Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter105


__ADS_3

"kamu datang sendiri?" Tanya Jack


"Iya, aku ke bioskop setiap ada film baru" jawab Adira


"Oh ya" ucap Jack sembari menoleh ke arah Agnes, "Agnes kenalin, dia Adira. temen satu jurusan di kampus"


Agnes memasang senyuman di wajahnya, "Hai, aku Agnes"


"Senang bertemu denganmu" ucap Adira sambil tersenyum


"filmnya akan di mulai" ucap Jack. Mereka bertiga terdiam dan fokus melihat layar bioskop


Kefokusan Agnes memudar dan perlahan mulai membangkitkan lamunannya, ("Siapa cewek ini? Beneran temen? Kenapa keliatan akrab? Trus juga, dia bilang nonton sendiri. Kenapa pake dandan segala? Penampilannya juga, Kek mau ketemu doi aja. Eh doi?") Batinnya terkejut. Ia menoleh ke arah Jack dan menatapnya. Jack menyadarinya dan menatap balik, "Hmm?" gumam Jack penasaran


Agnes menggelengkan kepalanya dan pandangannya kembali tertuju pada layar bioskop, ("Jangan bilang dia suka sama Jack? Trus sengaja nonton biar bisa ketemu. Tapi, darimana dia tau Jack lagi nonton? Trus juga darimana dia tau film apa yang mau di tonton? Trus lagi, gimana dia tau nomor kursinya? Tiket ini kan di kasih Vani, nggak mungkin dia kasih tau kan? Ngga mungkin juga dia kenal cewek ini. Apa beneran kebetulan?")


Jack terlihat sedang memangku sekantung popcorn dan memakannya, ia sedikit menoleh ke arah Adira yang terlihat sedang memperhatikannya, 'kamu mau?' Adira mengangguk dan tersenyum kecil. Jack meletakkan kantung popcorn itu di tengah mereka agar bisa berbagi


Agnes sedikit melirik ke arah mereka, ("Tcihhh...") Ia terus memperhatikan tangan Jack dan Adira bergantian mengambil popcorn dari kantung. Hingga, ia melihat tangan Adira yang sepertinya sengaja menyentuh tangan Jack yang sedang mengambil popcorn. Mereka berdua langsung menoleh dan bertatapan satu sama lain


Kedua mata Agnes melotot menahan emosi, ("Dia sengaja pegang tangannya!! Kenapa mereka tatapan begitu?!") Batinnya kesal. Pandangannya langsung tertuju pada layar bioskop, "AAAA!!!!" Teriaknya kesal. Pandangan seluruh orang teralihkan padanya, termaksud Jack dan Adira


"Ada apa?!" Tanya Jack terkejut


"Hey kalian bisa diam tidak?" Ucap seseorang dari bangku belakang


Jack menoleh ke arah orang itu, "Maaf" Ia kembali fokus pada Agnes, 'ada apa? Kenapa teriak?' tanyanya lirih

__ADS_1


Agnes menunjuk ke arah layar bioskop, 'Cowok itu, belum selesai makan langsung ngejar ceweknya'


'haa? apanya yang salah' ucap Jack heran


'padahal menunya enak, harusnya dia habisin dulu. Kan mubasir'


'tapi situasinya.. ceweknya ngambek, bukan saatnya pikirin makanan'


'oo gitu yaa' ucap Agnes mengangguk. Mereka kembali fokus menonton film, ("Anjirr, apa barusan aku keliatan b*go ya? Ngga ada alasan lain apa?") Batinnya malu


'Jack, bisa minta minum?' tanya Adira lirih


Jack mengambil botol minuman miliknya dan mengeluarkan sedotan yang belum ia pakai sebelumnya. Ia memberikannya pada Adira. Agnes melirik mengawasi mereka. Adira membuka botol minuman itu dan langsung meneguknya tanpa menggunakan sedotan, ("Kenapa nggak di pake sedotannya?! Dia sengaja?! Itu kan bekas Jack!") Batin Agnes


'eh? Nggak pakai sedotannya?' tanya Jack lirih


("Bagus Jack! Lanjutin! Marahin aja, sembarangan minum!") Batin Agnes mendukung


("Apaan?! Jelas jelas tadi Jack kasih sedotan, trus dia udah pegang juga!") Batin Agnes


'nggak masalah, kamu simpan aja minumannya' ucap Jack


("Woy! Ini jelas masalah!!") Batin Agnes memberontak, ("Di teori yang populer di situs online, minum dari botol bekas lawan jenis, sama aja ciuman nggak langsung! gimana aku bisa tenang setelah tau ini semua?!")


'makasih Jack' ucap Adira senang. Ia sedikit melirik ke arah Agnes dan mata mereka bertemu, Agnes langsung memalingkan pandangannya


("Kenapa dia liat aku sinis gitu?! Apa dia nantang aku sama anggap aku saingan buat dapetin Jack?! Oke fine!!") Batin Agnes semakin menggelora

__ADS_1


Sepanjang pemutaran film, Agnes tidak memperhatikannya sama sekali. Ia sibuk mengawasi Adira dan Jack yang fokus menonton film. Hingga tanpa disadarinya, film sudah habis


"Wahhh.. film yang bagus, nggak nyesel aku nonton" ucap Adira sembari berdiri dari duduknya


"Aku nggak terlalu suka genre ini, tapi lumayan" ucap Jack


Mereka berdua menoleh ke arah Agnes, "Bagaimana menurutmu Agnes?" Tanya Adira


"Eh?" Agnes langsung berdiri dari duduknya, "Eee.. bagus sih, sayangnya cowok tadi sering nggak ngabisin makanannya"


"Sering? Adegan makan cuma sekali loh" ucap Adira


"Tapi terngiang ngiang dikepalaku. Jadi.. agak terganggu ama scene itu" ucap Agnes


("pendapat yang unik") batin Jack sembari tersenyum mendengar penjelasan Agnes


"Ayo keluar, kita terakhir" ajak Adira. Mereka bertiga berjalan keluar dari studio bioskop. Karena pintu studio sempit, Adira berjalan cepat mendahului Agnes dan Jack. Agnes menghentikan langkahnya karena terkejut mencium bau parfum yang sangat harum keluar setelah Adira berjalan melewatinya, ("Dia pasti sengaja jalan duluan! Mau pamer parfum pasti!") Batinnya


Jack memperhatikan Agnes, "Ada apa?"


"Oh! Aku mau ke toilet bentar" ucap Agnes


"Kamu tau tempatnya?" Tanya Jack


"Iya, tunggu aku di kursi depan" Ucap Agnes. Ia langsung berlari keluar dari studio bioskop dan pergi menuju toilet


Di dalam toilet wanita, Agnes berdiri di depan cermin dan mengamati dirinya, "Wah.. nggak bener tu cewek! Bisa gawat kalau terus-terusan deket sama Jack, kalau Jack suka sama dia gimana coba? Liat aku, kenapa aku nggak keliatan feminin sama sekali? Apa aku keliatan kayak tukang malak?! Oh.. kalau rambut di urai pasti keliatan lebih feminin" ucapnya sembari melepas tali rambut dari kucir kudanya. Ia memasang tali rambut itu di pergelangan tangannya. Saat menoleh melihat sekitarnya, seseorang terlihat sedang memperhatikannya, "Apa liat liat?" Tanya Agnes

__ADS_1


"Galaknya. Eh dek, jangan galak galak. Nanti Jack beneran suka sama dia loh" ucap orang itu


"Kakak kenal Jack?" Tanya Agnes terkejut, "Oh.. tadi aku ngomongnya kenceng"


__ADS_2