My Secret Life

My Secret Life
Chapter 3


__ADS_3

Selama sebulanan ini aku terus mencoba menjaga jarak dengan mereka ber-5 apalagi dengan meta,rima dan nara aku sangat menjaga jarak dengan mereka setelah kejadian sebulan yang lalu saat mereka tidak sengaja memergoki diriku bermain handphone di kantin belakang.


Yahh aku juga memiliki alasan lain juga mengapa aku menjaga jarak dengan mereka namun aku tidak yakin apakah pemikiran ku tentang mereka bisa disebut alasan mengapa diriku menjauhi mereka.


Karna itu juga hanya pemikiran serabutan ku pada mereka jadi aku tidak yakin.


Lagi pula apakah sikap mereka memang begitu atau apakah itu hanya halusinasiku saja aku pun tidak yakin.


Lagi pula aku juga sudah tidak terlalu dekat dengan mereka jadi aku tidak yakin tentang sikap mereka yang terus dibicarakan oleh teman sekelas.


Aku juga tidak tahu mengapa teman-teman sekelasku membicarakan mereka.


ya ada berapa teman kelasku yang bukan hanya membicarakan mereka namun juga mengejek mereka dari belakang namun aku tidak terlalu memperdulikannya


lagi pula aku juga tidak terlalu menyukai mereka setelah dua kejadian itu terjadi.


namun aku sedikit heran setelah aku menjaga jarak dengan mereka kukira mereka akan berubah Namun nyatanya tidak mereka semakin menjadi-jadi dan sulit untuk diatur.


namun sekali lagi aku tidak terlalu pedulikannya dan berusaha untuk menjalani kehidupan disekolah senormal mungkin.


ke esokan harinya jam pertama adalah pelajaran olahraga di mana kami harus mengambil nilai roll depan dan roll belakang

__ADS_1


saat itu.


kukira tidak akan ada masalah yang akan terjadi sialnya aku terlalu berharap berlebihan dihari itu.


disaat itu pengambilan nilai diambil dari kelas A jadi kami kelas B masih menunggu giliran kami.


Aku saat itu aku duduk di depan kelas A sambil menunggu giliranku dipanggil saat itu aku merasa aneh karna tiba-tiba aku menangis.


aku bertanya-tanya kepada diriku sendiri "mengapa aku menangis" ucap diriku dengan nada kecil supaya tidak ada yang mengetahuinya.


namun kurasa hari itu aku cukup sial karna temanku melihat diriku menangis dan lebih sialnya mereka menghampiri diriku dan menanyai mengapa diriku menangis


"kamu kenapa menangis Lin apakah kamu punya masalah" ucap Alena pelan padaku


"aku tidak apa-apa kok kalian tenang saja" ucap diriku meyakinkan mereka bahwa aku baik-baik saja


"yang bener nih kamu gak papa" ucap mereka berdua dengan ekspresi khawatir padaku


aku terdiam sejenak saat melihat ekspresi mereka yang khawatir padaku, padahal kami beda kelas dan tidak sering bertemu apalagi berkomunikasi tapi mengapa mereka lebih mengkhawatirkan diriku dari pada teman sekelasku.


Tak terasa ternyata aku terdiam cukup lama dan mereka berdua menyadarinya

__ADS_1


"Lin..Lin...Lina..."ucap Rosalin memanggilku sambil menepuk-nepuk pundak ku


aku tersentak kaget karna panggilan dari Rosalin


"i iya kenapa Ros"ucap diriku


"kamu kenapa kok diem tadi sih,kamu yakin lagi gak punya masalah"ucap Rosalin yang menanyaiku sekali lagi dengan dibarengin oleh Alena yang ikut bertanya


"iya kamu gak papa kan"ucapnya padaku


"ahh iya aku gak papa kok tenang saja"ucap diriku meyakinkan Rosalin dan juga alena


"ah baiklah jika kau ada masalah kami siap membantumu jadi Jagan sungkan ya"ucap Alena dengan pelan padaku


"baiklah aku tidak akan sungkan,mari sudah waktunya kelasku mengambil nilai"ucapku mengalihkan pembicaraan


Setelah itu akupun langsung pergi ke tempat pengambilan nilai dan saat sampai memang sudah saatnya giliran ku, untungnya aku melakukannya dengan baik meskipun tidak sebaik yang lainnya.


jam olahraga pun selesai dan aku memutuskan untuk langsung berganti pakaian agar nanti tidak perlu susah-susah berganti pakaian lagi


setelahnya hanya pelajaran normal biasa dan tidak terjadi masalah apapun selain saat jam olahraga tadi yang tidak sengaja menangis

__ADS_1


akupun mengikuti pelajaran sampai jam terakhir secara normal sampai pulang meskipun aku memasih memikirkan mengapa tadi aku bisa sampai menangis namun sudahlah lagipula juga sudah terjadi, ujarku dalam hati


setelah itu pun aku langsung pulang dengan segudang pertanyaan yang ada di benakku yang aku sendiripun tak tau harus menjawabnya dengan cara apa jadi aku berusaha melupakannya


__ADS_2