Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter222


__ADS_3

Vani langsung menurunkan pandangannya dan melihat baju yang ia kenakan, "ini baju yang kemarin" ucapnya teringat, "Bukannya aku ke negara A trus ke negara C trus ketemu Darren, Caroline, Khakim. Apa kemarin Khakim ngajak pulang, maksudnya pulang ke rumah di negara B?!" Ucapnya penasaran. Ia langsung bangkit dari kasurnya dan membuka pintu kamarnya untuk melihat situasi di luar kamarnya


"Njirr, beneran di rumah!" Ucapnya yakin. Ia berlari kecil menuruni anak tangga menuju lantai dasar, "Bibi! Bii.. hello" panggilnya sembari berjalan menuju arah dapur, ("Sepi amat, bibi ngga bikin sarapan apa?") Batinnya penasaran, "Bibi, bibi.. biiii" Vani terus berteriak memanggil pembantunya sembari berjalan menuju pintu ruangan pembantu


'cklekk' Pintu kamar Kim terbuka dan Kim terlihat keluar dari kamarnya. Langkah Vani terhenti dan ia langsung terdiam menoleh ke arah Kim


"Hoahh.. Kenapa jam segini udah bangun? Teriak teriak lagi" Tanya Kim dengan wajah mengantuk


"Jam segini?" Tanya Vani sembari menoleh ke arah jam di tembok lorong itu. Jam menunjuk pukul 04.30, ia tertawa dan kembali menoleh ke arah Kim "ahahaha.. pantesan bibi ngga bikin sarapan, masih jam segini ternyata" ucapnya, "Dah tidur lagi sana" ucap Kim sembari kembali masuk ke dalam kamarnya. ketika hendak menutup pintu, Vani menahannya "Tunggu!!" Seru Vani


"Apa lagi? Kakak baru tidur satu jam, semalem ada masalah dikantor, lembur sampai pagi" jelas Kim mengantuk


"Abis nganterin aku ke rumah, Khakim balik ke kantor negara C?" Tanya Vani


"Iya lah, kantor mana lagi emang? Hoahh" ucap Kim lesu, "eh?" Sambungnya tersadar sembari menoleh ke arah Vani


"Eh?" Tanya Vani. Mereka berdua hening sejenak


"Jangan ganggu kakak, kakak mau tidur sampai siang" ucap Kim


"Lah!!" Ucap Vani terkejut ketika ia menyadari sesuatu, "siang ini kan kita mau ketemu temenku!! Kok Khakim bawa aku pulang ke rumah si?! Trus kita makan siangnya gimana?!"


"Kamu udah kirim alamatnya ke temenmu kan?" Tanya Kim


"Belom" Jawab Vani


"Gimana kamu ini, masa mau ngajakin orang makan siang dadakan" ucap Kim


"Iya juga! Aku kirim sekarang!" Ucap Vani bersemangat. Ia langsung berlari kembali ke kamarnya untuk mengirimkan alamat restoran tempat mereka akan bertemu. Setelah mengirimkan chat pada Caroline, ia tidak sengaja melihat lokasi dari widget yang terpasang di layar handphonenya, "Yang bener aja?! Negara C?!!" Ucapnya terkejut. Ia melempar handphonenya ke kasur dan berlari keluar dari rumah


Di pagi hari buta, dengan langit yang masih gelap. Vani terkejut hebat melihat lingkungan sekitar rumahnya yang berbeda dari yang ada di ingatannya, "HEHHH?!!!" Teriaknya terkejut. Ia berlari menuju jalanan di depan rumahnya tanpa menggunakan alas kaki, "Rumahku pindah tempat?! Kompleks perumahan mana ini?!" Tanyanya penasaran. Ia menoleh ke ujung kompleks perumahan itu, "Rumah Evano ngga ada!!"


"Heh?! Rumahku kok disini?! Seriusan?! Kapan pindahnya?! Siapa yang gotong kesini?!" Ucapnya penasaran


"Ngga mungkin pindah sih! Khakim bikin kloningan rumah fiks!" Ucapnya senang, ("Mobilku ada ngga ya") batinnya penasaran. Ia berlari menuju garasi dan membuka pintu garasi lebar lebar. Ia membuka kotak kunci dan menemukan kunci yang sama dengan merk mobilnya


Ia menekan tombol untuk menaikkan mobilnya dari garasi bawah. Saat mobil sport yang sama persis dengan miliknya muncul di garasi, Vani langsung menghampirinya dan masuk ke dalam mobil untuk mencobanya, "Gilaa!! Mobil baru! sama persis dong!! Plat doang beda. Khakim niat banget siapin semuanya!!" Ucap Vani senang. Vani menyalakan mesin mobil dan memanasinya,"BROOMM!! Broommmm broommm.." ia memainkan gasnya berkali kali


Suara mesin mobil sport yang cukup kencang dan nyaring membuat beberapa tetangga di sekitar rumahnya merasa terganggu dan datang ke rumahnya, "Hey, you! Get out of the car!" Seru tetangga


["Hei kamu! Keluar dari mobil!"]

__ADS_1


"BROOMMMM.." Vani tidak mendengarnya dan masih saja memainkan gasnya


"that person didn't hear it" ucap tetangga lain


["Orang itu tidak mendengarnya"]


"I will be there" ucap tetangga lainnya. Ia menerobos masuk ke halaman rumah Vani dan menghampiri garasi


'tok.. tok tok!!'


"get out of there!" Seru tetangga itu sembari mengetuk kaca jendela mobil


["Keluar dari sana!"]


"WAAA!!!" Teriak Vani terkejut ketika melihat seseorang berdiri di samping pintu mobil. Tetangga itu membuka paksa pintu mobil dan mematikan mesin mobil. Vani sedikit terkejut dengan tindakan itu, "what are you doing?!" Tanya Vani sembari menoleh ke arah tetangga itu


["Apa yang kamu lakukan?!"]


"Do you know what time it is?!" Tanya balik tetangga itu


["Kamu tahu jam berapa sekarang?!"]


["Mungkin sekitar jam lima"]


"You know it! Why are you making noise so early?!"


["Kamu tahu itu! Kenapa kamu membuat kebisingan sepagi ini?!"]


Kim dan Kaituo tiba tiba muncul dari pintu dalam garasi "oh, sorry for the noise she's made. She was too excited about her new car, so.." ucap Kim sembari menaikkan kedua pundaknya


["Maaf atas kebisingan yang sudah dia buat. Dia terlalu bersemangat dengan mobil barunya, jadi.."]


"Huh.. Never do that again!" Ucap tetangga itu


["Huh.. jangan pernah lakukan lagi!"]


"Vani, quickly apologize" ucap Kim


["Vani, cepat minta maaf"]


"I am so sorry" ucap Vani menurut

__ADS_1


"Hmm.. okay" ucap tetangga itu, "Your car tastes pretty good" sambungnya


["Selera mobilmu cukup bagus"]


"Thanks, I can lend you this car if you want" Ucap Kim


["Terimakasih, aku bisa meminjamkannya padamu kalau kamu mau"]


"Hahaha.. no no, I can't drive" tolak tetangga itu


["Tidak tidak, aku tidak bisa menyetir"]


"Tinggal puter puter stir, injak gas masa ga bisa, lemah amat" ucap Vani


"what did she just say?" Tanya tetangga itu


["Apa yang dia katakan barusan?"]


"Oh, ahaha.. She offered to drive it for you" ucap Kim dengan tawa kecil


["Dia menawarkan diri untuk menyetirkannya untukmu"]


"yo, you still look young. Do you have a license to drive?" Tanya tetangga itu


["Yow, kamu terlihat masih muda. Kamu punya sim?"]


"I will have it soon" jawab Vani


["Aku akan segera mempunyainya"]


"Hey! are you done there?" Seru tetangga lain yang menunggu di luar rumah


["Hey! Apa kamu sudah selesai disana?"]


"I will explain it to him. See you" ucap tetangga itu sembari berjalan pergi meninggalkan rumah Vani


["Aku akan menjelaskannya padanya, sampai jumpa"]


"Hahhh.. apa yang kamu lakukan sepagi ini?" Tanya Kim sembari menghela nafas


"Aku cuma penasaran hehe" ucap Vani dengan tawa kecil

__ADS_1


__ADS_2