
Fitnah yang di lontarkan oleh seorang Tini pada Lukas, telah membuat Tini menjadi bahan perbincangan warga di kampung. Bagaimana juga Tini adalah bibi dari Lukas sendiri, sehingga tidak etis bagi seorang Tini melakukan fitnah terhadap keponakannya tersebut. Tapi Tini melakukan itu untuk membuat nama baik Lukas jatuh. Sehingga orang-orang akan membenci Lukas.
Apa yang Tini lakukan pada seorang Lukas menjadi sebuah boomerang bagi Tini saat ini. Tini pun akhirnya di cap oleh warga di kampung sebagai seorang yang suka memfitnah. Tak heran banyak orang yang memandang sinis seorang Tini. Memandang rendah Tini yang di anggap sebagai orang yang suka memfitnah orang lainnya.
Tini tidak peduli dengan pandangan orang-orang di kampungnya. Bagi dia apa yang dia lihat adalah sebuah kebenaran. Lukas dan Nur telah melakukan perbuatan zina. Sehingga apa yang Tini sebarkan adalah sebuah fakta, bukanlah fitnah seperti yang dia kira.
Tini berjalan ke warung langganannya dengan penuh percaya diri. Beberapa warga menatap sinis seorang Tini. Mereka terlihat begitu membenci apa yang telah di lakukan oleh Tini. Bagi mereka apa yang di lakukan oleh Tini adalah perbuatan yang salah, Sehingga Tini layak mendapatkan hukuman yang setimpal. Hukuman yang akan membuat Tini bisa lebih bijak lagi dalam memberikan informasi pada setiap orang.
Bukannya menerima semua perbuatannya yang telah menyimpang tersebut. Tini justru malah marah dengan sikap sinis dari para warga. Tini merasa warga yang terlalu berlebihan dalam menyikapi apa yang telah dia perbuat. Hingga Tini langsung melabrak beberapa warga yang tengah menceritakan perbuatan dari dirinya. Tini dengan tegas mengatakan apa yang dia lakukan adalah tindakan yang biasa saja. Tidak ada unsur merugikan bagi siapa pun, walaupun sudah sangat jelas apa yang Tini perbuat merugikan bagi seorang Lukas. Tapi Tini menganggap itu hal yang wajar untuk di lakukan.
__ADS_1
"Kalian itu tidak tahu uang sebenarnya, jadi kalian jangan pernah percaya dengan penampilan seseorang. Orang yang penampilannya saja yang alim. Tapi kelakuan mereka bejat." ucap Tini di hadapan ibu-ibu.
"Bukan mereka berdua yang bejat, kamu yang suka memfitnah Tini. Kamu tidak sadar, apa yang telah kamu perbuat adalah tindakan yang jahat. Kamu memfitnah keponakan kamu sendiri. Di mana otak kamu." balas salah seorang warga dengan menohok.
Tini yang tak terima dengan ucapan dari salah seorang warga itu, langsung menunjukkan dengan wajah yang begitu marah. Tini tak bisa lagi menahan emosinya pada warga tersebut. Hingga Tini langsung memaki warga itu dengan perkataan kasar.
Bukannya menerima saran baik dari istri Firman itu. Tini justru langsung memaki istri Firman itu dengan perkataan kasar. Bagi Tini apa yang di sampaikan oleh istri Firman itu adalah perkataan sampah. Tini pun langsung emosi saat mendapat nasehat baik dari istri Firman tersebut. Dia langsung memaki istri Firman itu dengan perkataan yang sangat kasar.
Tak terima dengan apa yang di sampaikan oleh Tini. Istri Firman balik mengumpat iparnya tersebut. Dia juga mengatakan Tini adalah seorang pemuja setan. Sehingga tak heran jika Tini dan Lutfhi bisa sekaya seperti saat ini.
__ADS_1
Tini benar-benar semakin marah pada istri Firman yang begitu frontal menghina dirinya. Hingga Tini langsung menampar wajah istri Firman. Kemudian langsung di balas sebuah tamparan keras oleh istri Firman. Kedua yang sama-sama emosi, tak mampu menahan tangannya untuk tidak saling memukul. Hingga keduanya berantem dengan begitu kasarnya.
Beberapa warga yang ada, justru terdiam melihat Tini yang berantem dengan istri Firman. Mereka seolah bahagia melihat Tini dan istri Firman berantem dengan begitu kuatnya. Mereka pun malah bertepuk tangan dengan aksi keduanya. Hingga keduanya sudah terlihat babak belur satu sama lainnya.
Pertikaian antara Tini dan istri Dati Firman akhirnya dapat di hentikan, setelah Lukas datang. Lukas pun segera memisahkan Tini dan istri Firman. Walaupun Lukas sempat kena bogem dari tangan Tini. Tapi perjuangan dari Lukas yang begitu ulet, akhirnya berhasil membuat Tini dan istri Firman berhenti untuk bertengkar.
Tini pun menyalahkan Lukas atas semua ini. Menurut Tini, Lukas adalah orang yang membuat Tini menjadi bahan olok-olok dari semua warga. Lukas hanya terdiam saat Tini menyalahkan dirinya. Sebab Lukas tidak mengerti kesalahan dari dirinya.
Sementara istri Firman yang juga terlihat marah, langsung pulang ke rumah nenek Lukas. Dia terlihat masih cukup emosi pada seorang Tini. Dia pun siap membalaskan perbuatan Tini tersebut.
__ADS_1