Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter227


__ADS_3

"Daerah ini keknya jauh dari spbu" Ucap Kaituo sembari memperhatikan daerah sekitar tempat mobil mereka terhenti


"Trus?" Tanya Vani


"keluar dan tunggu taxi, tinggalin mobilnya disini" Ucap Kaituo sembari membuka pintu mobil. Mereka berdua keluar dari mobil dan berdiri di pinggir jalan menunggu kendaraan umum


Setengah jam menunggu, tidak ada kendaraan umum yang terlihat melintas di jalanan itu, "Keknya jalan ini bukan jalan alternatif. Sedikit kendaraan yang lewat, bus atau taxi juga nggak ada" Ucap Kaituo


"Trus??" Tanya Vani


Kaituo menoleh ke arah Vani, "Kita jalan kaki cari jalan alternatifnya" ucapnya


"Hahh.. nyesel aku ikut kamu cari sarapan" Ucap Vani lesu


"Aku yang nyesel!" Ucap Kaituo. Ia berjalan meninggalkan Vani, "ayo jalan! Mau ku tinggal?!" Serunya tanpa menoleh


"Tcih" Vani menyusul Kaituo dan berjalan di sampingnya


Beberapa menit mereka berjalan di trotoar, jalan raya di samping mereka masih saja terlihat lurus tanpa ada belokan yang terlihat. Vani menghentikan langkahnya dan terdiam, "Kau mau jalan terus?" Tanya Vani

__ADS_1


"Iya, emang apa lagi yang bisa kita lakuin?" Tanya balik Kaituo


"Gimana kalau jalan kesana malah makin jauh dari rumah?!" Ucap Vani


"Nggak masalah, toh emang udah nyasar jauh" Ucap Kaituo


Vani menghela nafas panjang, "Hahh.. dasar, lain kali bawa hp kek" ucapnya. Ia memperhatikan sekitarnya dan memikirkan sebuah rencana. Ia menemukan sebuah ide ketika melihat seorang wanita kantoran melintas di trotoar yang sama dengan mereka. Ia berlari melewati wanita itu dan merampas tasnya


"Hey you!!" Seru wanita itu terkejut, "help! She took my bag!"


["Tolong! Dia mengambil tasku!"]


["Tangkap itu dan cepat telpon polisi. atau aku akan membawa kabur tasmu!"]


Wanita kantoran itu tampak panik dan tidak bisa berpikir dengan jernih, ia menuruti apa yang Vani katakan dan menghubungi polisi untuk datang ke tempat itu. Vani hanya memperhatikannya dengan posisi siap berlari. Kaituo memperhatikan mereka berdua dari jarak yang tidak jauh, ("Apa yang dia rencanain, lebih baik nggak ku samperin") batinnya terheran


Beberapa saat kemudian...


'wiu.. wiu.. wiu.. wiu....' suara sirene mobil polisi mulai terdengar mendekat. Vani menyadarinya dan segera mengembalikan tas yang telah ia rampas pada pemiliknya, "Thank you for the help" ucap Vani sambil tersenyum

__ADS_1


["terima kasih atas bantuannya"]


"Heh?" Wanita kantoran itu tampak bingung dengan tindakan Vani, "You snatched my bag because you wanted me to call the police?" Tanyanya bingung


["kau merampas tasku karena ingin aku menghubungi polisi?"]


"Yes, I'm lost here. I need the police to call my brother so he can pick me up here" Jawab Vani


["iya, aku tersesat disini. aku membutuhkan polisi untuk menghubungi kakakku agar dia menjemputku kemari"]


"Why don't you ask nicely? I can lend you a phone to call your brother directly" Ucap wanita itu


["kenapa kamu tidak minta tolong dengan baik-baik? aku bisa meminjamkanmu telepon untuk menghubungi kakakmu langsung"]


Vani terdiam menyadari sesuatu, "Ah.. You're right too, I wasn't thinking clearly" ucapnya


["Kau benar juga, aku ngga berpikir jernih"]


("adegan konyol apa yang barusan ku liat") batin Kaituo malu

__ADS_1


__ADS_2