
Di perjalanan, pandangan Vani terfokus pada Evano. Hingga ia tidak menyadari langkah barisan di depannya terhenti 'bagg' Ia menabrak orang yang berada di depannya
"Hah?!"
Orang yang ia tabrak menoleh ke arahnya, "Are you alright?" Tanyanya
[" Kamu baik baik saja?"]
Vani perlahan menaikkan pandangannya dan menatap orang itu. Tinggi orang itu setara dengan tinggi Evano, ia memiliki kulit putih dengan rambut pirang yang tersisir rapi
Vani tertawa kecil meresponsnya, "Ahahahaaa.. its okay, i am fine. sorry"
["Ahahahaaa.. nggak masalah, aku baik baik aja. maap"]
"Woah.. you!" Ucap orang itu terkejut
["Wah.. kamu!"]
"Wahyu?" Tanya Vani
"Are you Vani Osamu?" Tanya balik orang itu
["apa kamu Vani Osamu?"]
"Yes, that's me" Jawab Vani
["Iya, itu aku"]
"Do you still remember me?"
["Kamu masih ingat aku?"]
"Oh, you!" Vani memasang ekspresi terkejutnya, "Who are you?"
["Oh, kamu!"] ["Siapa Kamu?"]
"You must not remember, we didn't meet when you woke up" Ucap orang itu
["Kamu pasti nggak ingat, kita nggak bertemu saat kamu bangun"]
"Hm?" Vani terlihat bingung dengan penjelasan orang itu
__ADS_1
"Jalan lagi" Ucap Evano
"Oh.. we can talk while walking" Ucap Vani
["Oh.. kita bisa ngobrol sambil jalan"]
"Alright"
["Baiklah"]
Mereka bertiga kembali berjalan. Vani dan orang asing itu melanjutkan obrolan mereka, "My mom said, you immediately left when you woke up"
["Kata mamaku, kamu langsung pergi saat kamu bangun"]
"What happened something?" Ucap Orang itu
["Apa terjadi sesuatu?"]
"Oh yeah, thank you for giving my family free vacation on your private island"
["Oh ya, terimakasih sudah memberi keluargaku liburan gratis di pulau pribadimu"]
["Pulau pribadi?"]
"Are you saving me under a cliff?"
["Apa kamu yang menyelamatkanku di bawah tebing?"]
"Yes, I carried you to the villa" Ucap orang itu
["Ya, aku membawamu ke villa"]
"Qow, thank you very much. I will definitely get lost if you don't find me" Ucap Vani senang
["Wah, makasih banget. Aku pasti nyasar kalau kamu nggak nemuin aku"]
"I think the little boy found me"
["Aku pikir anak kecil itu yang menemukanku"]
"He is my younger brother"
__ADS_1
["Dia adikku"]
"It is impossible for him to take you to the villa right?"
["Tidak mungkin juga dia yang membawamu ke villa kan?"]
"You are right" Ucap Vani. Ia mengulurkan tangan kanannya, "Btw, introduce me Vani Osamu"
["Btw, kenalin aku Vani Osamu"]
"I know it" Anak itu menjabat tangan Vani dan tersenyum kecil
["Aku tahu itu"]
"You can call me Darren"
["Kamu bisa memanggilku Darren"]
"And he's my deputy"
["Dan dia wakilku"]
"His name is.... " Ucap Vani terhenti
["Namanya adalah...."]
"You forgot the name? you don't know each other yet?" Tanya Darren
["Kamu lupa namanya? Kalian belum saling kenal?"]
"Ah, It is not like that. not good if I represent, you can get acquainted directly" Ucap Vani
["Ah, bukan begitu. tidak baik jika aku yang mewakilkan, Kalian bisa kenalan langsung"]
Ia menoleh ke arah Evano, "Bstt.. kenalan"
Evano menjabat tangan Darren, "Evano Yoon"
"Me Darren" Ucap Darren
Vani terkejut dan langsung menoleh ke arah Evano, "Evano Yoon?! Kamu.."
__ADS_1