih tenang di hari-hari ini. Sebab kini Tika sudah mulai dekat dengan Allah SWT.


Mendengar kabar Tika yang sudah belajar ilmu agama di sekolah Lukas. Tiwi pun penasaran dengan ilmu agama yang di pelajari Tika di sekolah milik Lukas. Ia pun ingin bergabung dengan Tika dalam sekolah yang di bangun oleh Lukas tersebut. Maklum selama ini Tiwi tidak pernah mendapatkan akses ilmu agama. Sehingga ketika Tika bercerita akan sekolah agama yang di buka oleh Lukas. Tiwi pun merasa itu adalah salah satu gerbang untuk dirinya dalam mempelajari ilmu agama lebih dalam lagi. Sehingga ketika dia berad di sekolah, dia tidak akan bingung lagi saat guru mengajarkan pelajaran agama islam.


Tiwi yang sudah begitu antusias untuk bisa belajar di sekolah Lukas. Langsung mendatangi Lutfhi dan Tini untuk di daftarkan sekolah juga oleh mereka berdua. Tentu dengan bantuan dari Lutfhi dan Tini, Tiwi bisa segera masuk ke sekolah agama yang di miliki oleh Lukas. Tiwi harus mendapatkan persetujuan dari Lutfhi dan Tini sebagai orangtua.


Tiwi langsung menghampiri Tini dan Lutfhi yang sedang beristirahat di sofa. Dia segera menyampaikan keinginannya itu pada mereka berdua. Keinginan dari lubuk hatinya akan sekolah agama milik Lukas. Apalagi Lukas adalah sepupu dari Tiwi itu sendiri. Tentu dia memiliki keistimewaan tersendiri.


Sampai ketika mereka tahu jika Tiwi ingin bersekolah di sekolah Lukas. Tentu keinginan dari Tiwi itu langsung di tentang oleh kedua orangtuanya. Mereka meras keinginan dari Tiwi adalah keinginan yang ngawur. Sebab Tiwi sama sekali tidak membutuhkan pendidikan agama seperti yang di inginkan olehnya. Lutfhi dan Tini sepakat tidak memberikan izin pada Tiwi untuk belajar ilmu agama yang di inginkan olehnya. Mereka meminta Tiwi untuk melupakan keinginan dalam mempelajari ilmu agama yang akan di pelajari olehnya sama seperti yang di pelajari Tika.

__ADS_1


Saking tidak inginnya Tiwi belajar ilmu agama. Lutfhi dan Tini sampai mengusir Tika yang di anggap telah mempengaruhi Tiwi. Mereka pun meminta Tika untuk tidak bermain dengan Tiwi lagi. Sebab Tika membawa dampak buruk pada perkembangan seorang Tiwi.


Tiwi tentu bersedih hati akan penolakan yang di lakukan oleh Lutfhi dan Tini. Dia merasa apa yang di lakukan oleh Lutfhi dan Tini adalah penolakan yang paling menyakitkan. Sehingga Tiwi pun langsung berlari ke dalam kamarnya untuk melampiaskan kesedihan yang di alaminya. Ini adalah titik terendah dalam hidup Tiwi, dia di larang sekolah oleh kedua orangtuanya. Padahal sekolah adalah sesuatu hal yang baik. Namun Lutfhi dan Tini justru menganggap sekolah adalah sesuatu hal yang buruk. Apalagi sekolah berbasis agama, itu adalah pilihan yang buruk bagi keduanya.


Lutfhi dan Tini pun marah dengan Lukas yang telah membuka sekolah tersebut. Menurut mereka berdua, apa yang di lakukan Lukas adalah hal yang buruk. Dia membuka sekolah berbasis agama dengan tujuan tertentu. Hingga Lutfhi dan Tini berharap Lukas tidak akan mendapatkan banyak murid di sekolah itu. Hingga sekolah itu akan segera tutup. Itu yang menjadi doa buruk dari Tini dan Lutfhi akan sekolah milik Lukas tersebut.


Tini dan Lutfhi juga berharap sekolah itu tidak akan menjadi sekolah yang bagus. Sebab sekolah itu hanya sekolah agama yang di bangun dengan uang dari haji Sholeh. Musuh dari Lutfhi dan Tini, hingga ada rasa ingin menghancurkan dari dalam diri mereka.


Tini dan Lutfhi pun memiliki rencana jahat akan sekolah dari Lukas tersebut. Mereka siap melakukan sesuatu yang akan membuat sekolah dari Lukas itu akan segera tutup. Mungkin cukup satu tindakan yang akan membuat Lukas menutup sekolah miliknya tersebut. Tindakan yang akan membuat Lukas menyesal telah berurusan dengan Lutfhi dan Tini. Mereka tidak main-main akan hal tersebut. Sebab Lukas telah mencuci banyak penduduk kampung untuk bersekolah di sekolah miliknya tersebut. Itu yang membuat keduanya menjadi pembenci Lukas saat ini.

__ADS_1


Saat ini Lutfhi dan Tini pun sedang mencari cara untuk membuat Lukas segera menutup sekolah itu. Tentu dengan bantuan dari Genderuwo miliknya. Mereka akan segera menutup sekolah tersebut. Cara yang paling ampuh akan di tempuh oleh keduanya. Mengingat Genderuwo itu memiliki kekuatan yang bisa membuat semuanya menjadi mungkin. Juga untuk membuat Lukas menjadi seorang yang tak berdaya.


__ADS_2