Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter251


__ADS_3

Setelah makan siang bersama dan menyelesaikan belanja kebutuhan kebutuhan untuk panti asuhan. Vani dan Ray memutuskan untuk berpisah dengan anak anak panti asuhan


"Terima kasih sebanyak banyaknya nak Vani atas traktirannya yang sangat sangat banyak ini" Ucap salah satu pengasuh terharu sembari menjabat tangan Vani


"Udah kewajiban sesama manusia buat saling tolong menolong" Ucap Vani sembari tersenyum


"Ayo.. bilang apa anak anak?" Ucap pengasuh lainnya


"Terima kasih kakak Vani, terima kasih kakak Ray!!" Seru serentak anak anak panti


"Sama sama semuanya" Ucap Vani ramah, "oh ya, ini nomor kakakku. Kalau minat kalian bisa telpon dia trus bilang kalau Vani yang kasih nomornya, bilang kalau aku mau mendanai panti asuhan ini tiap bulannya" Sambung Vani sembari menyerahkan sebuah catatan pada salah satu pengasuh


"Ya ampun nak Vani, saya tidak tahu harus membalas bagaimana. Semoga semua kebaikan nak Vani di balas sama yang di atas" Ucap pengasuh terharu


"Makasih juga doanya" Ucap Vani, "Satu lagi, aku udah sewain minibus di bawah. Sopirnya itu yang lagi duduk di kursi sendirian" sambungnya sembari menunjuk ke arah seorang supir sewaan Vani, "Nanti bilang aja dari panti asuhan trus kasih alamatnya, nanti dia yang antar kalian pulang" Ucap Vani, "Oh, buat belanjaan kalian, nanti di antar ke panti langsung. Tungguin aja" Sambungnya


"Terima kasih nak Vani" Ucap pengasuh


"Kalau gitu, kita mau duluan pergi" Ucap Vani


"Iya, hati hati di jalan nak Vani dan nak Ray" Ucap pengasuh


"Bye bye" Ucap Vani sembari melambaikan tangannya


"Bye bye kakak!!" Seru anak anak panti sembari melambaikan tangan mereka. Vani dan Ray berjalan pergi meninggalkan tempat itu. Ray hanya terdiam sembari menggandeng tangan Vani


"Ray" Panggil Vani

__ADS_1


"Hm?" Gumam Ray


"Kok kamu diem terus dari tadi" Ucap Vani


Ray tersenyum dan menoleh ke arah Vani, "Aku cuma nggak bisa berkata kata, punya kamu yang sebaik ini" Ucapnya


"Hehe.. pacar siapa dulu dongg" Ucap Vani senang. Ray menatap kedua mata Vani, "Kok matamu redup gitu? Kamu nggak seneng ya bantu mereka?" Ucapnya


"Seneng kok seneng banget malah!" Ucap Vani, "mataku paling cuma capek gegara begadang tadi malam" sambungnya


"Kamu masih begadang?" Tanya Ray dengan ekspresi tidak senang


"Kalau iya kenapa?" Tanya balik Vani


Saat itu, pandangan Ray teralihkan pada notifikasi terbaru dari handphonenya, "Aku harus pergi sekarang" Ucapnya tanpa menoleh ke arah Vani


"Enggak, ada sesuatu yang harus aku urus secepatnya" Jawab Ray sembari menoleh ke arah Vani


"Mau ku anterin?" Tawar Vani


"Nggak perlu, kamu pulang aja" Ucap Ray


"Oh.. Oke, bye bye"


Dengan berat hati, Ray berjalan pergi meninggalkan Vani. Beberapa langkah berjalan, Ia berubah pikiran dan kembali menghampiri Vani, "Ada yang ketinggalan?" Tanya Vani


"Kamu ketinggalan" Ray tersenyum sembari menggandeng tangan Vani

__ADS_1


"Ahahaha... Kirain kamu mau ninggalin aku di sini" Ucap Vani senang


"Iya, awalnya gitu" Ucap Ray


"Heh?" Senyuman Vani memudar dengan cepat


"Kamu mau ikut ke markas?" Tawar Ray


"Crifity?" Tanya Vani


"Iya, anak anak lagi kumpul di sana" Jawab Ray


"Mau mau!" Seru Vani senang


"Kalau gitu ayo kesana" ajak Ray


"Yeyy!" Mereka berdua pergi menuju markas CRIFITY dengan menggunakan mobil Vani. Sesampainya di markas, Vani dan Ray segera masuk ke dalam markas. Di dalam markas, Jack, Jorhan dan Citra yang sedang duduk mengobrol di sofa, menoleh bersamaan ketika menyadari kehadiran Vani dan Ray


"Vani!" Ucap Citra senang sembari berdiri dari duduknya


"Hai Cit" Ucap Vani sembari melambaikan tangannya


"Ray! Kenapa kau bawa dia kesini?!" Tanya Jack


"Emang kenapa kalau Vani di sini?!" Tanya balik Citra, "Vani juga bagian dari tim kita. Sebelumnya kita pernah bicarain masalah ini kan?" Sambungnya. Jack hanya terdiam mengalah


"Kita akan menjalankan misi resmi pertama kita, pastiin buat fokus ke instruksi dan jangan buat masalah! Paham?!" Ucap Jack

__ADS_1


"Paham" Seru Vani, Ray, Citra dan Jorhan kompak


__ADS_2