Jimat Warisan

Jimat Warisan
Lutfhi Dan Tini Panik


__ADS_3

Ancaman serius yang di layangkan oleh Genderuwo milik mereka sendiri membuat Tini dan Lutfhi begitu ketakutan. Mereka berdua khawatir akan apa yang mungkin mereka dapat dari Genderuwo yang sudah terlihat marah tersebut. Tini lebih takut jika kedua anaknya akan menjadi target dari Genderuwo itu. Apalagi jika dalam dua minggu ke depan mereka tidak segera menemukan tumbal yang sesuai dengan perjanjian yang di sepakati.


Tini terus merenung di dalam kamarnya. Memikirkan siapa yang akan menjadi tumbal selanjutnya. Tidak mudah untuk mencari tumbal dengan kriteria yang di inginkan oleh Genderuwo itu. Hingga Tini harus berpikir keras agar segera menemukan tumbal yang akan di berikan pada Genderuwo miliknya sendiri.


Sama dengan Tini, Lutfhi juga mulai khawatir akan keselamatan dari kedua anaknya. Dia takut Genderuwo itu akan mengambil dua anaknya sebagai tumbal. Mengingat ada perjanjian yang cukup jelas di antara keduanya. Hingga mereka harus bisa menemukan sosok yang tepat untuk di jadikan tumbal.

__ADS_1


Lutfhi berjalan dengan pikiran yang cukup kacau. Dia tidak tahu harus mencari cara seperti apa lagi dalam menemukan tumbal yang sesuai dengan kriteria dari Genderuwo itu. Namun arah pandangan dari Tini dan Lutfhi sebenarnya sama-sama tertuju pada kedua anak Firman. Mereka mungkin bisa menumbalkan salah satu anak Firman untuk di jadikan tumbal pada Genderuwo tersebut.


Kedua anak Firman sangat cocok untuk di jadikan tumbal. Mereka begitu gurih bagi Genderuwo itu untuk di jadikan tumbal. Namun bagaimana cara dari Lutfhi dan Tini untuk menjadikan mereka berdua tumbal. Tidak akan mudah menjadikan mereka tumbal. Sebab keduanya yang saat ini tinggal bersama dengan Darwis dan Ima. Mereka akan mendapatkan pertolongan dari Lukas nantinya.


Ini benar-benar hal yang sulit bagi Tini dan Lutfhi. Tapi mereka harus segera menentukan siap yang akan di jadikan tumbal untuk Genderuwo itu. Sebab jika mereka tidak menemukan sosok yang tepat. Bukan tidak mungkin mereka sendiri akan kehilangan anak mereka. Sebab kedua anak mereka sudah lama di incar oleh Genderuwo itu.

__ADS_1


"Sepertinya belum. Tapi aku ingin menumbalkan salah satu anak dari Firman. Sepertinya mereka cocok untuk di jadikan tumbal. Apalagi Sandra, aku rasa itu yang di inginkan oleh Genderuwo." jawab Tini.


"Aku pun berpikir demikian. Aku ingin juga menumbalkan salah satu anak dari Firman. Namun aku bingung untuk memilih salah satu dari mereka. Belum tentu juga mereka akan dengan mudah kita jadikan tumbal. Ini akan jadi pekerjaan yang sulit untuk kita berdua dalam mendapatkan mereka untuk di jadikan tumbal." ucap Lutfhi.


Lutfhi dan Tini mulai memikirkan cara yang tepat yang bisa mereka peroleh agar salah satu anak Firman itu menjadi tumbal mereka. Mungkin akan sulit bagi mereka, tapi mereka harus mencoba untuk bisa lebih percaya lagi. Sehingga salah satu anak Firman itu akan menjadi tumbal yang akan membuat kedua anak Tini dan Lutfhi bebas dari ancaman Genderuwo tersebut.

__ADS_1


Namun keduanya harus tetap memikirkan rencana yang matang. Sebab jika rencana yang mereka buat masih mentah. Bukan tidak mungkin ini akan jadi boomerang bagi mereka sendiri. Itu yang harus di lakukan oleh Tini dan Lutfhi dalam melakukan tindakan yang akan membuat mereka untung besar.


__ADS_2