
Ada sedikit perbedaan yang terjadi pada kedua anak Firman. Perbedaan yang cukup mencolok yang tak di rasakan oleh Firman. Selama ini keduanya tidak pernah bersentuhan dengan kitab suci Al-Qur'an. Di mana itu adalah pedoman bagi seorang muslim yang seharusnya di amalkan sebagai sebuah amalan dalam hidup. Namun itu tidak pernah di ajarkan oleh Firman pada kedua anaknya.
Namun Firman begitu terkejut saat kedua anaknya mulai pandai membaca Al-Qur'an. Hingga Firman merasa tersentuh saat mendengar suara kedua anaknya yang mengaji Al-Qur'an dengan suara yang begitu indah. Hingga Firman pun meneteskan air mata saat dia mendengar suara Sandi dan Sandra yang membaca Al-Qur'an dengan tartil dan baik.
__ADS_1
Firman terlihat semakin tak percaya, saat Sandi dan Sandra mulai bisa menirukan suara seorang penghapal Al-Qur'an yang terkenal. Sandra tentu meniru suara Qoriah ternama yang banyak dia dengar di internet. Begitu juga dengan Sandi yang meniru suara Qori internasional asal Mesir. Keduanya benar-benar menikmati setiap bacaan yang di ucapkan. Hingga setiap orang yang mendengar suara keduanya akan merasa begitu tenang. Apalagi Sandra yang memiliki suara yang lembut, terdengar begitu indah. Hingga Firman pun langsung merekam suara indah anaknya tersebut.
Firman yang mendengarkan di balik pintu kamar Sandi. Langsung di persilakan masuk oleh Sandi saat Sandi melihat Firman berada di depan pintu. Sandi pun meminta Firman untuk mengaji bersama dengan mereka berdua.
__ADS_1
Namun Firman yang tak pernah membaca Al-Qur'an lagi. Mengaku sudah tidak bisa membaca Al-Qur'an seperti dulu. Ajakan dari Sandi pun tak bisa di terima oleh Firman. Dia mengaku tidak bisa membaca seindah apa yang di lakukan oleh kedua anaknya tersebut.
Firman pergi ke kamar mandi untuk mengambil wudhu. Sementara Sandi mulai mengambil Al-Qur'an lainnya yang akan di gunakan oleh Firman dalam belajar Al-Qur'an. Sandi senang bisa mengajarkan Firman belajar Al-Qur'an. Sebab Sandi ingin Firman bisa menjadi sosok yang suci lagi. Jauh dari persekutuan dengan sosok kuntilanak atau mahluk sejenisnya. Sehingga Firman akan menjadi sosok yang lebih baik lagi di masa mendatang. Tidak percaya lagi akan janji iblis yang menyesatkan Firman.
__ADS_1
Begitu Firman sudah begitu siap, dia terlihat antusias untuk belajar Al-Qur'an. Tidak ada rasa malu bagi seorang Firman untuk belajar Al-Qur'an. Meskipun dia harus belajar pada Sandi anaknya sendiri. Firman tetap merasa ilmu bisa dia dapatkan dari mana saja. Tidak harus melihat sosok yang mengajarkan dirinya. Sehingga Firman pun begitu antusias untuk belajar Al-Qur'an, sekalipun dia belajar dari Sandi yang juga anaknya sendiri.
Firman senang bisa kembali belajar Al-Qur'an. Firman ingin kembali mendekatkan diri pada yang maha kuasa. Sebab selama ini Firman sudah sangat jauh dari yang maha kuasa. Hingga Firman butuh seseorang yang akan membimbing dirinya untuk kembali ke jalan yang lurus.
__ADS_1