Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter200


__ADS_3

Setelah menghabiskan makanannya, Vani mengambil minuman dan berjalan menuju kamarnya. Di dalam kamarnya, ia duduk di depan komputer dan menyalakannya, ("Hmm.. aku tadi jahat ya ke Kai?") Batinnya bertanya. Ia meraih handphonenya dan membukanya. Ia memesan beberapa makanan melalui aplikasi. Ia meletakkan handphonenya dan kembali fokus ke layar komputer, "Main sekali sebelum mandi" ucapnya


Di dalam game, seorang player dengan nickname CuteLine mengajak Vani bergabung dalam partyannya. Vani menerima undangannya dan player itu nampak menyalakan micnya


'hello, Vani. How are you?' sapa CuteLine


"Hai Line, i am fine. How about you?" Sapa balik Vani


'Van? can you hear me?' ucap CuteLine


['Van? kamu bisa mendengarku?']


Vani melihat mic miliknya yang belum ia nyalakan, "Njirr lupa" ucapnya. Ia segera menyalakan micnya, "Sorry sorry, I forgot to turn on my mic"


["Maap, aku lupa nyalain micnya"]


'lol, I thought you didn't want to talk to me' ucap CuteLine


['Njirr, kirain kamu nggak mau ngobrol sama aku']


"Ahahahaa.. not like that" ucap Vani sambil tertawa kecil, "I haven't seen you online in the game for a long time. what's up this time? free time again?"


["Aku nggak pernah liat kamu online. Ada apa sekarang? waktu luang lagi?"]


'my boss asked me to take a week off from work. I do not know why'


['bosku suruh aku cuti seminggu, nggak tau kenapa']


"did you do something wrong?" Tanya Vani


["Apa kamu lakuin kesalahan?"]

__ADS_1


'As far as I remember, I didn't do anything wrong' jawab CuteLine


['seingatku, aku nggak lakuin kesalahan apapun']


"Maybe your boss is paying attention to you. He knows that you need time off from work"


['kayaknya bosmu perhatian ke kamu. Dia tau kalau kamu butuh cuti']


'He care about me? impossible. I suspect that my position will be changed'


['dia peduli padaku? Nggak mungkin. Aku curiga posisiku bakal diganti']


"How do u know?"


'from his firm nature'


['dari sifat tegasnya']


["Keknya kamu tertekan bekerja di bawahnya, gimana kalau mengundurkan diri?"]


'no need, I can endure it. the salary here is quite big'


["Nggak perlu, masih bisa ditahan. Gaji di sini lumayan besar"]


"Lol, what is that"


'Ahaha.. you know, money is everything'


['ahaha... Kamu tau, uang adalah segalanya']


'drrt.. drtt..' Ditengah percakapannya dengan CuteLine. Handphone Vani berdering. Ia mengambil handphonenya dan melihat nomor asing meneleponnya

__ADS_1


"wait a minute, I got a call" ucap Vani. Ia menonaktifkan mic di komputernya


'ah.. it's okay' ucap CuteLine


'tutt..' Vani menerima panggilan telepon itu, "Hallo? Siapa ya?"


'Dengan kak Vani? Ini saya yang ngantar makanan. Saya sudah didepan rumah' ucap food delivery


"Oh iya! Tunggu! Jangan nyalain belnya! Aku ke bawah!" Ucap Vani. Ia segera bergegas pergi menuju pintu rumahnya


'Nah itu masalahnya, saya sudah terlanjur pencet belnya. Ini ada mas mas yang bukain' ucap food delivery


"Punyaku!" Seru Vani sembari berlari menuju pintu rumahnya. Ia melewati Kaituo dan mengambil pesanannya, "Thank you pak delivery" ucapnya


"Oh iya sama sama. Saya duluan" ucap food delivery


Vani menutup pintu rumahnya. Ia berbalik dan berhadapan dengan Kaituo. Ia mengangkat lebih tinggi sekantung makanan besar di tangannya, "Buat kamu"


"Apa.." ucap Kaituo terhenti


'ting.. tong..' Bel kembali berbunyi


"Iya?" Ucap Vani. Ia kembali membuka pintu rumahnya, "Kenapa lagi ya?"


"Hehe.. setelah saya cek ternyata pesanan ini juga ke alamat ini" ucap food delivery sembari memberikan sekantung plastik besar pada Vani, "Ya sudah, saya pamit lagi" Food delivery itu pergi dari rumah Vani


Vani terdiam sejenak sebelum ia menoleh ke arah Kaituo, "Kamu pesan juga?"


Kaituo mengangguk mengiyakannya


"ahaha... dua box besar. Kita makan besar malam ini" ucap Vani

__ADS_1


__ADS_2