Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter213


__ADS_3

Di luar restoran, Kaituo menghentikan langkahnya dan melepas paksa tangan Darren dari lengan jaketnya. Darren sedikit terkejut dan langsung menoleh ke arahnya, "Kenapa tarik aku keluar?!" Tanya Kaituo ngegas


"Kamu tidak tahu? Teman Vani merasa canggung dengan keberadaan kita! Vani juga sudah memberikan kode untuk kita keluar dan tidak mengganggu pertemuan pertama mereka!" Jawab Darren


"Mana ada, kapan Vani ngusir aku" ucap Kaituo sembari memalingkan pandangannya, "aku balik ke dalam" sambungnya, "Don't go back there!" Seru Darren sembari menahan tangan Kaituo


["Jangan balik kesana!"]


Kaituo menurunkan pandangannya dan melihat tangannya yang di genggam Darren, "Lepasin tanganmu" ucapnya, "Oh.. maaf" ucap Darren sembari melepaskan genggamannya


"Oke, aku nggak akan kembali kesana. Kau bisa pergi, aku akan tunggu Vani sendiri disini" ucap Kaituo


"Aku akan menemanimu menunggu Vani" ucap Darren


"Nggak perlu" tolak Kaituo


"Tetapi, aku masih ada suatu hal yang harus dibicarakan dengan Vani" ucap Darren


"Apa? bilang padaku, aku yang kasih tau dia nanti"


"Tidak bisa, ini masalah pribadiku dengan Vani" ucap Darren

__ADS_1


"Masalah pribadi kau bilang!" Ucap Kaituo ngegas. Ia menghampiri Darren dan mengangkat kerah bajunya, "sedekat apa kau sama Vani sampe ngomongin masalah pribadi!" Tanyanya


Darren menatap tajam mata Kaituo, Ia menggenggam tangan Kaituo dan melepaskannya dari kerah bajunya, "untuk apa aku mengatakannya padamu?! Apa kamu pacarnya?!" Tanya balik Darren. Mendengarnya, Kaituo menghela nafas dan memalingkan pandangannya. "Aku nggak peduli dengan urusanmu" ucapnya


"Heh?!" Darren terkejut dengan jawaban Kaituo, "apa bukan kamu pacar milik Vani? Terus siapa orang itu!" Ucapnya


"Kau nggak perlu tau" ucap Kaituo


"Terus, kenapa kamu perhatian ke Vani?" Tanya Darren


"Karena aku temannya"


"Aku juga temannya, apa bedanya kita?"


"Beda bagian dimana? Apa kamu pikir, Vani hanya berteman dengan laki laki dirimu saja?" Tanya Darren. "Tidak mungkin, Vani pasti memiliki banyak teman laki laki lain yang kamu tidak tahu" sambungnya. Kaituo menurunkan pandangannya, "kamu benar, teman Vani banyak, bukan aku satu satunya" ucapnya


Darren merasa bersalah karena perkataannya membuat Kaituo terlihat murung, ia mencoba mengalah untuk memperbaiki suasana. "Fine, oke oke. Aku tahu kamu berbeda dariku atau dengan teman Vani yang lainnya, kalian sudah mengenal dari kecil. Kalian juga hidup serumah bertahun tahun. Vani pasti akan merasa bersedih kalau sampai kamu meninggalkannya" ucapnya


"Apa kau sedang menghiburku?" tanya Kaituo sembari menekuk lututnya dan mengambil sesuatu dari lantai trotoar. Ia kembali berdiri dan menunjukkan apa yang ia ambil sebelumnya pada Darren, "koin ini punyamu?" Tanyanya


"What?!" Ucap Darren terkejut, "Kamu menurunkan pandanganmu bukan karena bersedih?! Kamu hanya melihat koin itu saja?!" Sambung tanyanya

__ADS_1


Kaituo tertawa kecil, "apa kau pikir aku selemah itu?" Tanyanya. Ia menaikkan pandangannya dan menatap mata Darren, "btw, apa kau menggunakan masker untuk menyembunyikan wajah jelekmu dari orang orang?" Sambung tanyanya


"kamu mengatakan wajahku jelek?!" Ucap Darren kesal karena tidak terima. Ia langsung melepas maskernya dan memasukkannya ke dalam saku. Kaituo hanya terdiam setelah melihat wajah Darren, "Aku seorang model, bagaimana mungkin wajahku terlihat jelek" ucap Darren bangga. Ia tersenyum sombong, "lihat.. kamu terdiam, kamu mengakuinya kan bahwa wajahku memang benar benar tampan dan memesona" ucapnya bangga


"Tcih.. standar" ucap Kaituo sembari membuang mukanya. Ketika melihat sekelilingnya, ia merasa tempat itu tiba tiba ramai akan orang. Orang orang terlihat berkumpul dan memperhatikan ke arah mereka. Ia kembali menoleh ke arah Darren, "apa kau merasa tempat ini semakin ramai?" Tanyanya


"Oh.. **, mereka pasti mengenaliku" ucap Darren tersadar


"Kyaa.. DARREN!! HE IS DARRENN!!" Seru salah satu perempuan dari kerumunan itu


"Gawat" ucap Darren panik. Ia langsung menggenggam tangan Kaituo dan menariknya berlari dengan cepat meninggalkan tempat itu. Beberapa dari fans Darren ikut berlari mengejar mereka berdua


"Kenapa kau menyeretku dalam masalahmu!" Ucap Kaituo sembari berlari


"Cepat berlari dengan cepat, mereka mengejar" ucap Darren panik sembari berlari


"Darren wait! Don't run away!" Seru orang yang mengejar


Kaituo sejenak menoleh ke belakang untuk melihat orang orang yang mengejar mereka. Ia terkejut ketika melihat puluhan orang berlari mengejar mereka, "Oh gost, tidak seharusnya aku membuka maskerku di tempat umum" ucap Darren, "Kaituo di belokan depan ada mobil bersama sopirku, kita langsung masuk mobil ketika disana. Langsung kunci pintu mobil" jelas Darren


"Terusin larimu, aku akan tahan mereka!" Ucap Kaituo. Ia melepaskan genggaman tangan Darren dan langsung menghentikan larinya, "Thanks brother!" Seru Darren sembari terus berlari

__ADS_1


"Huhhh.. " Kaituo menarik nafas panjang dan segera berbalik, ia membentangkan kedua tangannya, "STOP!!" Serunya, "Darren wait me!!" Gerombolan itu tidak menghiraukan keberadaan Kaituo. Gerombolan itu berlalu begitu saja hingga tersisa Kaituo seorang diri dengan keheningan kota di malam hari. Wajahnya terlihat begitu datar, "ehemm.. oke, aku cuma gagal tahan mereka. Good luck, Darren" ucapnya. Ia melangkah kembali dengan tenang dan normal menuju restoran sebelumnya


__ADS_2