Jimat Warisan

Jimat Warisan
Lukas Memohon Maaf


__ADS_3

Cemburu yang di alami oleh Rosmitha akan Lukas dan Nur, sedikit coba di netralkan oleh Lukas dengan meminta maaf secara langsung pada dirinya. Dia tak ingin masalah ini akan berlarut panjang, hingga akan menggangu aktivitas belajar yang ada di sekolah. Lukas harus pandai menjaga perasaan dua guru yang mengajar di sekolah miliknya tersebut.


Sebuah martabak manis di bawa oleh Lukas untuk di berikan pada Rosmitha. Dia berharap dengan martabak manis yang di bawa oleh dirinya. Rosmitha akan menyukai martabak itu, hingga Rosmitha akan memaafkan Lukas yang telah membuat dirinya kecewa. Lukas pun siap memberikan martabak manis itu pada Rosmitha.


Sampai di depan rumah Rosmitha, Lukas di sambut hangat oleh pak RT yang sedang memasukkan data warga. Dia begitu senang dengan kedatangan Lukas ke rumahnya. Hingga pak RT pun meminta Lukas untuk masuk ke dalam rumahnya. Namun Lukas menolak permintaan dari pak RT. Dia hanya ingin mengobrol dengan Rosmitha di luar rumah saja. Tidak harus di dalam rumah yang akan membuat perasaan kurang nyaman bagi dirinya dan Rosmitha.


Akhirnya pak RT yang mengalah, dia membawa semua berkas miliknya masuk ke dalam rumah. Pak RT pun mengerjakan semua pekerjaan yang masih harus di selesaikan di dalam rumah. Tak lupa dia juga memanggil Rosmitha di dalam rumah untuk bertemu dengan Lukas.


Rosmitha yang masih sedikit kesal dengan Lukas, sempat menolak untuk bertemu dengan Lukas. Dia masih cukup kecewa dengan Lukas, sehingga dia memilih untuk tidak menemui Lukas.


Namun pak RT meminta Rosmitha untuk menemui Lukas terlebih dahulu. Sebab Lukas adalah tamu, sehingga dia wajib untuk di temui oleh Rosmitha. Akan sangat tidak sopan bagi Rosmitha jika dirinya tidak menemui tamu. Padahal Lukas datang dengan niat yang baik. Hingga Rosmitha wajib menemui Lukas dengan niat baiknya tersebut.

__ADS_1


Akhirnya Rosmitha pun bersedia untuk bertemu dengan Lukas. Wajahnya memang masih cukup kesal pada Lukas, tapi tetap saja dia masih mau untuk bertemu dengan Lukas. Sebab benar kata pak RT, Lukas ada tamu yang wajib di temui oleh dirinya.


Lukas merapikan terlebih dahulu hijab yang di kenakan oleh dirinya. Dia merasa harus merapikan hijab itu, sebab Rosmitha tidak ingin tampil buruk di hadapan Lukas. Mengingat Rosmitha menaruh perasaan lebih terhadap Lukas. Dia pun tak boleh terlihat buruk di hadapan Lukas.


Masih ada rasa kesal, hingga saat Rosmitha bertemu dengan Lukas. Wajah cemberut masih di tunjukkan oleh Rosmitha pada Lukas. Sekali pun Lukas memberikan ekspresi wajah dengan penuh senyuman. Namun Rosmitha membalas senyum Lukas itu dengan sebuah ekspresi wajah cemberut.


Lukas mencoba mencairkan suasana. Dia langsung menjelaskan semuanya pada Rosmitha. Di mana Lukas dan Nur hanya sedang melihat desain kelas dari beberapa arsitek ternama. Mungkin ketika Lukas sudah memiliki banyak uang, dia bisa membuat desain kelas yang serupa. Sehingga akan ada kebahagiaan baru yang akan di rasakan oleh seluruh muridnya saat berada di kelas dengan desain ruangan yang unik. Itu saja yang di lakukan oleh Lukas, tidak ada hal lain yang di lakukan oleh dirinya dengan Nur di ruangan itu.


Lukas mengakui semuanya sebagai kekhilafan semata. Dia tak menyadari itu akan membuat dirinya dan Nur larut dalam sebuah fitnah. Lukas pun begitu menyesali perbuatannya tersebut. Makanya Lukas ingin meminta maaf pada Rosmitha yang merasa kurang enak hati melihat Lukas dan Nur yang berada di ruangan yang sama.


Rosmitha pun sebenarnya masih cukup kesal pada Lukas. Bagaimana juga, dia merasa Lukas dan Nur seperti dua orang yang sedang pacaran. Hingga Rosmitha merasa kejadian itu bukan kekhilafan semata. Melainkan hal yang memang di sengaja oleh Lukas, mengingat Lukas memang menyukai berdua dengan seorang Nur. Itu yang di rasakan oleh Rosmitha.

__ADS_1


Tentu apa yang di sampaikan oleh Rosmitha itu langsung di bantah oleh Lukas. Dia sama sekali tidak memiliki pikiran ke arah sana. Lukas tidak pernah berpikir untuk bermesraan dengan Nur. Sehingga dia berharap Rosmitha tidak memiliki pikiran yang kotor akan dirinya. Rosmitha harus bisa belajar untuk membuang pikiran kotornya tersebut.


Namun Rosmitha tetap saja tidak bisa membuang pikiran kotor tersebut. Hingga dia tetap melihat ada unsur kesengajaan yang di lakukan oleh Lukas dan Nur. Padahal mereka berdua paham agama, tapi keduanya seolah seperti orang buta yang tidak memiliki pengetahuan yang luas akan agama.


Rosmitha kembali masuk ke dalam rumah, tanpa memaafkan Lukas sama sekali. Lukas terus memanggil nama Rosmitha. Namun dia tetap tak bergeming. Rosmitha tetap berjalan meninggalkan Lukas sendiri di luar rumahnya. Lukas sendiri tak memiliki daya apapun. Mengingat semuanya ada di tangan Rosmitha.


Pak RT yang mengetahui masalah tersebut, mencoba menjelaskan pada Lukas. Dia tidak harus meminta maaf pada Rosmitha di hari ini juga. Mungkin Lukas butuh waktu lain untuk meminta maaf pada Rosmitha. Sebab Rosmitha masih cukup kecewa pada Lukas, sehingga mungkin dia butuh waktu lain. Pak RT pun meminta Lukas untuk bersabar dalam memohon maaf pada seorang Rosmitha di hari ini. Sebab Rosmitha masih belum bisa memaafkan Lukas, mengingat Rosmitha masih cukup kecewa pada Lukas yang dalam pandangannya begitu mesra dengan Nur. Padahal Rosmitha memiliki rasa yang lebih pada Lukas.


Lukas pun tidak ingin memaksa Rosmitha untuk memaafkan dirinya di hari ini juga. Lukas hanya memberikan martabak manis yang di bawa oleh dirinya pada pak RT. Martabak manis adalah makanan kesukaan dari Rosmitha. Hingga Lukas membelikan martabak itu untuk Rosmitha.


Pak RT menerima martabak pemberian dari Lukas tersebut. Dia siap memberikan martabak manis itu pada Rosmitha. Lukas tidak harus khawatir dengan semua itu. Pak RT siap menolong dirinya dalam mendapatkan maaf dari Rosmitha. Itu yang di janjikan oleh pak RT pada Lukas. Dia akan segera mendapatkan maaf dari Rosmitha, itu janji dari seorang pejabat kampung yang tak akan pernah di ingkari. Lukas pun percaya pada pak RT yang bisa melobi Rosmitha untuk bisa memaafkan dirinya. Mungkin esok hari Rosmitha akan memaafkan dirinya, atau tidak lusa. Itu bukan hal yang tidak mungkin. Mengingat pak RT adalah sosok yang handal dalam melobi seseorang.

__ADS_1


__ADS_2