Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter240


__ADS_3

Melihatnya, Darren ikut merasa malu. Ia meninggalkan makanannya dan meneguk minuman. Ia segera menghampiri mereka berdua dan menarik Vani mundur menjauh dari Kaituo, "Vani, aku yang akan melakukannya" Ucapnya


Vani menyipitkan matanya dan melirik ke arah Kaituo, "Tcih.. lebay, responsmu berlebihan" Ucapnya


"Apa kau bilang?!" Tanya Kaituo ngegas, "Harga diriku..." Sambungnya terhenti, "Ahahaha.. Cukup kalian berdua" Saut Darren sembari merangkul tangan Kaituo, "Ayo Kaituo" ajaknya dengan senyum canggung di wajahnya. Ia membantu Kaituo berjalan menuju toilet


Vani memungut pispot di ujung ruangan dan mengembalikannya ke tempat semula, 'Padahal aku pen tau cara pake alat itu' ucapnya lirih, "Hahhh.. dasar Kai" Ucap Vani sembari menghela nafas panjang. Ia berbaring di atas ranjang pasien, "Dah lama aku ngga tidur di ranjang kek gini" Ucapnya tertarik. Ia menarik selimut dan menutup matanya untuk tidur


Saat keluar dari toilet, Kaituo dan Darren terdiam ketika melihat Vani tertidur di ranjang, "em.. Aku akan membangunkan Vani" Ucap Darren


"Nggak, jangan. Aku tidur di sofa" Ucap Kaituo


"Tapi.. kakimu" Ucap Darren khawatir

__ADS_1


"Cerewet! Cepat bawa aku ke sofa, aku nggak bisa berdiri terlalu lama" Ucap Kaituo


"Oh.. iya" Ucap Darren menurut. Ia membantu Kaituo berjalan ke sofa dan membantunya duduk dengan penuh ke hati-hatian


"Kau bisa pulang" Ucap Kaituo cuek


"Vani sedang tidur, sebaiknya aku menemanimu di sini. Siapa tau kau butuh ke toilet lagi atau butuh sesuatu nanti malam, aku bisa tidur di sofa satunya. Aku akan siap siaga semalaman, aku boleh melakukannya kan?" Ucap Darren bersungguh sungguh


"Hmm.. Terserah kau aja" Ucap Kaituo mengalah


Selang beberapa saat, Darren kembali membawa dua bantal dan dua selimut tebal di pelukannya. Ia memberikannya pada Kaituo dan menata bagiannya di sofa lainnya. Mereka berdua berbaring di sofa dan terdiam senyap dengan mata yang belum mengantuk. Darren menolehkan kepalanya ke arah Kaituo, "Em.. Kaituo, boleh aku bertanya sesuatu?" Tanyanya


"Apa" Balas Kaituo tanpa menoleh ke arah Darren

__ADS_1


"Apa ada kerabatmu yang akan menjengukmu nanti atau besok?" Tanya Darren


"Nggak akan ada, aku nggak kasih tau siapa pun tentang keadaanku. Aku nggak mau buat mereka cemas" Jawab Kaituo


"Orang tuamu juga tidak tahu?" Tanya Darren


"Hmm" Gumam Kaituo


Darren tersenyum senang, "Kau benar benar orang yang baik, bisa kah aku menjadi temanmu?" Ucapnya


"Hah??" Tanya Kaituo bingung sembari menoleh ke arah Darren, Darren menatap mata Kaituo dengan ekspresi sedihnya, "Kau menolakku?" Tanyanya


"Nggak masalah tambah satu teman" Jawab Kaituo sembari memalingkan pandangannya

__ADS_1


"Yess" Ucap Darren senang


("Apa apaan responsnya, kek cewek aja") batin Kaituo resah. Mereka berdua kembali terdiam sesaat, "Namamu Darren kan? tolong ambilin aku minum, tenggorokanku kering" Ucap Kaituo. Namun Darren tidak meresponsnya sama sekali, "Denger nggak sih?!" Sambung Kaituo sembari menoleh ke arah Darren, "Ya elah tidur, siapa tadi yang ngomong siap siaga semaleman" Ucap Kaituo dengan ekspresi datar


__ADS_2