Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter204


__ADS_3

"Silahkan lewat sini tuan Kaituo dan nona Vani, saya sudah menyiapkan mobil di depan" ucap Hide


Kaituo menoleh ke arah Vani, "Kamu mau kemana dulu?" Tanyanya


"Ke rumah kakek?" Tanya balik Vani


"Oke. Hide kita ke kediaman Osamu" ucap Kaituo


"Baik tuan, mari" ucap Hide mempersilahkan. Mereka berdua mengikuti Hide menuju mobil yang sudah di persiapkan. Mobil itu melaju menuju kediaman keluarga Osamu


Beberapa menit di perjalanan, mereka sampai di kediaman keluarga Osamu. Vani dan Kaituo keluar dari mobil, "Apa saya perlu ikut masuk ke dalam?" Tanya Hide


"Nggak perlu, tunggu sini" jawab Kaituo


"Baiklah tuan Kaituo"


"Kenapa nggak masuk aja Kak Hide?" Tanya Vani


"Tidak perlu nona, saya akan menunggu di sini" jawab Hide sembari tersenyum


"Em.. ya udah" ucap Vani, "Ayo Kai" ajaknya. Mereka berdua masuk ke dalam rumah. Para pelayan yang menyadari kedatangan mereka langsung berpencar memberitahukannya pada orang rumah dan sebagian menyambut mereka


"Selamat datang nona Vani, tuan Kaituo" sambut para pelayan


"Kakek sama nenek ada?" Tanya Vani


"Wah wah.. cucuku" ucap Kakek Osamu sembari berjalan menghampiri mereka. Vani dan Kaituo langsung menoleh ke arahnya, "Kakek!" Panggil Vani senang. Ia berlari menghampirinya dan memeluknya


"Uhuk.. uhuk.. pelan pelan" ucap Kakek Osamu senang


Vani melepaskan pelukannya dan tertawa kecil, "Ahahaha.. kakek masih aja tua" ucapnya


"Hahaha.. dasar cucu nakal" ucap Kakek Osamu


("Nggak ngerti lagi aku, akhir akhir ini omongannya ngaco") batin Kaituo heran

__ADS_1


"Nak Kaituo, kemari kemari. Kamu tidak merindukan kakek?" Ucap Kakek Osamu


"Tentu saya sangat merindukan kakek" ucap Kaituo sembari berjalan menghampiri Kakek Osamu dan memeluknya


"hahaha.. senang sekali melihat kalian datang kemari. Syukurlah, Kalian tumbuh dengan baik" ucap Kakek Osamu


"Nenek mana Kek?" Tanya Vani


"Ayo ayo, nenek kalian pasti senang melihat kalian datang. Tadi saat nak Kim datang, dia terlihat begitu senang" ucap Kakek Osamu sembari berjalan. Vani dan Kaituo mengikuti di belakangnya


"Khakim kesini juga?" Tanya Vani terkejut


Kakek Osamu tiba tiba menghentikan langkahnya dan berbalik, "Eh.. kalian tidak berencana datang di hari yang sama?" Tanyanya


"Tidak ada, kami tidak menghubungi Kim sebelumnya" jawab Kaituo


"Sepertinya kalian merindukan orang tua kalian. Hari ini hari ulang tahun mendiang ibu kalian. Setiap ayah, ibu kalian ulang tahun dan di hari peringatan kematian mereka, nak Kim selalu datang kemari untuk mengunjungi makam" ucap Kakek Osamu


Vani menurunkan pandangannya, ia tiba-tiba terlihat murung, ("Hari ini ulang tahun mama? Tapi aku ngga tahu apa apa? Aku emang anak yang ngga baik ya, aku bahkan ngga bisa ingat tanggal ulang tahun mereka") batin Vani


"Ga ada" ucap Vani sembari menggeleng-gelengkan kepalanya


"Ayo temui nenekmu" ajak Kaituo. Vani mengangguk kecil dan mereka bertiga kembali berjalan menuju ruangan tempat di mana Nenek Osamu berada


"Nenek!" Panggil Vani bersemangat


"Aa.. cucuku, kemarilah. Kapan kamu tiba" ucap Nenek Osamu. Vani menghampirinya dan memeluknya, "Barusan aja" jawab Vani


"Kenapa tidak mengabari dulu sebelum datang. Kalian kakak adik sama saja, selalu datang tiba tiba" ucap Nenek Osamu


"Kan surprise Nek" ucap Vani sembari tersenyum


"Hahaha dasar" tawa Nenek Osamu senang. Ia melihat Kaituo yang berdiri menjaga jarak dari mereka, "Nak Kaituo kan, kemari. Kenapa berdiri jauh begitu" ucapnya


"Bagaimana kabar Nenek?" Tanya Kaituo sembari berjalan mendekat

__ADS_1


Nenek Osamu menepuk-nepuk pundak Kaituo, "kabar baik. Wah.. tubuhmu hampir terlihat sama seperti nak Kim. Kamu tumbuh dengan cepat" ucapnya


"Benar, kami dirawat dengan baik oleh bibi di negara B" ucap Kaituo


"Nenek sepertinya harus berterima kasih padanya lain waktu" ucap Nenek Osamu


"Ehem.." gumam Kakek Osamu. Nenek Osamu, Vani dan Kaituo langsung menoleh ke arahnya, "Kakek sudah suruh pelayan menyiapkan makanan, ayo makan siang bersama" ajaknya


"Dengan senang hati" ucap Kaituo


"Ayo kita makan, kalian pasti lapar" ucap Nenek Osamu


"Iya nek" ucap Vani. Mereka berempat pergi menuju ruang makan untuk makan siang bersama. Vani dan Kaituo menikmati makan siang mereka sembari berbincang santai dengan Kakek dan Nenek Osamu. Selesai makan, Vani berdiri dari duduknya, "Kakek, Nenek. Aku ngga bisa lama lama disini, abis ini aku pergi ke makam trus langsung ke negara C buat ketemu Khakim" ucap Vani


("Negara C?") Batin Kaituo terkejut


"Apa tidak bisa menginap dahulu?" Tanya Nenek Osamu yang sedikit kecewa


"Hahaha.. tidak masalah, kalian bisa pergi dan pulang sesuka hati kalian. Berhati hatilah di perjalanan" ucap Kakek Osamu


"Terimakasih atas pengertiannya" ucap Kaituo


"Nenek akan merindukan kalian, sering seringlah berkunjung kemari" ucap Nenek Osamu. Vani menghampirinya dan memberikan pelukan perpisahan, "Aku juga bakalan kangen nenek" ucap Vani. Ia melepaskan pelukannya dan berganti memeluk kakeknya, "Kakek juga" sambungnya


"Kalau begitu kami berdua mohon pamit" ucap Kaituo sopan


"Tolong jaga nak Vani ya nak Kaituo" ucap kakek Osamu


"Tentu saja" ucap Kaituo


"Bye bye kakek, bye bye nenek" ucap Vani sembari melambaikan tangannya. Ia dan Kaituo keluar dari kediaman keluarga Osamu. Mereka berdua berjalan menuju mobil Hide yang sudah pindah posisi menjadi di parkiran


'tok.. tok' Kaituo mengetuk kaca mobil Hide


"Tuan Kaituo" ucap Hide terkejut. Ia langsung menurunkan kaca mobilnya

__ADS_1


__ADS_2