
Istirahat pertama di kantin sekolah, Vani, Agnes, Awani dan Putri berkumpul mengelilingi salah satu meja kantin sembari menyantap cemilan kecil di hadapan mereka
"M*mposs kamu jadi ketua" Ejek Agnes
"Yee, kamu juga. M*mpus jadi bendahara, pusing ngitung duit yahaha" Ejek balik Vani
"Aku juga jadi wakil ketua kelas, ketua kelas masih sama kayak kelas sebelas dulu" Ucap Awani
"Oh dia, sekelas sama kalian?" Tanya Agnes
"Iya, ku kira dia pinter trus masuk kelas favorite. Eh ternyata rata rata" Ucap Awani
"Kalian juga" Ucap Vani dengan ekspresi datar, "Kenapa bisa peringkat kalian turun sebanyak itu?!"
"Bukan begitu Van, kemampuan kita dari dulu nggak berubah. Nilai juga masih tinggi. Kemampuan mereka aja yang naik tinggi lewatin kita, yakan Aw" Ucap Putri
"Setuju" Sambung Awani mengangguk
"Pertahanin nilai udah bagus si, kalau masih ada peluang naik, kenapa nggak kejar?" Ucap Vani
"Iya iya, kita belajar lagi deh" Ucap Putri
"Hmm.. Nice, kalau bisa rebut balik ranking pararel kalian" Ucap Vani
"Ya ya ya, fighting!" Ucap Putri
"Fighting!" Sambung Awani, "Oh ya Van! Ceritain pas Kaituo putusin pacarnya. Hehe"
"Iya cerita cerita!" Sambung Putri
"Hm... Cerita ya, lebih seru kalau kalian nonton langsung" Ucap Vani
"Kamu rekam?" Tanya Agnes
"Enggak sih. Tapi, di tkp ku lihat cctv. Mau lihat?" Tanya balik Vani
"Wah serius? Mana mana" Ucap Putri
"Sekarang cctv securitynya makin canggih, nggak bisa kalau hack pakai handphone" Jelas Vani
"Kok bisa gitu?" Tanya Agnes
__ADS_1
"Kalau jelasin pasti kalian bingung. Sederhananya gini, komputer jangkauannya lebih luas dari pada smartphone" Jelas Vani
"Laptop?" Tanya Putri
"Itu juga bisa" Jawab Vani
"Gimana kalau pinjem" Ucap Awani
"Di kelas ada yang mau repot repot bawa laptop?" Tanya Vani
"Ga tau" Jawab Awani, "Tapi kalau pak Azka pasti jelas bawa"
"Good idea, kuy pinjem" Ajak Agnes
"Gass!" Sambung Putri. Mereka berempat meninggalkan kantin dan berjalan menuju kantor guru. Awani dan Agnes masuk menghampiri meja Azka. Azka terlihat sedang sibuk mengurusi setumpuk kertas yang entah apa isinya di hadapannya
"Pak!" Panggil Awani dengan senyuman di wajahnya. Azka menaikkan pandangannya, "Bapak lagi sibuk, buat ulahnya lain kali aja" Ucapnya cuek
"Yee.. Siapa yang buat ulah?" Tanya Agnes
"Pergi, jangan ganggu" Ucap Azka sembari melanjutkan mengurus pekerjaannya
"Pak!" Panggil Awani
"Pinjem laptop"
"Nggak" Tolak Azka
"Please pak! Kita ada presentasi di kelas, trus wajib bawa laptop sendiri. Kita di kasih waktu sampai jam selanjutnya buat cari laptop"
"Iya pak, ntar kita balikin istirahat kedua. Ya ya yaaa!" Sambung Agnes mengharap
"Haish.. Kalian ini, ganggu aja bisanya" Ucap Azka. Ia mengambil laptop dan menyalakannya, "Istirahat kedua harus sudah ada di meja bapak"
"Siyap pak!" Ucap Awani. Ia mengambil laptop itu dan membawanya keluar dari kantor, "Makasih pak!" Serunya
'Heh? Bukannya pelajaran di mulai besok? Mereka ngibul lagi?! Astaga anak anak ini! Tapi pekerjaanku masih banyak, nggak ada waktu buat cari mereka. Hum, biarin deh. Yang penting mereka nggak berantem' gumam Azka. Ia kembali fokus melanjutkan pekerjaannya
Di luar kantor guru, "Dapet.. " Ucap Awani senang
"Good job" Ucap Vani
__ADS_1
"Ayo cari ruangan kosong" Ajak Agnes. Mereka berempat berjalan masuk ke gedung kelas XII dan menaiki anak tangga hingga lantai 2. Mereka menelusuri lorong mencari ruangan kosong di antara lab lab penelitian dan ruang klub
"Oh sini kosong kayaknya!" Ucap Awani. Ia mencoba membuka pintu ruangan itu, 'Cklek' pintu terbuka dengan lebar, "Bisa! Nggak di kunci"
Mereka berempat masuk ke dalam ruangan itu. Di dalam ruangan kosong yang cukup luas itu, mereka mengamati seisi ruangan, "Kotor berdebu, tapi dari jendela sini kita bisa liat langsung lapangan Voli, Kolam renang, sama gerbang depan" Jelas Agnes sembari mengamati
"Hmm.. Lumayan juga, cocok jadiin basecamp nih" Ucap Vani
"Udah buruan cari!" Ucap Putri
"Okeoke" Vani duduk di lantai dan mengotak atik laptop milik Azka. Beberapa saat mencoba, ia berhasil membobol CCTV di mall itu, "Dah bisa!" Ucapnya. Mereka bertiga mengerumuninya dan menonton rekaman itu
"Kecil banget, zoom lagi Van. Mukanya nggak jelas" Ucap Agnes
"Nggak bisa hd, emang kameranya yang jelek" Ucap Vani
Di dalam rekaman CCTV, Nova bersama selingkuhannya berdiri berhadapan dengan Kaituo yang sedang bersama Vani. Kaituo terlihat sedang mengobrol kan sesuatu dengan Nova. Sementara Vani terlihat seperti orang bingung yang sedang mengamati sekitarnya
"Njirr itu kamu kan? Ngapain nengok sana sini? Mau nyebrang?" Tanya Agnes
"Yee, kamvret. Udah lihat aja" Jawab Vani dengan ekspresi datar
Setelah menoleh ke sana kemari, Vani terlihat menghadap ke arah kamera CCTV dan melambai lambaikan tangannya
"Ngapain dadah dadah?! Sumpah jadi salfok aku" Ucap Agnes
"aku lagi mastiin tempat itu ke rekam cctv" Jelas Vani
Di rekaman, Vani menghentikan tindakannya dan kembali bergabung dengan Kaituo. Entah apa yang sudah mereka bicarakan. Selingkuhan Nova maju dan mencoba menghajar Kaituo, namun Vani menghalanginya dan tonjokan itu mengenai wajah Vani
Vani menjeda rekaman itu, Ketiga temannya menatapnya dengan serius. Ia menunjukkan memar di pipi kirinya dengan telunjuknya, "Ini dia hasilnya, hehe"
"Kenapa nggak tangkis aja si g*blok!" Ucap Agnes
"Mana sempet" Ucap Vani
"Pahlawan kesiangan nih" Ucap Putri
"Itu sore lol" Ucap Vani dengan ekspresi datar
"Hum ya udah pahlawan kesorean" Ucap Putri
__ADS_1