Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter225


__ADS_3

Setelah menyelesaikan wawancaranya, Kaituo segera kembali ke mobil. Ia duduk dan menoleh ke arah Vani, "lama ya?" Tanyanya


"Lama banget, bikin bosen" jawab Vani dengan ekspresi datar


"Maaf deh, soalnya banyak banget yang kasih pertanyaan" Ucap Kaituo sembari tersenyum


"Tcih"


"Kita beneran nggak minta ganti rugi buat benerin mobilnya?" Tanya Kaituo


"Kau yang nabrakin, kau yang ganti rugi lah" Jawab Vani


"Ini kan idemu" balas Kaituo


"Kau yang ngelakuin!"


"Kamu ngambek ya? Kenapa?"


"Ngga ya! Dah ayo pulang" Ajak Vani


"Ya udah" Ucap Kaituo. Ia melajukan mobil itu pergi dari tempat itu


Selang beberapa saat, Kaituo melihat taman kota di pinggir jalan yang hendak mereka lalui. Ia mengajak Vani bicara tanpa menoleh ke arahnya sedikit pun, "Mau istirahat bentar di taman itu? Waktu sarapan udah lewat" ucap Kaituo


"Trus Khakim?" Tanya Vani sembari menoleh ke arah Kaituo

__ADS_1


"Dia paling masih tidur, matanya kelihatan capek banget tadi pagi. Mending jangan ganggu sampai jam makan siang nanti" Jawab Kaituo


"Ya udah, ayo kesana" Ucap Vani. Kaituo memarkirkan mobil mereka di pinggir jalan samping taman kota itu. Mereka berdua keluar dari mobil dan mencari kursi kosong untuk di tempati, "Kamu kesana dulu, aku nyusul bawa makanannya" Ucap Kaituo sembari menunjuk ke arah kursi kosong di bawah pohon taman yang cukup rindang, Vani menoleh ke arah Kaituo, "Aku tungguin" Ucapnya


"Hmm.. Oke" Ucap Kaituo. Ia mengeluarkan dua box makanan dari tote bag dan menutup kembali pintu mobil. "Ayo" ajaknya. Mereka berdua berjalan menuju kursi kosong itu dan menempatinya. Kaituo meletakkan dua box makanan yang ia bawa diatas meja. Saat membuka box makanannya, Kaituo menyadari seseorang menatap ke arah mereka. Ia menutup kembali box makanan itu dan menoleh ke arah orang itu


Seorang remaja laki - laki dengan seragam SMA berdiri tidak jauh dari mereka dengan pandangan yang tertuju pada box makanan di atas meja, "Hey you! would you like to join us?" Seru Kaituo


["Hey kamu! Mau gabung sama kita?"]


"Huh? Are you talking to me?" Tanya remaja itu bingung. Kaituo hanya membalasnya dengan anggukan kepala. "Really?!" Sambung remaja itu senang


["Heh? Kau bicara padaku?"] ["Serius?!"]


"Yeah.. Come here" Ajak Kaituo


Remaja itu dengan senang hati berjalan ke arah mereka dan duduk bergabung di kursi kosong di samping Vani. Ia merasa tidak enak karena hanya ada dua box makanan di atas meja itu, "But you only have two boxes of food" Ucapnya sedikit kecewa


["Tapi kalian cuma punya dua box makanan"]


"You eat mine, I'll take another one in the car" Ucap Kaituo sembari memberikan box makanan di depannya pada remaja itu


["Kau makan punyaku, aku ambil yang lain di mobil"]


"Do you have another one? Then I will gladly accept this" Ucap remaja itu senang

__ADS_1


["Kau punya yang lain? Kalau begitu dengan senang hati aku terima ini"]


"You can eat it" Ucap Kaituo sembari berdiri dari duduknya. Ia pergi mengambil makanannya ke mobil


["Kau bisa memakannya"]


Vani saat itu hanya terdiam dan fokus memakan makanannya tanpa memedulikan orang asing di sampingnya. Remaja itu sedikit melirik ke arah Vani dan membisikkan sesuatu, 'Your boyfriend is nice, but isn't he too old for you? He looks like a student from college, while you still look my age. which high school are you from? I can give you a brilliant idea' Ucap remaja itu lirih


["pacarmu baik, tapi bukankah dia terlalu tua untukmu? dia terlihat seperti mahasiswa dari perguruan tinggi, sementara kau masih terlihat seusiaku. kau dari sma mana? aku bisa memberikanmu sebuah ide yang cemerlang"]


'uhukk.. uhukk' Vani sedikit tersedak saat mendengar apa yang dikatakan remaja itu. Ia menoleh ke arah remaja itu dan tersenyum kecil "Then tell me" ucapnya


["Kalau gitu katakan padaku"]


"I can be your boyfriend if you want. I'm quite popular with the girls at my school, but they're not my type. When I saw you, I thought that you fit my type" Ucap remaja itu


["Aku bisa menjadi pacarmu kalau kamu mau. Aku cukup populer di kalangan perempuan di sekolahku, tapi mereka bukan tipeku. Saat tadi aku melihatmu, aku berpikir kalau kamu cocok dengan tipeku"]


"So you want me to break up with him?" Tanya Vani


["Jadi, kau mau aku putus dengannya?"]


"Don't break up with him. He looks like he's from a rich family, you can use him to get his money" Ucap remaja itu


["Jangan putus dengannya. Dia terlihat berasal dari keluarga kaya, kau bisa memanfaatkannya untuk mendapatkan uangnya"]

__ADS_1


"What money? What are you two talking about?" Tanya Kaituo yang tiba tiba sudah berdiri di samping mereka. Ia duduk bergabung dengan mereka


["Uang apa? Apa yang kalian berdua bicarakan?"]


__ADS_2