Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter110


__ADS_3

"slow Kai, jan ngegas gitu" ucap Vani


"Bisa nggak jawab pakai jawaban yang masuk akal" ucap Kaituo kesal


"Iya iya becanda" ucap Vani mengalah


"Kamu ke apartemen cowok sendiri?" Tanya Kim


"Engga engga, ntar sama Agnes. lagian tetangganya juga cewek. Dia sering gabung juga" ucap Vani


"Kai, kamu temenin dia" ucap Kim


"Ogah" tolak Kaituo


"Aku juga ogah" ucap Vani


"Nggak baik cowok sama cewek berduaan" ucap Kim


"Lah? Ngga baik? Trus kenapa Khakim minta Kai temenin aku di rumah?" Tanya Vani


"Bibi, kamu kemanain?" Tanya Kaituo, "Aku mau pulang aja kamu nggak ngebolehin"


"Bukannya enak di negara ini daripada di negara A" ucap Vani


"Tanah kelahiran nomor satu" ucap Kaituo


"Ya udah beberapa bulan lagi kamu boleh balik ke negara A"


"Eh udah nggak butuh? Terus di balikin?"


"Katanya mau pulang!" Ucap Vani ngegas


"Emangnya mau kemana kamu?" Tanya Kaituo


"Aku kan hampir lulus dari SMA. Abis tu ku tinggal di asrama kampus, biar banyak temen" ucap Vani


"Rumah kosong dong?" Tanya Kaituo


"Ada bibi"


"Buat apa bibi layanin rumah kosong?"


"Kalau ngga kasih aja rumahnya ke bibi"


"Main kasih aja, bukan punyamu juga"

__ADS_1


"Hey, kenapa kalian asik ngobrol sendiri? Apa kakak nggak terlihat disini?" Tanya Kim


"Hmm.. kasihan juga kalau bibi di pecat, ntar dia kerja apa coba" ucap Vani


"Makanya itu, tinggal di rumah aja" ucap Kaituo


"HEY! DENGERIN KAKAK!" teriak Kim. Kaituo dan Vani langsung menoleh ke arah Kim


"Tiba tiba ngegas" ucap Vani terkejut


"Iya tuh, ada apa?" Sambung Kaituo


"Jangan bahas hal nggak penting" ucap Kim, "Kai nanti kau temenin Vani kesana"


"Kenapa nggak suruh mata mata aja, biar cepet ketemu identitasnya" ucap Kaituo


"Wizz kerennya pake mata mata segala" ucap Vani


"kalian cari tahu dulu. Kalau nggak bisa, baru panggil yang profesional" ucap Kim


"Aku udah pro, gausah panggil panggil yang lain segala" ucap Vani bangga


"Pro apaan? Tanggal merah aja sekolah, ahahaha" ejek Kaituo


"Hmm terserah"


Kaituo tertawa mendengar pertanyaan Vani, "Bhaks.. ahahahaa, apa itu mendelep?"


"Dapat darimana kamu kata kata mendelep? Itu bahasa daerah kan?" Tanya Kim


"Iya maksudnya mlesek" ucap Vani


"Ahahahaa.. apa juga mlesek?" Tanya Kaituo sambil tertawa


"Ambles maybe?" Tanya balik Vani


"Mendelep ahahaha" ucap Kaituo


"Jangan hina bahasa!" Ucap Vani


"Nggak nggak nggak, maaf. Lucu aja pelafalannya, mendelep ahahahaa" ucap Kaituo sambil tertawa lebar


Vani menoleh ke arah Kim dengan ekspresi datarnya, "Khakim, kai baik baik aja? Gimana kalau coba periksain ke rsj. Dia ketawa sendiri loh dari tadi"


"Ayo masuk, biarin dia sendiri" ajak Kim

__ADS_1


"Eh.. tunggu tunggu" ucap Vani, "barusan Khakim tekan tombol apa? Kok aku ngga tau kalau ada garasi lagi di bawah?"


"Kamu baru tau?" Tanya Kim


"Iya baru aja tau, seumur hidup!" Jawab Vani


"Ahahaha serius? Kamu nggak tau garasi rumahmu sendiri?" Tanya Kim dengan tawa kecil


"Aku kira cuma muat empat mobil doang di garasi ini. Tapi kayaknya lebih luas" ucap Vani


"Mobil sama sepeda motormu di bawah, kamu nggak tau?" Tanya Kim


"Seriusan?!" Tanya Vani terkejut


"Iya, kakak kira kamu sering pakai diam diam"


"Wah.. kenapa nggak ada yang pernah bilang sih?"


"Aku aja tau dari awal kesini" ucap Kaituo, "Mobilku juga di garasi ini"


"Kenapa ngga bilang?! Nyesel kan aku kemana mana jalan kaki" ucap Vani


"Kamu nggak tanya bweee" ejek Kaituo


"Wah.. syok berat ini" ucap Vani kecewa


"Kamu udah tau, jadi jangan coba coba ambil mobilmu. Tunggu usiamu cukup" ucap Kim


"Eh.. iya juga!!" Ucap Kaituo teringat


"Apaan?" Tanya Vani penasaran


Kaituo menoleh ke arah Vani dengan ekspresi terkejutnya, "Ultahmu pas banget sama hari kelulusan! Kemungkinan pas wisuda kalau wisudanya nggak di undur atau di majuin"


"Gimana caranya kamu tau? Kamu ngitung?" Tanya Vani


Kaituo mengubah ekspresinya menjadi datar, "Prediksi doang, belum tentu bener"


"Yahh.. Mengecewakan" ucap Vani


"Bagaimana ulang tahun kakak? Kau tau Kai?" Tanya Kim


"Emang kau pernah lahir?" Tanya balik Kaituo


"Oh iya, Khakim lahir kapan ya? Kok aku ngga pernah tau" ucap Vani

__ADS_1


"Keluarga kandung satu satunya nggak tahu tanggal ulang tahun kakaknya sendiri, rasanya sedih banget" ucap Kim sedih


"Ahahahaa.. lebay" ucap Vani sambil tertawa, "lagian pas Khakim lahir, aku belum ada. gimana bisa tau coba?"


__ADS_2