
"ahaha" orang itu tertawa kecil. Ia mengeluarkan sesuatu dari tasnya dan menyodorkannya pada Agnes, "Mau pakai nggak dek?"
"Eh? Boleh pinjem sisirnya?" Tanya Agnes
"Iyaa" ucap Orang itu sambil tersenyum
"Hehe makasih" ucap Agnes senang. Ia menyisir rambutnya agar terlihat lebih rapi
"Kamu cantik, pasti si Jack ini bakalan suka sama kamu" ucap orang itu
"Tuh kan bener, aku juga mikir gitu. Aku sama Jack itu cocok" ucap Agnes senang, "Eh tapi, kakak kan nggak tau Jack gimana, gimana bisa bilang gitu"
"Perasaan aja hehe" ucap orang itu dengan senyuman di wajahnya, "Kamu harus pd dong bisa dapetin dia. Kakak dukung kamu"
"Wah.. makasih kak, kakak terbaik!" Ucap Agnes senang. Ia mengembalikan sisir itu pada orang itu, "Makasih sisirnya. Kalau takdir bikin kita ketemu lagi, aku janji traktir makan kakak"
"Ahaha.. boleh juga" ucap orang itu
"Ya udah, aku duluan kakak baik" ucap Agnes
"Iya, semoga sukses" ucap orang itu
"harus!" Agnes keluar dari toilet dan kembali untuk mencari keberadaan Jack
Adira terlihat bersama Jack menunggu kedatangannya. Agnes berlari menghampiri mereka, "Maaf lama" ucap Agnes sambil tersenyum, "Eh? Adira belum pergi?"
"Dia nunggu kamu" ucap Jack
"Aku pikir aku harus pamit juga ke kamu" ucap Adira dengan senyuman di wajahnya
"Ya udah bye bye, hati hati" ucap Agnes sambil melambaikan tangannya
"Eh?" Adira terlihat bingung sejenak, "Oh.. kalian masih ada rencana ya"
"Iya, kita berdua mau makan" ucap Jack
("Kita dinner berdua?!") Batin Agnes, "Beneran?" Tanyanya mengharap. Jack mengangguk mengiyakannya
"Begitu ya. Aku mau langsung pulang sih. Kalian duluan aja" ucap Adira dengan senyuman kecil
"Okeoke" ucap Agnes bersemangat
Ketika Agnes dan Jack hendak berjalan meninggalkan Adira, mereka mendengar suara perut yang menjerit lapar
'kruyukk~~'
Jack kembali menoleh ke arah Adira
Adira tertawa kecil, "Ahahahaa.. nggak usah peduliin aku. Jalan aja"
"Mau gabung makan malam?" Tawar Jack
"Aku nggak ganggu kalian?" Tanya Adira
Jack menoleh ke arah Agnes dan matanya terlihat seolah mengharapkan sebuah jawaban, "Eee.. Nggak masalah" ucap Agnes
__ADS_1
"Wahh.. makasih" ucap Adira, "Kemana kita makan?"
"Deket sini" ucap Jack
("Gimana bisa aku nolak tatapan itu") batin Agnes sedikit senang
"Ayo Nes" ajak Jack
Agnes mengangguk kecil. Mereka bertiga berjalan bersama keluar dari bioskop menuju ke restoran terdekat. Di perjalanan, Jack tersipu memperhatikan Agnes dari samping. Agnes menoleh ke arahnya dan Jack langsung Menjadi salah tingkah, "Ah.. Rambutmu tadi di ikat kan?" Tanya Jack
("Dia sadar juga") batin Agnes senang. Ia mengusap rambutnya dengan mempesona, "Ah ini, iya. Tali rambutku nggak sengaja hilang pas aku lepaas"
"Itu di lengan kirimu" ucap Adira
Agnes langsung melihat lengan tangan kirinya, ("B*go! Bukannya di kantongin malah jadiin gelang!") Batinnya kesal. Ia memaksakan diri untuk tertawa lebar, "Ahahhaa.. ternyata di sini!.. wahahaha ko bisa nggak sadar ya.. wahahahaa"
"Ahahaha.. bagaimana bisa kamu nggak menyadarinya" ucap Adira dengan tawa kecil
"Hehe.. akan ku pakai" ucap Agnes sembari melepas ikat rambut dari tangannya. Ketika hendak mengikat rambutnya, tangan Jack mencegahnya. Agnes sedikit terkejut dan langsung menoleh ke arah Jack, "Jangan, Kamu lebih cantik dengan rambut terurai" ucap Jack
'degg'
("Aaaa.. dia bilang jugaa") batin Agnes senang. Ia tersipu malu
"Jack benar. Rata rata cewek lebih cantik kalau rambut di urai" sambung Adira
Ekspresi senang Agnes memudar dengan cepat, ("Dia bilang aku rata rata")
"Oh mau sampai kapan kita disini?" Tanya Adira
Jack langsung menoleh ke arah Agnes, "Kamu mau makan apa?"
"menu rekomendasi disini apa?" Tanya Adira
"Oh.." Jack mengalihkan pandangannya ke arah pelayan, "Aku juga menu rekomendasi" Ia kembali menoleh ke arah Agnes, "Kamu?"
"Samain aja gapapa" ucap Agnes
"Baiklah, tiga menu rekomendasi. Bagaimana dengan minumnya?" Ucap Pelayan
"cappucino" ucap Jack
"Aku milkshake strawberry" sambung Adira
"qola" ucap Agnes
"Baik. Tiga menu rekomendasi dan minumannya cappucino, milkshake strawberry dan qola. Ada yang lain?" Ucap Pelayan
"Cukup" ucap Jack
"Baiklah, mohon ditunggu sebentar" ucap pelayan. Ia pergi meninggalkan meja mereka
"Oh ya Jack, tugas matkul bikin game android udah?" Tanya Adira
"Belum" jawab Jack
__ADS_1
"Apa? Belum? Buruan buat, ntar deadline loh" ucap Adira
"Kamu?"
"Aku baru awalannya doang. Susah banget sih"
"bikin apa?"
"Game puzzle"
"Cuma puzzle? Tiga jam jadi"
"Enak banget kamu ngomongnya. Aku udah dua hari loh, bantuin dong"
("Mereka ngomongin apa? Aku gabung juga pasti nggak nyambung") batin Agnes
"Hmm.. next time" ucap Jack
"Wih beneran? Makasih Jack" ucap Adira senang, "Btw kamu bikin apa?"
"Rencananya game simulasi sederhana"
"Serius kamu?! Itu kan tugas semester empat. Ini baru semester dua loh"
"Hmm" gumam Jack. Adira dan Jack terus berlanjut membicarakan tugas kuliah mereka. Agnes merasa terasingkan di sana, ia diam diam mengirimkan chat pada seseorang
Di chat,
Agnes : "pak, jemput aku sekarang, di restoran deket bioskop"
Sopir : "baik non"
Agnes menonaktifkan handphonenya dan kembali dalam lamunannya, ("Mending pulang yekan. Aku disini kek orang hilang, mereka asik ngobrol sendiri") batinnya
Hingga makanan mereka datang, Adira dan Jack terus mengobrol tanpa memperdulikan Agnes. Agnes yang mulai kesal langsung berdiri dari duduknya, "Hey kalian berdua. Aku pulang!"
Mereka berdua menoleh bersamaan ke arahnya, "Secepat itu? Makanannya?" Tanya Jack
"Tenang aja aku yang bayar, kalian mengobrol aja sampe puas!" ucap Agnes sembari berbalik. Ia mendatangi kasir untuk membayar makanan
"Eh? bukan itu maksudku.." Jack terlihat bingung. Ia menoleh ke arah Adira, "Aku akan susul dia"
"Tunggu Jack" ucap Adira
"Apa?"
"Aku aja. Cewek lebih ngerti perasaan sesama cewek" ucap Adira
"Tapi.." ucap Jack terhenti, "Percaya aku" saut Adira sembari berdiri dari duduknya. Ia mengejar Agnes yang telah selesai membayar dan berjalan keluar dari restoran
"AGNES TUNGGU!" teriak Adira
Agnes yang hendak membuka pintu mobil terhenti dan menoleh. Adira berlari menghampirinya, ia tersenyum kecil, "Haha.. apa apaan sikapmu itu?! Kamu coba buat Jack cemas padamu? Kenapa langsung pergi? Kamu bahkan belum sentuh makananmu. Kamu pikir Jack bakalan keluar susulin kamu?"
Agnes memperhatikan sekelilingnya, "Hey, aku mau pulang. ngobrol aja sama pohon itu" ucapnya sembari menunjuk ke arah sebatang pohon. Ia membuka pintu mobil dan masuk, "Pak, kita pulang"
__ADS_1
"HEY!! AKU BELUM SELESAI NGOMONG!" Teriak Adira