
Lega rasanya bagi Firman yang akhirnya bisa kembali ke rumahnya. Ini adalah sebuah keinginan dari Firman yang begitu besar. Bisa merasakan hidup bersama kedua anaknya di rumahnya sendiri. Mungkin ada banyak kenangan yang tidak bisa di beli dengan apapun. Itu yang buat Firman begitu berat untuk bisa meninggalkan rumahnya tersebut.
Sandra dan Sandi juga senang dengan kedatangan Firman lagi. Mereka sudah tidak sabar untuk bisa menikmati hari-hari mereka bersama dengan Firman di rumah itu. Apalagi Sandra dan Firman menyukai memasak bersama. Mungkin mereka akan kembali melakukan hal yang sama lagi. Apalagi Sandra kini sudah banyak mempelajari menu makanan yang begitu lezat. Jadi ada banyak pilihan dari Sandra untuk membuat menu makanan bersama dengan Firman.
Sandi pun tak sabar untuk bisa menonton pertandingan olahraga bersama dengan Firman. Mulai dari basket, tenis hingga sepakbola menjadi olahraga yang sering di tonton oleh Firman dan Sandi.
__ADS_1
Beberapa bungkus pop corn biasanya menjadi menu yang enak di santap saat sedang menonton bersama. Hingga kenangan itu mungkin akan kembali pada Sandi dan Firman. Sebab keduanya sudah berada di dalam satu rumah yang sama.
Tak hanya Firman dan keluarganya saja yang begitu bahagia dengan kembalinya mereka bersama. Darwis dan keluarganya juga merasa bahagia dengan apa yang ada. Mereka merasa begitu bahagia dengan apa yang terjadi pada Firman. Hingga Darwis tak sabar untuk menginap di rumah Firman suatu hari nanti.
Tentu permintaan dari Darwis siap di wujudkan oleh Firman. Dia begitu terbuka untuk menerima Darwis saat dirinya ingin menginap di rumah Firman. Sehingga Darwis bisa menginap di rumah Firman kapan pun dia mau. Firman siap membukakan lebar pintu rumahnya.
__ADS_1
Namun Ima juga menyarankan pada Firman untuk melakukan syukuran kecil-kecilan. Mungkin dengan cara itu, rumah Firman akan lebih sedikit tenang lagi. Tidak ada lagi sosok kuntilanak yang akan menyerang Firman dan keluarganya. Hidup Firman akan damai sentosa, tidak ada sosok yang akan menggangu kehidupan Firman dan keluarganya. Semua akan baik-baik saja.
Ide dari Ima itu langsung di setujui oleh Lukas. Bagi Lukas, syukuran adalah hal yang wajib di lakukan oleh Firman. Selama ini Lukas pikir, Firman jarang mengadakan syukuran di rumahnya. Sehingga rumah Lukas menjadi sarang mahluk halus seperti sosok Kuntilanak yang saat ini sering meneror rumah Firman.
Firman menyambut dengan terbuka ide dari Ima yang di sarankan pada dirinya. Firman siap membuat sebuah acara kecil-kecilan untuk membuat syukuran atas kembalinya Firman dan keluarga ke rumahnya. Mungkin ini akan jadi potongan kebahagiaan tersendiri bagi Firman dan keluarganya. Apalagi mereka kini sudah lebih dekat ke agama, hal yang selama ini jauh dari kehidupan Firman sebelumnya.
__ADS_1
Firman pun siap menyambut dirinya sendiri dengan sebuah kehidupan baru yang penuh dengan suka cita. Kehidupan yang selama ini tidak pernah di rasakan dengan sepenuh hati oleh Firman. Hingga Firman menyambut kehidupan barunya kali ini dengan kehidupan baru yang penuh rasa syukur serta memiliki nilai yang lebih.