Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter118


__ADS_3

Di tengah perjalanan, perhatian Kim teralihkan pada seseorang yang sepertinya ia kenal tengah berjalan di trotoar daerah itu. Ia melewatinya dan menoleh untuk memastikan kebenarannya


'citt..' Mobilnya terhenti tepat di pinggiran jalan samping orang itu berjalan, "Agnes" panggil Kim. Orang itu menoleh ke arahnya dan sepertinya sedikit terkejut, "Kak Kim!" Ucap Agnes


"Ngapain disini?" tanya Kim, "Kamu bareng Vani?"


"Nggak ada Vani. Tunggu, aku yang harusnya nanya, kenapa kakak disini?"


"Cuma lewat dan kebetulan lihat kamu. Kamu sendiri?"


"Oh.. enggak, aku sama temenku" ucap Agnes. Ia menoleh ke arah Jack yang sedang duduk di sebuah kursi sembari fokus dengan handphonenya. Ia menunjuk ke arah Jack, "Itu temenku"


"Oo"


"Cuma oo?" Tanya Agnes


"Kamu beli es cream cuma satu? Gimana sama temanmu?"


"Tadi dia mau beliin, tapi kan katanya dia nggak suka ice cream, jadi aku suruh dia nunggu disana trus aku beli sendiri"


"Oo.. Dia pacarmu ya?"


"Belum kok"


"Belum ya?"


"Ah.. bukan, tapi iya sih. Dia belum tembak aku"


"Ciee" goda Kim


"ih kakak jangan gitu, ntar aku salting gimana coba"


"Coba panggil dia kesini"

__ADS_1


"Emang kenapa?"


"Panggil aja"


"Hmm" gumam Agnes. Ia menoleh ke arah Jack, "Jack, oii Jack! kesini!" Seru Agnes


"Jack?" Tanya Kim terkejut, "Jack Yagami?"


Agnes kembali menoleh ke arah Kim, "Kakak kenal Jack?"


"Oh enggak, kayaknya dia juga temannya Vani"


"Emang iya kan" ucap Agnes


Jack yang menyadari panggilan Agnes menyimpan handphonenya dan berdiri dari duduknya, ("Siapa cowok di mobil itu?") batinnya penasaran. Ia berlari kecil menghampiri Agnes. Saat melihat orang di dalam mobil, kedua mata Jack mengembang terkejut, "Hah!"


Kim dan Agnes menoleh bersamaan ke arahnya, "Apa aku nyeremin?" Tanya Kim


"Iya, kenapa kaget?" Sambung Agnes


"Jangan panggil presdir" ucap Kim, "Emangnya kau bawahanku apa"


("apa dia nggak mengenaliku saat rapat dulu?") Batin Jack, "Oh.. maaf om"


"Om?!" Tanya Kim terkejut


"Bhaks.. aahahhaaa, om kim" ucap Agnes sambil tertawa


"Agnes, kenapa kamu ketawain kakak? Apa kakak terlihat setua itu?" Tanya Kim


"Sadar kan dah tua? Cari pacar kek, umur kakak kan dah masuk usia nikah tau" ucap Agnes


"Dua puluh enam tahun masih terlalu dini buat nikah"

__ADS_1


"Dini dini apanya coba?"


"Terserah kamu. Kakak nggak bisa lama lama berhenti disini" ucap Kim, "Kesini deketan lagi"


Agnes berjalan mendekat ke mobil. Kim mengeluarkan tangannya dari jendela dan mengusap usap rambutnya, "Adik pintar" ucap Kim senang


Agnes tersipu malu, "iiih.. apaan sih, ga jelas kak Kim" ucapnya sembari mundur menjaga jarak


"Ahahaha.." kim tertawa kecil. Ia mengalihkan pandangannya ke arah Jack, "Kau Jack kan? Sini, ada yang ingin ku katakan" Jack berjalan mendekat ke mobil


"Kamu tinggi, nunduk dikit" ucap Kim. Jack menurutinya. Kim menaruh tangan kanannya di atas kepala Jack dan mengusap usapnya dengan kasar, "Jaga Agnes, oke!" Ia kembali menarik masuk tangannya


"Aw.." ucap Jack sembari mengusap lembut rambutnya sendiri


"Kakak ada dendam ya sama Jack, kasar amat" ucap Agnes


"Dah.. kakak pergi. Bye kalian" ucap Kim cuek. Ia menaikkan kaca jendela mobilnya


"Yee.. dikacangin" ucap Agnes dengan ekspresi datar. Ia menoleh ke arah Jack, "Maafin dia ya, sifatnya agak mirip Vani. Suka bikin orang kesel"


"Nggak masalah, rambutku cuma ketarik dikit" ucap Jack


Di dalam mobil, Kim mengeluarkan sebuah kantung kecil dan memasukkan beberapa helai rambut Jack yang berhasil ia tarik ke dalamnya. Ia menyimpannya ke dalam saku jasnya


'broomm..' Kim menginjak pedal gas dan mobilnya melaju pergi dari tempat itu. Ia memasang handsfree headset di telinga kirinya dan menghubungi seseorang


'tutt..'


'hallo presdir Kim, ada yang bisa saya bantu?' ucap seseorang dari telepon


"Sekarang saya sedang di perjalanan ke bandara. siapkan pesawat sekarang juga, saya harus pergi ke negara A" ucap Kim


'baik Presdir, segera di siapkan. apa ada hal lain yang ingin disampaikan?'

__ADS_1


"cukup" ucap Kim sembari mengakhiri panggilannya. Ia melepas headsetnya dan kembali fokus mengendarai mobilnya


__ADS_2