
"Kamu mau makan? Mau minum apa?" Tawar Vani
"Aku udah sarapan tadi, nggak perlu" Ucap Ray
"Humm.. tunggu" Ucap Vani sembari mundur membuat jarak dengan Ray. Ia mengamati perubahan pada tubuh Ray, "Ray tubuhmu makin bugar, ototmu juga. Kamu magang sambil nge-gym ya?" Tanyanya
"Kamu menyadarinya? Aku juga latih otot perutku, kamu mau lihat hasilnya?" Tanya balik Ray
"Boleh?" Tanya Vani senang
"Kamu juga bisa menyentuhnya" Ucap Ray
'blush' Wajah Vani menjadi merah seketika, "Ngga jadi ngga jadi!" Tolak Vani malu
"Ahaha.. pipimu jadi merah" Tawa Ray senang
Vani tersenyum senang dan kembali duduk di samping Ray. Ia menyandarkan kepalanya di pundak Ray, "Jadi.. Gimana magangnya? Apa seru? Kamu magang di mana?" Tanyanya penasaran
"Oh iya! Aku mau ajak kamu ke mall abis ini, kamu mau?" Tanya balik Ray mengganti topik pembicaraan
Vani meluruskan tubuhnya dan menoleh ke arah Ray, "Kamu kesini mau ngajakin aku jalan jalan ke mall?" Tanyanya senang, "kamu ingat ngga besok hari apa?" Sambungnya bersemangat
"Umm.. Senin kan besok?" Tanya balik Ray sembari tersenyum. Ekspresi senang Vani memudar begitu saja, "Tcih" gumamnya sembari memalingkan pandangannya
Ray memegang dagu Vani dan menolehkannya perlahan ke arahnya, "Bercanda sayang, besok kan hari ulang tahunmu. Gimana bisa aku lupa" Ucapnya lembut
"Hehe" Tawa Vani senang sembari menggenggam tangan Ray
"Mau berangkat sekarang?" Tawar Ray
"Aku perlu ganti baju ngga?" Tanya Vani
"Kalau kamu nyaman, nggak perlu ganti" Jawab Ray
__ADS_1
"Kalau gitu aku ke atas ambil dompetku" Ucap Vani sembari berdiri dari duduknya. Ray menahan tangannya, "Hari ini semua di aku" ucapnya sembari tersenyum
"Deal! Kalau gitu aku bawa mobil!" Ucap Vani bersemangat
"Tapi.. kecepatan maksimal cuma boleh lima puluh" Ucap Ray
"Maksimal tiga ratus!" Ucap Vani bersemangat
"Kita mau ke mall apa mau ke akhirat" Ucap Ray dengan ekspresi cemas
"Tenang aja, ngga bakal nabrak. Emang kapan aku pernah nabrak?" Ucap Vani bangga
"Iya.. nggak pernah sekali pun, enggak nabrak" Ucap Ray dengan senyuman palsu. Vani mengerutkan bibirnya, "Kamu engga percaya sama aku?" Tanyanya sedih
"Ya udah, lima puluh satu" Ucap Ray mengalah
"Ahaha.. emang nambah satu km ada di speedometer?" Tawa kecil Vani
Ray memasang ekspresi sedihnya, "Kamu pengen banget ya ngebut? Kamu nggak betah ya lama lama di mobil sama aku? Pengen aku cepet turun?" Tanyanya
"Ahahaha.. bisa bisa belakang mobil ramai klakson" Tawa Ray senang
"Ahahaha"
"Van" Panggil Kaituo yang tiba tiba sudah berada di ruang tamu dengan kursi rodanya. Ray dan Vani langsung menoleh ke arahnya
"Kenapa keluar Kai? bosen di kamar?" Tanya Vani
"kamu keluar kamarku kelamaan, aku cari kamu" Ucap Kaituo dengan tatapan tidak senang tertuju pada Ray
"Oh.. Ray kesini mau ajak aku jalan jalan ke mall, dia baru aja balik dari magang. Jack juga pulang, kamu udah ketemu dia?" Ucap Vani
"Belum" Jawab Kaituo singkat. Ia menoleh ke arah Vani, "Hpmu masih di kamarku, kamu harus selalu bawa hp kemana pun kamu pergi" Sambungnya
__ADS_1
"Kalau gitu aku ambil dulu, tunggu ya Ray" Ucap Vani. Ia berlari menuju kamar Kaituo untuk mengambil handphonenya
"Kakimu.. kenapa?" Tanya Ray memulai obrolan
"Kecelakaan" Jawab Kaituo singkat
"Kapan?"
"Bukan urusanmu" Ucap Kaituo sembari memutar kursi rodanya, "Kau.. jaga dia baik baik" Sambungnya sembari menjalankan kursi rodanya pergi dari ruang tamu
"Pasti!" Seru Ray
Di lorong rumah, Kaituo berpapasan dengan Vani yang baru saja dari kamarnya, "Nggak ngobrol sama Ray?" Tanya Vani
"Aku mau cek Jack" Jawab Kaituo
"Suruh dia temenin kamu dulu, aku duluan Kai" Ucap Vani senang sembari berjalan melewati Kaituo. Kaituo meraih lengan tangan Vani dan menahannya. Vani menoleh ke arah Kaituo, "kenapa? Kamu mau ikut juga?" Tanyanya
"Oh.. Enggak" Ucap Kaituo sembari melepaskan genggaman tangannya
Melihat ekspresi sedih Kaituo, Vani menekuk kakinya dan jongkok di depan kursi roda tempat Kaituo duduk. Ia tersenyum dan menggenggam tangan Kaituo, "Aku tau kamu pasti sedih gegara kakimu begini, kamu jadi ngga bisa bebas kayak dulu. Aku janji pas kakimu sembuh, aku ajak kamu keliling mall deh, gimana?" Ucapnya
"Apaan sih, siapa yang sedih gara gara nggak ikut ke mall?" Ucap Kaituo sembari menepis tangan Vani
"Trus?" Tanya Vani bingung
Kaituo memalingkan pandangannya, "Aku cuma mau kamu bawain makanan pas pulang" Ucapnya
"Cuma itu?" Tanya Vani
"Iya!"
"Um.. tapi kayaknya aku pulang maleman deh" Ucap Vani
__ADS_1
"Nggak usah pulang sekalian! Udah sana pergi!" Usir Kaituo