Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter217


__ADS_3

Kaituo hanya terdiam menyelusuri trotoar dan Vani mengikutinya dari belakang, "Kai pelan pelan jalannya" ucap Vani


"Apa lagi?!" Tanya Kaituo ngegas sembari menghentikan langkahnya. Vani sedikit terkejut dan refleks ikut menghentikan langkahnya, 'huuhhh..' Kaituo menghela nafasnya untuk menstabilkan emosinya, ia berbalik ke arah Vani, "Mau ke tempat Kim?" Tanyanya


"Mau" ucap Vani. "Kamu ngga marah lagi kan?" Sambungnya


"Nggak" ucap Kaituo. Ia mengeluarkan handphonenya untuk memesan taxi online, "kita tunggu taxi disini" sambungnya


"Kamu marah gegara apa si? Postingan di tuiter? Atau gegara aku cuekin Line trus telponan sama Darren? Tapi itu kan cuma masalah sepele" ucap Vani


"Masalah sepele kau bilang?!" Tanya Kaituo ngegas


"Nah nah.. liat, kamu marah lagi" ucap Vani


"Hahhh.. dasar, aku juga nggak tau kenapa hari ini aku terlalu sensitive" ucap Kaituo sembari menghela nafasnya


"Lupain aja hal hal yang buat kamu marah"


"Hmm" gumam Kaituo mengiyakannya


"Oh ya, nanti kita mampir ke toko pizza ya, Khakim suka pizza soalnya trus aku juga laper" ucap Vani


"Katamu tadi nggak laper, kenapa tadi kamu nggak pesen aja sekalian?" ucap Kaituo


"Mana bisa! Aku belum tau keuangan Line. Dia bilang hari ini dia yang traktir, aku ngga bisa dong ngga tau diri minta tambahan makanan. Bisa aja keuangannya lagi sulit, kan kasihan" jelas Vani


"Kenapa nggak kamu aja yang bayarin makanannya?" Tanya Kaituo

__ADS_1


"Dia lebih tua dariku, dia pasti malu lah di traktir orang yang lebih muda darinya" Ucap Vani


"Oh"


"Humm..." gumam Vani sembari menaikkan pandangannya menatap langit malam, "Kai, kok angkasa suka marah si" ucapnya


"Angkasa?" Tanya Kaituo sembari mendengak ke atas untuk melihat apa yang Vani maksud, "Apa maksudmu? Ada meteor jatuh?" Tanyanya bingung


"Soalnya Galak-si" jawab Vani


"Puft.. Ahahaha.. lelucon konyol" Tawa Kaituo senang


"Ahahaha.. lumayan kan, aku nemu di internet tadi" Ucap Vani senang


"Ada yang lain?"


"Bentar, aku mikir" ucap Kaituo sembari terdiam dan mulai memikirkan lelucon baru, "Oh.." Sambungnya


"Apa apa?" Tanya Vani penasaran


"Taxinya dateng" Jawab Kaituo sembari menunjuk ke arah taxi yang sedang mendekat ke tempat mereka


"Njirr.. kirain dapet ide" Ucap Vani dengan ekspresi datar


Taxi itu berhenti di jalanan samping trotoar tempat mereka berdiri, "Mr Kaituo? Right?" Tanya sopir taxi


["Tuan Kaituo? Betul?"]

__ADS_1


"Yes, me" Jawab Kaituo. Ia mendahului Vani membuka pintu taxi dan masuk ke dalam, "Ayo masuk" ajaknya, "Hmm" Gumam Vani sembari masuk ke dalam taxi dan duduk di samping Kaituo


"Where are we going first?" Tanya sopir taxi


["Kita mau kemana dulu?"]


"Take us to the nearest pizza shop first, after that we go to the DV company" Ucap Kaituo


["Antarkan kita ke toko pizza terdekat dulu, setelah itu kita pergi ke Perusahaan DV"]


"Ok, understand" Ucap sopir taxi


["Oke, paham"]


Sopir Taxi itu mulai melaju menuju tempat tujuan. Setengah jam kemudian, taxi itu sampai di depan perusahaan DV. Vani membawa box pizza yang ia beli sebelumnya dan keluar dari taxi. Kaituo membayar ongkos dan ikut keluar dari taxi. Taxi itu melaju pergi dari tempat itu


"Kamu udah telpon kim kalau kita mau dateng?" Tanya Kaituo sembari merebut box pizza yang Vani bawa


"Belom" Ucap Vani


"Kalau dia nggak disini gimana?"


"Kalau ngga disini, dimana?"


"Yee, malah tanya balik" Ucap Kaituo dengan ekspresi datar. "Ayo cari ke dalem" Ajaknya


"Yang sampai di tempat Khakim duluan menang!" Seru Vani sembari berlari masuk meninggalkan Kaituo

__ADS_1


'Hah.. dasar anak kecil' gumam Kaituo


__ADS_2