
'tcihh' gumam Agnes kesal, ("Kenapa malah cewek itu yang kejar aku? Kemana Jack? Apa dia nggak peduli ke aku? Kenapa juga cewek itu selalu punya bahan obrolan sama Jack! Cuma temen sekampus aja belagu") batinnya kesal
Sesampainya di rumah, ia langsung membersihkan diri dan berbaring di kasurnya, "Gimana cara bikin cewek itu jauhin Jack"
Agnes mengambil handphonenya dan menghubungi seseorang
'tutt..'
Di dalam kamar Vani,
Vani sudah tertidur lelap di kasurnya. Saat itu Kim masuk ke dalam kamarnya dan menemukan handphone Vani berdering. Ia melihat telepon dari Agnes dan langsung mengangkatnya
'tutt..'
'hallo Van, hisshh.. kesel banget aku hari ini. kenapa kamu nggak bilang sih? Kalau mau buat aku ngedate sama Jack. jahat kamu, tau nggak tadi ada temennya juga gabung, namanya dira dira itu. b*ngsad banget dia, masa aku...'
"Apa kamu bilang barusan?" Tanya Kim. Agnes terdiam tidak merespons dan seperti terkejut hebat mendengar suara Kim dari handphonenya
"Agnes.. kenapa diam? kakak tanya, apa yang kamu bilang barusan?" Tanya Kim
'a.. hallo Van? Apa barusan kamu bilang? Nggak kedengeran.. wah.. sinyalnya jelek banget.. astaga, udahan dulu ya, bye bye' ucap Agnes mengakhiri panggilan
Kim kembali meletakkan handphone Vani ke tempat semula, ("Apa aku salah dengar? Tadi Agnes ngomong kasar. Semoga aja benar benar sinyal jelek") batin Kim. Ia menoleh ke arah Vani yang tertidur pulas di atas kasur tanpa menggunakan selimut, "Dia lebih pendiam saat tidur" ucapnya sambil tersenyum. Ia menyelimuti Vani dan keluar dari kamar itu
Di pagi harinya, Vani terbangun lebih awal dari tidurnya. Ia bergegas mandi dan bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Setelah berseragam lengkap, ia turun untuk sarapan. Di meja makan, terlihat Kim dan Kaituo duduk sembari memakan sarapan mereka
"Eh? Hari apa sekarang?" Tanya Kim
"Rabu" jawab Vani
"Kim apa yang kau tanyain, apa kau buta hari?" Tanya Kaituo
"Apaan sih ga jelas" ucap Vani sambil duduk bergabung dengan mereka
"Wah.. tumben pagi banget bangunnya, aku buatin roti buat kamu" ucap Kaituo sambil tersenyum
__ADS_1
Bibi datang menghampiri mereka, "Loh non.." ucapnya terhenti, "Bibi, ambilin Vani segelas susu" saut Kim
"Oh.. baik tuan Kim" ucap Bibi, "Oh ya, sarapannya roti saja apa mau bibi masakin yang lain?"
"Ini aja" ucap Kaituo
"Baik. Bibi akan ambilkan segelas susu untuk non Vani" ucap Bibi. Ia pergi untuk mengambil susu
Vani melihat hari di layar handphonenya, ("Kenapa mereka semua? Hari ini beneran rabu. aku juga ngga ultah hari ini, kenapa ada yang janggal") batinnya penasaran, "Oh ya, hari ini anterin aku ke sekolah" ucap Vani
"Maaf, kakak nggak bisa. Ada rapat online penting pagi ini" ucap Kim. Ia menatap Kaituo di hadapannya, "Kau gimana?"
"Aku juga harus ke kampus pagi ini, gabisa" ucap Kaituo
"Kampusmu sama sekolahku searah" ucap Vani
"Ee.. nggak bisa, aku harus cari bahan buat praktek dulu" ucap Kaituo
"Tcihh.. biasanya kalian yang paksa mau anterin aku ke sekolah. Sekarang aku yang minta, kalian gamau. Gimana sih? Udahlah, aku bisa berangkat sendiri" ucap Vani sembari berdiri dari duduknya. Ia meneguk segelas susu milik Kim dan berjalan pergi
"HATI HATI DI JALAN" teriak Kaituo
'tut..'
"Hallo Nes" sapa Vani
'Vani kan?' tanya Agnes dari telepon
"Bukan, kamu telpon ke nomor siapa sih?" Tanya Vani
'hufhh syukurlah'
"Apaan si anjirr"
'tadi malem aku telpon kamu yang angkat Kak Kim njirr, aku bilang b*ngsad lagi'
__ADS_1
"Ahahahaa.. m*mpus. Gimana respon Khakim?" Tanya Vani
'gatau, aku pura pura gangguan sinyal trus ku matiin wkwk' jawab Agnes
"Yah gaseru.. gitu doang. Btw kemarin lancar? Ngga mau ucapin apa gitu ke aku?"
'woy s*alan, kalau mau atur begituan bilang aja ngapa. Aku ke bioskop nggak dandan sedikitpun'
'trus abis tu ada temennya si Jack gabung, dia dandan padahal nonton sendirian. Kan aneh'
"Suka suka orangnya lah. Nonton sendiri emang ga boleh dandan? Peraturan darimana?"
'kenapa kamu bela dia'
"Mana ada anjirr, trus kalian nonton bertiga?" Ucap Vani
'Iya lah, mana mungkin aku usir temennya. Eh.. udah coba ngusir, tapi ga berhasil'
"Gagal dong rencananya"
'hmm makanya.. kamu kenal nggak temen cewek sekampusnya Jack? Dia kayaknya juga suka ke Jack'
"Kampus Jack besar, cewek banyak. Ya kali aku kenalin satu persatu"
'yang deket sama dia maksudnya, namanya tuh kalau nggak salah Dira' ucap Agnes dari telepon
"Dira? Oh.. Adira? Atau Dira siapa?" Tanya Vani
'nah.. itu kayaknya'
"Jangan kayaknya lah, ntar kalau salah orang gimana coba. Kali aja temennya Jack yang namanya Dira juga ada"
'Adira deket nggak sama Jack? Kalau iya berarti dia'
"Um.. deket banget sih, tiap hari ketemu. Dia tetangga apartemennya Jack"
__ADS_1
'APA??!' teriak Agnes dari telepon
Vani terkejut dan langsung menjauhkan handphonenya, "Kalau mau teriak bilang woy!"