
"yah.. gimana sih, keluar kok nggak bawa hp" Ucap Kaituo
"Kamu juga sama!" Ucap Vani ngegas
"Alamat rumahnya dimana?" Ucap Kaituo
"Mana aku tau! Kemarin aku tidur ya! Kamu yang merhatiin jalan, masa ngga inget" Ucap Vani
"Mau pakai gps juga percuma nggak tau alamatnya. Masa alamat rumah kakak sendiri lupa, Kamu beneran adiknya Kim kan?" Ucap Kaituo
"Mau ku turunin kau hah?!" Tanya Vani nyolot
"Tcih.. gitu aja baperan" Ucap Kaituo sembari memalingkan pandangannya
"Trus gimana coba?!" Tanya Vani
"Kamu turun" Ucap Kaituo
"Kamu ngusir aku?! Ngga sadar ini mobil siapa?"
"Turun, aku yang nyetir!" Ucap Kaituo ngegas
"Slow aja kali" Ucap Vani. Ia membuka pintu dan keluar dari mobil. Kaituo pindah duduk di kursi kemudi dan Vani duduk menepati kursi Kaituo sebelumnya, "Trus, apa rencanamu?" Tanya Vani
"Gaada" Jawab Kaituo
"Dahlah" Ucap Vani pasrah. Ia menyandarkan tubuhnya ke kursi dan merelaks kan tubuhnya
'wiu.. wiu.. wiu.. wiu....'
__ADS_1
"warning! cars with license plate number xxxxx are requested to stop immediately! admit your crime and turn yourself in immediately!" Seru polisi dengan pengeras suara
["peringatan! mobil dengan nomor plat xxxxx dimohon untuk segera berhenti! akui kejahatan anda dan segera menyerahkan diri!"]
'wushh..'
'wushh..'
Sebuah mobil yang di ketahui di kemudikan oleh penjahat di ikuti dengan 3 mobil polisi di belakangnya melaju kencang di jalanan melewati mobil Vani. Vani yang menyadarinya tiba tiba langsung tergugah dan bersemangat, "kai!! Mobil ini bisa ngejar mobil jelek itu!! Buruan!" Seru Vani bersemangat
"Kau gila?! Itu bukan urusan kita!" Ucap Kaituo ngegas
Vani menoleh ke arah Kaituo dengan ekspresi yang meyakinkan, "Mereka butuh bantuan! Gimana kalau sampai ada yang ketabrak mobil penjahat itu?!"
"Tcih.. sekali ini aja" Ucap Kaituo mengalah
"Aku nggak sebodoh itu!" Ucap Kaituo
"Tabrak dari samping, arahin ke pohon itu!" Ucap Vani sembari menunjuk ke arah sebuah pohon di pinggiran jalan
'BROMM..' Kaituo menambah kecepatan untuk mendahului mobil polisi dan melakukan apa yang Vani katakan
'Brakkk' 'Citttt...' Kaituo menabrakkan mobil itu dengan kencang pada ban depan bagian kiri mobil penjahat. Di kecepatan mobil yang tinggi penjahat itu kehilangan kendali dan mobilnya terhenti saat menabrak sebuah pohon di pinggiran jalan. Mobil yang Kaituo kendarai mengerem dengan tajam dan sedikit terpental setelah menabraknya. Kaituo terkejut dengan tindakannya dan langsung menoleh ke arah Vani, "Kau gapapa kan?" Tanyanya cemas
"Aman" ucap Vani dengan ekspresi syok
Di tengah suara sirene mobil polisi yang berdering dengan nyaring. Mobil mobil itu terlihat berhenti dan para polisi turun dari mobil menghampiri mobil penjahat yang mengalami kecelakaan. Penjahat itu terselamatkan dengan adanya airbags dan pelindung mobil lainnya, ia mendapat beberapa cedera dan syok yang mendalam setelah mobilnya mengalami kecelakaan. Seorang polisi menghampiri mobil Kaituo dan Vani, ia mengetuk jendela pintu mobil dan Kaituo menurunkan jendela itu
"young man, what you are doing is too dangerous! are you two okay?" Tanya polisi itu khawatir
__ADS_1
["Anak muda, apa yang kalian lakukan itu terlalu berbahaya! Kalian berdua baik-baik saja kan?"]
"We are fine, we just want to help" Ucap Kaituo
["Kita baik-baik aja, kita cuma mau bantu"]
"still you have risked your life. Look at what you did, a car as good as this gets a lot of dents like that. Surely the repair cost will be very expensive" Ucap polisi itu
["tetap saja kalian sudah membahayakan nyawa kalian. lihat akibat ulah kalian, mobil sebagus ini jadi banyak penyok begitu. pasti biaya perbaikannya akan sangat mahal"]
"Don't worry, this is my car. I will not ask you for compensation" Ucap Vani
["tenang saja, ini mobilku. aku tidak akan meminta ganti rugi pada kalian"]
Polisi lain terlihat datang menghampiri mereka, "Can you come with us? There is a reporter who wants to interview you" ajaknya
["bisakah kamu ikut dengan kami? ada wartawan yang ingin mewawancarai kamu"]
"Of course, but I'll park this car first" Ucap Kaituo
["Tentu, tapi aku parkirin mobil ini dulu"]
"All right, we'll wait here" Ucap salah satu polisi
["Baiklah, kami akan menunggu disini"]
Kaituo memarkirkan mobil itu di pinggiran jalan supaya tidak menghalangi lalu lintas di jalanan itu. Ia melepas sabuk pengaman dan menoleh ke arah Vani, "Kamu tunggu sini aja, aku usahain balik cepet" Ucap Kaituo sembari tersenyum
"Hmm" Gumam Vani tanpa menoleh. Kaituo keluar dari mobil untuk diwawancarai. Vani hanya terdiam memperhatikannya dari jendela kaca mobil, "Tcihh.. aku yang punya ide, harusnya aku yang terkenal"
__ADS_1