Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter231


__ADS_3

Saat Caroline keluar dari toilet, ia terkejut hebat melihat Kim berada di depan pintu masuk ke toilet. Ia langsung menurunkan pandangannya dan berjalan melewatinya, 'excuse me, sir' ucap Caroline lirih


"berhenti di situ, Aeera Caroline" Panggil Kim


Mendengarnya, Caroline terdiam membeku dan tidak berani berbalik sama sekali, ("it's over") Batin Caroline panik


["Tamat sudah"]


Kim terlihat menghampiri Caroline dan berdiri tepat di hadapannya, "kau sangat payah dalam menyamar, kau bahkan tidak punya inisiatif untuk membuat nama samaran" Ucap Kim


"A.. apa yang presdir Kim katakan, a.. aku tidak paham sama sekali" Ucap Caroline dengan kepala tertunduk


"Heh? Bagaimana kau tahu kalau aku seorang presdir?" Tanya Kim


"It.. itu.." Ucap Caroline terhenti, "Tidak perlu melanjutkan sandiwaramu" Saut Kim, "Kau tahu, wajahmu tanpa makeup dan saat menggunakan makeup terlihat sama dimataku, kau pikir aku tidak bisa mengenalimu?" Ucap Kim


"Maafkan saya Presdir Kim" Ucap Caroline sembari membungkukkan badannya


"Cepat sekali mengakuinya, sepertinya kau tidak ingin kehilangan pekerjaanmu" Ucap Kim, "Dengarkan perkataanku. Jangan mencoba mendekatiku dengan memanfaatkan Vani. Kejadian itu, aku hanya tidak sengaja tergelincir dan mencium keningmu, itu hanyalah sebuah insiden! Jangan pernah berharap lebih" sambungnya


"Saya paham dengan jelas, Presdir Kim! Tolong jangan pecat saya!" Ucap Caroline sembari menaikkan pandangannya dan menatap kedua mata Kim


'deg..' Kim sedikit terkejut Caroline menatapnya balik, Ia langsung memalingkan pandangannya, "Jangan teruskan pertemanan palsumu dengan Vani dan jauhi dia!" Ucap Kim


"Sesuai perintah anda Presdir Kim" Ucap Caroline menurut, "Saya permisi" Sambungnya sembari berjalan melewati Kim dan kembali ke meja

__ADS_1


"Oh.. Khakim lagi angkat telpon tadi" Ucap Vani yang menyadarinya kedatangan Caroline


Caroline mengambil tasnya dari kursinya, "Vani, Aku ada urusan mendadak. Aku harus pergi, selamat tinggal" Ucapnya terburu buru, ia langsung berlari keluar dari restoran dan meninggalkan tempat itu


"Selamat tinggal?! Line tunggu!!" Seru Vani terkejut sembari berdiri dari duduknya


"Jangan kejar" Ucap Kim


Vani langsung menoleh ke arah Kim dengan tatapan penuh kemarahan, "apa yang Khakim bilang ke dia?! Khakim pasti ke belakang buat bully dia kan?!" Tanyanya ngegas


"Apa yang kamu katakan? Apa kamu pikir kakak yang membuatnya pergi dari sini? Bisa aja dia benar benar punya urusan mendadak" Jawab Kim


"Khakim bohong!!" Ucap Vani ngegas


"Mending main sama Kai!" Jawab Vani tanpa menoleh sedikit pun


"Makan siang dulu!" Ucap Kim


"Makan aja sendiri!" Ucap Vani ngegas. Ia langsung keluar dari restoran itu dan berjalan menelusuri trotoar


Kim kembali duduk di kursinya, ia terlihat cukup sedih setelah membuat Vani marah padanya, 'hah.. gimana bisa dia berteman sama sekretarisku sendiri' ucapnya lirih, "aku akan kembali bekerja" sambungnya sembari berdiri dari duduknya


'kruyukkk~~'


Kim kembali duduk di kursinya, "udah disini, sekalian makan aja" ucapnya. Ia mengambil salah satu piring makanan di mejanya dan memakannya. Pikiran Kim selalu berjalan di setiap keadaan, wajahnya mulai merona ketika teringat wajah Caroline. Ingatan masa lalunya saat bersama Caroline yang sebelumnya terasa biasa saja, sekejap berubah dan membuatnya berdebar ketika mengingatnya kembali, 'uhukk.. uhuk..' tanpa sadar ia sedikit tersedak makanannya

__ADS_1


"Are you all right Mr. Osamu?" Tanya pelayan yang berjaga di sekitar Kim


["Anda baik-baik saja tuan Osamu?"]


("Ada yang salah denganku, kenapa pikiranku dipenuhi orang itu") batin Kim resah, "I am fine" Jawabnya


"But your face is red, do you have any allergies to anything?" Tanya pelayan itu


["Tetapi wajah anda merah, apa anda memiliki alergi terhadap sesuatu?"]


Kim sedikit terkejut mendengar perkataan pelayan itu, "I'm not allergic to anything" Ucapnya serius


["aku tidak alergi apapun"]


"Ehem.. You, pack all the food in this restaurant into small boxes. Send it all to my office and tell the security guard to distribute it to all employees" Ucap Kim


["kau, bungkus semua makanan yang ada di restoran ini menjadi box box kecil. kirim semua itu ke kantorku dan suruh satpam membagikannya pada seluruh karyawan"]


"Yes sir, anything else?" Tanya pelayan itu


["Baik tuan, ada yang lain?"]


"You can go" Ucap Kim


["Kamu bisa pergi"]

__ADS_1


__ADS_2