Jimat Warisan

Jimat Warisan
Sandra Dan Sandi Belajar Mengaji


__ADS_3

Selama ini Firman sama sekali tidak pernah mengajarkan kedua anaknya untuk mempelajari ilmu agama. Padahal Firman di kenal banyak orang sebagai seorang yang taat beribadah. Namun semua yang di lakukan oleh Firman, hanyalah pencitraan semata. Itu yang di lakukan oleh Firman.


Sandra dan Sandi pun menyaksikan bagaimana ayat-ayat suci Al-Qur'an bisa membuat mereka lebih tenang. Apalagi keduanya bisa melihat saat Sandra di tuntun oleh seorang Lukas untuk membaca ayat kursi. Di mana dengan bacaan ayat Allah tersebut. Sosok kuntilanak yang terus meneror keduanya pun ketakutan. Mungkin ini jawaban atas apa yang harus mereka lakukan. Keduanya harus belajar ilmu agamanya untuk membuat mereka lebih baik lagi.


Lukas pun dengan senang hati akan mengajarkan kedua sepupunya itu belajar ilmu agama. Ini penting, sebab dengan belajar ilmu agama. Mereka akan jauh lebih baik lagi dalam menempuh perjalanan hidup di dunia.

__ADS_1


Lukas pun sudah tidak sabar untuk mengajarkan kedua sepupunya itu belajar Al-Qur'an. Di mana keduanya begitu tertarik untuk mempelajari Al-Qur'an yang memang memiliki keistimewaan tersendiri. Itu yang membuat kedua begitu ingin belajar Al-Qur'an seperti orang lain.


Sebelum belajar Al-Qur'an. Tentu hal pertama yang harus di ajarkan pada Sandra dan Sandi adalah bersuci. Keduanya di ajarkan oleh Lukas cara bersuci yang baik. Sandra dan Sandi sama sekali tidak tahu cara bersuci. Padahal itu hal yang mudah di lakukan oleh setiap muslim. Itu hal yang salah dari seorang Firman sebagai seorang ayah keduanya.


Ketika keduanya telah berwudhu. Kini Lukas mengajarkan Sandra dan Sandi untuk belajar shalat. Baik Sandra dan Sandi sama sekali buta dengan gerakan dari shalat. Ibadah wajib ini pun tidak pernah di ajarkan oleh seorang Firman. Betapa menyedihkannya seorang Firman sebagai orangtua. Dia tidak mengajarkan hal yang baik pada kedua anaknya. Hal agama sama sekali tidak di ajarkan oleh Firman. Ini jadi hal yang cukup menyedihkan.

__ADS_1


Sandra terlihat paling antusias untuk belajar shalat dan mengaji. Dia terlihat begitu baik dalam meniru gerakan shalat dari Lukas. Begitu juga dengan bacaan shalat yang di baca oleh Sandra dengan begitu baik. Dia sangat menyukai apa yang di lakukan oleh dirinya. Tidak ada keraguan dari dalam diri seorang Sandra akan hal tersebut. Semuanya berjalan sesuai dengan rencana.


"Aku senang untuk belajar shalat. Teman-teman di sekolah selalu shalat. Tapi aku tidak bisa shalat. Itu cukup sedih untukku." ujar Sandra dengan wajah penuh kebahagiaan.


Sandi pun antusias untuk belajar shalat dan berwudhu. Namun Sandi yang masih dalam pengaruh dari Kuntilanak itu. Terlihat tidak seperti seorang Sandra. Hingga Sandi tidak terlihat semangat layaknya seorang Sandra. Sandi terlihat biasa saja. Walaupun dia menyimpan setiap gerakan dan bacaan shalat di dalam pikirannya. Tapi tidak dengan semangatnya yang masih di jerat oleh kuntilanak peliharaan ayahnya.

__ADS_1


Lukas begitu senang dengan semangat Sandra dan Sandi dalam belajar kali ini. Lukas berharap keduanya akan terus belajar agama untuk membuat keduanya bisa terbebas dari teror Kuntilanak yang ada.


__ADS_2