
Vani masuk lift dan turun ke lantai dasar. Ketika pintu lift terbuka, ia melihat Evano berdiri tepat di depan pintu lift sembari menatap dirinya. Ia melangkah keluar dan berjalan melewatinya. Evano merasa heran karena arah Vani berjalan berlawanan dengan tempat pengambilan snacks, "Mau kemana?"
Langkah Vani terhenti di depan lift terujung, ia berbalik dan menoleh ke arah Evano, "Katanya ketemuan di depan lift ujung. Kamu kelamaan, aku dah lama nunggu disini loh"
Evano tidak memberikan reaksi sedikit pun, ia berbalik dan melangkah pergi meninggalkan Vani
'Njirr.. nggak serunya, diajakin becanda aja ngga bisa' ucap Vani lirih, "Tunggu Woy!" Serunya. Ia berlari mengejar Evano dan berjalan disisinya. Mereka tidak membicarakan apa pun sampai di tempat tujuan. Evano menghampiri guru yang mengatur pembagian snacks
"Permisi pak, mau ambil Snacks kelas dua belas mipa A" Ucap Evano
"Wah, kalian yang pertama. Rajin sekali ya" Ucap guru itu. Ia memberikan sebuah buku catatan dan pulpen, "Tanda tangan disini dulu"
Evano menerimanya dan menuliskan tanda tangan, ia menyerahkan kembali buku catatan itu ke guru
"Yang pertama?" Tanya Vani
"Iya, pengambilan snacks baru dimulai lima menit yang lalu. Tapi belum ada selain kalian yang datang kesini. Mereka pasti lupa, kalian tolong kasih tau yang lain ya" Jawab Guru
"Baik pak" Ucap Evano
"Hmm.." Vani sedikit melirik ke arahnya
"Kalian bisa ambil dua kardus snacks di sana, sama dua pack minuman" Ucap guru sembari menunjuk ke arah Snacks diletakkan
"Iya Pak, terimakasih" Ucap Evano. Ia dan Vani menghampiri tempat snacks dan mengambil bagian masing-masing
"Berat juga" Ucap Vani
__ADS_1
"Kamu bisa bawanya?" Tanya Evano
"Sans, kecil gini mah"
Mereka berdua melangkah bersama kembali menuju pintu lift. Beberapa saat berjalan, Evano menghentikan langkahnya. Langkah Vani ikut terhenti dan ia langsung menoleh ke arahnya, "Kenapa?"
"Taruh pack minuman itu di atas kardus ini" Ucap Evano
"Pack minuman?" Tanya Vani, "Yang ku bawa?"
"Iya"
"Nggak usah njirr, ku bisa sendiri" Ucap Vani
"Taruh aja" Ucap Evano
Vani mengambil kardus snacks dan mengangkatnya, "Nggak sekalian kardus snacksnya?"
Evano menatapnya dengan ekspresi datar
"Ahahaaa.. becanda njirr. Ayo jalan" Ucap Vani. Mereka berdua kembali melangkah
"Hmm.. katamu tadi kita yang terakhir, kok pertama sih. Boong yaa" Ucap Vani
"Baguskan datang lebih awal, nggak ramai" Ucap Evano
"Wah.. omonganku di tanggepin juga" Ucap Vani
__ADS_1
"Masuk" Ucap Evano. Mereka berdua masuk ke dalam lift, "Aku pikir kamu.." Ucap Evano terhenti, "Ha? Kenapa?" Tanya Vani
"Nggak ikut kemah musim panas"
"Kenapa tanya gitu? Sedih ya kalau aku nggak ikut" Ucap Vani
"Aku nggak mau gantiin semua tugasmu" Ucap Evano
"Wah.. salah nih aku berangkat"
'tingg' pintu lift terbuka. Mereka berdua keluar dari lift dan melangkah menuju ruangan No 20. Sesampainya di depan pintu ruangan, Evano meletakkan pack minuman bagian Vani di lantai
"Tunggu bentar, aku masukin semuanya abis tu kita bilang ke yang lain buat ambil snacksnya" Ucap Vani
"Aku aja, kamu masuk trus istirahat" Ucap Evano
"Seriusan?" Tanya Vani
"Hmm.." Evano melangkah pergi meninggalkan Vani
"Wakilku yang baik hati wkwk" Ucap Vani. Ia membuka pintu ruangan dan membawa masuk kardus snacks beserta satu pack minuman. Vani membaginya dan mereka beristirahat untuk melepas kepenatan
Pukul 13.00, Mereka semua sudah harus berkumpul di aula Villa. Ketika Vani dan teman sekelasnya sampai di aula, mereka sedikit terkejut melihat banyaknya massa yang berkumpul. Mereka segera bergabung dan membuat barisan
"Njirr baru sadar! Awani sama Putri ngapain di kelas kita!" Ucap Vani sembari menoleh ke arah Agnes
"Mereka dah pindah tadi, ketua kelasnya yang cari ke kamar kita" Ucap Agnes
__ADS_1
"Pantesan ada yang janggal"