
Orang-orang berbondong-bondong datang ke rumah haji Sholeh. Mereka datang ke rumah haji Sholeh untuk mengikuti acara pengajian yang di adakan oleh haji Sholeh. Ini mungkin acara yang langka di lakukan di kampung tersebut. Mengingat warga kampung yang lebih sering menyaksikan acara dangdutan atau wayang. Hiburan di luar keagamaan.
Ketika haji Sholeh mendatangkan seorang penceramah yang terkenal ke kampungnya. Para warga begitu tertarik untuk melihat penceramah yang biasanya ada di televisi tersebut. Mereka bukan ingin mendengar apa yang di sampaikan oleh penceramah itu. Melainkan mereka tertarik untuk bertemu dengan penceramah yang biasa mereka lihat di televisi tersebut.
Sebuah panggung besar di buat oleh haji Sholeh untuk membuat beberapa acara lainnya. Di mana acara lainnya berupa marawis, serta muratal yang di lantunkan oleh seorang qori internasional yang terkenal dari Jakarta. Mereka pun cukup terhibur dengan apa yang di sajikan oleh haji Sholeh. Mereka merasa beruntung, haji Sholeh bisa membuat acara yang cukup meriah tersebut. Hingga mereka mengucapkan banyak terima kasih pada haji Sholeh yang telah membuat acara pengajian yang besar tersebut.
__ADS_1
Para pedagang juga merasa beruntung dengan acara tersebut. Dagangan mereka pun laris manis dengan adanya acara pengajian besar tersebut. Para pedagang itu langsung memuji sosok haji Sholeh yang di kenal sebagai seorang yang dermawan juga.
Banyaknya puja-puji yang datang pada sosok haji Sholeh. Sedikit membuat seorang Lutfhi merasa marah. Dia tak terima dengan apa ya di dapat oleh haji Sholeh. Menurut dia, haji Sholeh tidak seperti yang ada di pikiran orang-orang. Haji Sholeh adalah sosok yang sombong. Tidak pantas, jika haji Sholeh mendapatkan pujian tersebut. Itu sangat tidak pantas untuk haji Sholeh yang sama sekali tidak memiliki banyak kelebihan tersebut.
Mereka tidak percaya dengan apa yang Lutfhi ucapan. Tentu saja ini adalah akal bulus dari seorang Lutfhi yang memang memiliki sifat iri dan dengki. Hingga tak heran warga pun menyebut Lutfhi dan Tini adalah sosok tukang fitnah semata. Ini adalah dua orang yang tak pernah henti memfitnah orang. Keduanya begitu suka memfitnah orang lain. Hingga tak pernah sadar akan dosa-dosanya yang banyak juga.
__ADS_1
Tak terima dengan apa yang di ucapkan oleh salah seorang warga. Lutfhi pun mengatakan jika dirinya bisa jauh lebih baik lagi dalam membuat sebuah acara. Mungkin acara yang akan di buat akan menjadi acara yang tidak kalah megah dari acara yang di buat oleh haji Sholeh. Lutfhi juga berjanji akan mengundang seorang artis ibukota terkenal until datang ke acaranya. Itu akan menjadi acara yang sangat meriah dan megah.
Lutfhi pulang dengan perasaan yang cukup marah. Dia gagal menghasut orang-orang untuk tidak mendatangi acara pengajian tersebut. Hingga ada rasa kesal dari seorang Lutfhi terhadap para warga yang tetap kekeh untuk datang ke acara yang menurutnya tidak penting tersebut.
Acara itu sendiri berjalan dengan cukup lancar. Dengan pengajian yang di lakukan oleh haji Sholeh. Banyak penduduk kampung yang mulai kembali tertarik dengan agama. Apalagi ada sebuah momen saat penceramah mengatakan jika Allah masih akan mengampuni dosa hamba-nya. Sontak semua warga pun berniat ingin bertobat atas apa yang di lakukan oleh mereka selama ini.
__ADS_1