Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter229


__ADS_3

Satu jam setengah lebih mengebut dengan mobilnya, Kim melambatkan laju mobilnya ketika melihat mobil yang tidak asing baginya terparkir di pinggir jalan. Ia melewati sembari mengamati mobil itu, "Platnya! Itu mobilku!!" Ucap Kim yakin. Ia terkejut hebat ketika melihat bagian depan mobil penyok parah, "Kecelakaan?!!" Tanyanya cemas


'BROOMMM' Rasa khawatirnya membuatnya melajukan mobilnya dengan cepat menuju kantor polisi


Sesampainya di kantor polisi, Kim keluar dari mobil dan berlari masuk ke dalam kantor polisi, "What happened to my younger sister and brother?!" Serunya panik. Orang orang di dalam kantor polisi terkejut dan menoleh serentak ke arahnya


"Hii" Sapa Vani tersenyum sembari melambaikan tangannya. Melihat Vani dan Kaituo baik-baik saja membuat Kim merasa sangat lega. Ia berjalan menghampiri mereka dan memeluk mereka berdua secara bersamaan, "Syukurlah kalian baik-baik aja" Ucapnya senang


"Apaan sih" Ucap Kaituo sembari melepaskan diri dari pelukan Kim


"Tenang aja kakak yang akan urus orang yang udah kalian tabrak" Ucap Kim


"Ngigo kau ya? Belum bangun?!" Tanya Kaituo


"Your younger sister and brother are lost in this area" Ucap salah satu polisi


["Adik perempuan dan laki-laki mu tersesat di daerah ini"]


"They didn't hit someone?" Tanya Kim


["Mereka nggak tabrak orang?"]


"They don't come here with a car" Jawab polisi


["Mereka kesini nggak bawa mobil"]


"Then why is the car dented?" Tanya Kim sembari menoleh ke arah Vani dan Kaituo


["Trus kenapa mobilnya penyok?"]


"um.. bensinnya habis, mobilnya kita tinggal di sana. kalau penyok mungkin tertabrak mobil lain, aku nggak tau" Jelas Kaituo ngeles

__ADS_1


"Huhh.. syukurlah kalau begitu" Ucap Kim lega. Ia menoleh ke arah polisi yang menemani mereka, "Thanks for helping them" Ucapnya


["Terimakasih sudah membantu mereka"]


"it's our duty" Ucap polisi itu


["Sudah kewajiban kami"]


"Then I will take them home" Ucap Kim


["kalau begitu saya akan membawa mereka pulang"]


"Be careful on the way" Ucap polisi


["hati hati di jalan"]


Kim, Vani dan Kaituo keluar dari kantor polisi dan masuk ke dalam mobil Kim


"Their older brother's face looks familiar, I think I've seen him somewhere" ucap polisi


"You don't know him?! he's Kim Osamu! The young CEO who is famous for his business skills! His face often appears on television and the internet" jelas polisi lainnya


["kau tidak tahu dia?! dia Kim Osamu! ceo muda yang terkenal dengan kemampuan berbisnisnya itu! wajahnya sering muncul di televisi maupun internet"]


"Don't you guys know? his orange-haired younger brother also just helped the police catch criminals by crashing his car into the car the criminals took away this morning" sambung polisi lain


["apa kalian tidak tahu? adik laki-lakinya yang berambut oren juga baru saja menolong polisi menangkap penjahat dengan menabrakkan mobilnya ke mobil yang dibawa kabur penjahat pagi tadi"]


"His family is full of great people"


["keluarganya berisi orang orang hebat"]

__ADS_1


Di dalam mobil,


'hachhu' Kaituo bersin


"Apa kau tadi pagi makan es?!" Tanya Kim


"Kok Khakim tau Kai makan es?!" Tanya Vani terkejut


"Dasar.. kalian nggak bisa jaga diri dengan baik, apa perlu kakak siapin bodyguard?" Ucap Kim


"Jangan jangan jangan!" Tolak Vani tegas, "oh ya Khakim, sepulang ini kita langsung berangkat ke tempat makan siangnya kan?" Sambungnya sembari menoleh ke arah Kim


"Mungkin akan terlambat, kita terlalu jauh dari rumah" Ucap Kim


"Kalian mau langsung kesana? Nggak mandi?!" Tanya Kaituo


"Kita pulang dulu, kau ikut kan?" Tanya balik Kim


"Nggak, aku ada urusan lain" Jawab Kaituo


Pukul 12.40, Mereka sampai di rumah Kim. Vani segera keluar dari mobil dan berlari menuju kamarnya. Ia memberitahu Caroline tentang keterlambatan kedatangannya nanti. Kaituo dan Kim berjalan bersama menuju kamar masing masing


"Kau beneran nggak ikut?" Tanya Kim


Kaituo menghentikan langkahnya di depan kamarnya dan menoleh ke arah Kim, "Nggak" Jawabnya sembari membuka pintu kamarnya. Ia masuk ke dalam kamarnya dan mendapati layar handphonenya menyala dan berdering. Ia langsung menghampirinya dan mengecek handphonenya, ("Unknown number? 20 panggilan tidak terjawab?!") Batinnya terkejut


'drrtt.. drttt..' Nomor asing itu kembali menghubunginya untuk kesekian kalinya


'tutt'


'Hallo Vani, you finally answered my call. How? Can i be your boyfriend right now?' Ucap seseorang dari telepon

__ADS_1


["Hai Vani, Kau akhirnya menjawab panggilanku. Bagaimana? Apa aku bisa jadi pacarmu sekarang?"]


'tutt' Kaituo langsung mengakhiri panggilan itu. Wajahnya terlihat cukup senang, 'Dasar, dia nggak beneran nambah temen' ucapnya lirih


__ADS_2