Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter61


__ADS_3

Di belakang Villa, Vani melihat anak anak lain sudah berkumpul dengan di pandu seorang pembina. Ia langsung meminta maaf dan bergabung ke barisan


"You're not with your deputy? Where is he?" Tanya pembina


["Kamu tidak bersama wakilmu? Dimana dia?"]


"I am here" Saut Evano. Ia langsung membungkukkan badannya pada pembina, "sorry for my delay"


["Maaf atas keterlambatan saya"]


"okay, get into line" Ucap pembina


["Oke, masuk ke barisan"]


Evano menurutinya dan berbaris di belakang Vani


"Because everyone has gathered"


["Karena semua sudah berkumpul"]


"I will divide you into teams of three people, I will take your names at random"


["Aku akan membagi kalian tiga orang pertim, aku akan ambil nama kalian secara acak"]


"okay, I started" ia memasukkan tangannya ke dalam kotak undian nama dan mengambil tiga kertas, "First team, Awani, Criss and Rachel"


["Tim pertama, Awani, Criss dan Rachel"]


("Awani langsung kepanggil, sama murid negara C semua lagi. M*mpuss, gimana kalian komunikasi wkwk") Batin Vani senang


Pembagian tim terus berlanjut, hingga, "Team fifteenth, Evano, Kim and one more.. Osamu"

__ADS_1


["Tim ke lima belas, Evano, Kim dan satunya lagi.. Osamu"]


("Kim Osamu? Kakakku ikut?") Batin Vani sembari menoleh ke sana kemari


Hanya terlihat dua orang yang bergabung menjadi tim, pembina memutuskan untuk menanyakan keberadaan satu orang lainnya, "Where's Osamu? Vani Osamu"


"Eh? Aku?" Ucapnya bingung. Ia mengangkat satu tangannya. "me sir" Ia segera bergabung dengan timnya, ("Yahh.. kejamnya takdir, lagi marahan kenapa jadi satu tim sih. Bikin nggak enak aja") batinnya. Ia menoleh ke arah anggota tim lainnya


"Hi" sapa anak itu dengan senyuman di wajahnya


"Heh? Darren?!" Tanya Vani terkejut, "why are you here?!"


["Kenapa kamu disini?!"]


"Aku Kim Darren" Ucap Darren sambil tersenyum, "Looks like your brother's name right?"


["Seperti nama kakakmu kan?"]


"Oh, i see" Ucap Vani


"Wow, looks like this is fate. you two can be together in one team" Ucap Darren


["Wah, sepertinya takdir. Kalian berdua bisa jadi satu tim"]


Vani sedikit melirik ke arah Evano, "Tcihh.." Pandangannya kembali tertuju pada Darren, "Em Darren, can we talk in my language?"


["Em Darren, kita bisa ngobrol dengan bahasaku?"]


"Tentu saja, kenapa tidak" Ucap Darren


"Nice" ucap Vani, "Oh ya, tugas kita malam ini apa?"

__ADS_1


"Kamu belum tau tugasnya?" Tanya Darren


"Nggak ada yang mau kasih tau aku" Ucap Vani sembari melirik ke arah Evano. Evano tampak tidak tertarik dengan obrolan mereka berdua


"Aku akan memberitahukan semuanya kepadamu. Kita akan menjadi hantu yang menakuti orang orang di sepanjang perjalanan malam" Jelas Darren


"Jadi hantu, kamu mau?" Tanya Vani


"Tentu saja, menakuti orang orang sepertinya mengasyikkan"


"Oh.. gitu ya. Kalau mau jadi hantu, berarti kamu siap mati dong?" Ucap Vani


"Tentu sa.." Ucap Darren terhenti. Ia menoleh ke arah Vani, "Tidak tidak, saya tidak akan mati. Ini hanya menjadi hantu tipuan saja"


"Bhakss.. ahahhaaa" Vani tertawa senang mendengar jawaban dari Darren


"Kenapa kamu tertawa? Kamu mengejek pengucapan ku yang salah lagi ya"


"Hehe maaf, sengaja" Ucap Vani


"sengaja?" Tanya Darren tertegun


"Ahahaahaaa"


"okay, everyone has got a team"


["Oke, semua sudah dapat tim"]


"You can choose a mask that you think is scary and use it to start the action"


["Kalian bisa pilih topeng yang seram dan pakai untuk mulai beraksi"]

__ADS_1


"Good luck!" Ucap pembina. Ia pergi kembali ke Villa meninggalkan mereka semua


__ADS_2