Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter108


__ADS_3

'eh sorry eh guys' ucap Agnes dari telepon


Vani memutuskan untuk duduk di pinggir trotar dan menyandarkan punggungnya ke tembok, "Lanjut" ucapnya


'kamu serius Adira tinggal disamping apartemennya Jack?' tanya Agnes dari telepon


"Serius, aku juga baru tau akhir akhir ini. Dia orangnya asik kok" ucap Vani


'Ngapain kamu bela dia?!'


"Siapa yang bela dia kakakku zayank" ucap Vani dengan nada lembut


'jijik'


"Anj*ng!"


'wah.. tetap nggak bener nih. kamu bisa minta Jack pindah apartemen nggak? Nggak rela aku mereka satu apartemen, tetanggaan lagi!'


"Males, suruh aja sendiri"


'jahatnya.. kamu dimana sekarang? Anterin aku ke apartemennya Jack'


"Lagi jalan ke sekolah, ntar pulang sekolah ku anterin deh" ucap Vani


'eh? Kamu ke sekolah?' tanya Agnes


"Apa maksud dari pertanyaanmu wahai manusia" ucap Vani


'Ahahaha... maksudku, kamu ke sekolah sepagi ini?'

__ADS_1


"Iya sih kepagian lima belas menit. Gatau kenapa pengen aja berangkat pagi"


'woah.. rajinnya seorang Vani Osamu' puji Agnes dari telepon


"Harus lah.. kek baru kenal aku aja kamu" ucap Vani bangga


'jangan jangan berangkat pagi biar cepet ketemu sama Evano yaa' goda Agnes


"Mana ada yee, ngapain juga ketemuan sama dia"


'Kamu kan akhir akhir ini deket sama dia'


"Ngarang amat jadi human. Lagian kalau mau ketemu, mending samperin ke rumahnya. Lebih deket"


'wih tau rumahnya segala nih, dimana? Kamu pernah kesana?'


"Dia satu kompleks jirr, aku baru tau juga wkwk"


"Gatau, nolep kali. Jarang keluar rumah" ucap Vani


'ahhahaa.. bisa jadi, keluarga nolep. btw udah dikenalin ke orangtuanya?'


"Iya udah, kemarin aja aku kesana"


'wah.. serius? Cepet amat!'


"Ha? Maksudnya?" Tanya Vani bingung


'hubunganmu sama dia udah berkembang banyak amat. kemarin pas kamu bolos sama dia, dia tembak kamu?'

__ADS_1


"Kamu ngobrolin apa si? Gajelas, ganyambung"


'ahhahaa.. kirain. Becanda deh'


"Dahlah lupain" ucap Vani, "Btw kamu dah berangkat?"


'oh.. aku?.. ee.. ini lagi sarapan, bentar lagi otw nih'


"Hmm.. ntar kita bicarain ini lagi di kelas"


'iya iya. kamu jalan kaki lagi? Kenapa nggak pake sopir aja sih'


"Enakan jalan kaki lah, kali aja di tengah jalan nemu hal menarik"


'suka suka kau lah, dah dulu ya.. 'bentar lagi ada yang telpon aku lagi' ucap Agnes


"Siapa?" Tanya Vani penasaran, 'bye bye' ucap Agnes mengakhiri panggilan


'tutt.. tutt..' Panggilan terputus


"Yah.. belum di jawab juga" ucap Vani. Ia menyimpan kembali handponenya ke dalam saku. Vani berdiri dari duduknya dan membersihkan roknya dari debu. Setelah itu ia kembali melanjutkan perjalanannya menuju sekolah. Di sepanjang perjalanan ke sekolahnya, Vani tidak berpapasan dengan satu siswa pun di jalan. Ia lebih heran lagi karena sesampainya di depan sekolahan, gerbang tertutup rapat


("Kenapa tutup? Kepagian?") Batinnya. Ia mengecek jam di handphonenya, ("Jam tujuh kurang lima menit, harusnya udah buka")


"Hmm.."


"Hari apa sekarang?!" Ucapnya tersadar. Ia membuka handphonenya dan mencari tahu tentang hari itu, "Tanggal merah jirr! Salan, pantes aja ada yang ngga beres dari tadi" Ia langsung menghubungi nomor Agnes


'tutt*..'

__ADS_1


'hallo Van, ku bilang juga apa. Bentar lagi pasti ada yang telpon lagi wkwk' ucap Agnes dari telepon


"Awas aja kau!"


__ADS_2