Cewek Berandal SMA 3

Cewek Berandal SMA 3
CBS3_Chapter17


__ADS_3

Di dalam Apartemennya, Jack yang sedang bersantai merasa heran dengan bel apartemennya yang jarang berbunyi tiba tiba berbunyi. Ia berdiri dan berjalan menuju pintu depan, ('Siapa yang datang? Ray?') Ia mengintip keluar melalui door viewer yang terpasang di pintu. Ia hanya melihat sebuah kotak paket dan tidak bisa melihat wajah orang di balik kotak paket itu, "Kurir paket? Perasaan nggak beli apapun"


Jack membuka pintu apartemennya dengan lebar


"Pengiriman paket. Aku Vani, tepat waktu setiap saat" Ucap Vani dengan senyum kecil di wajahnya


('Vani?') "Kamu jadi kurir?" Tanya Jack


"Mana ada" Jawab Vani


"Kenapa kesini?" Tanya Jack


Vani menoleh ke sana kemari untuk memastikan keadaan, "Masuk" Ucapnya sembari mendorong Jack masuk ke dalam apartemen. Ia menutup pintu dan melepas sepatu yang ia kenakan


Vani terkejut melihat ruang apartemen yang sempit, hanya terdiri dari kamar mandi dan ruang utama. Di ruang utama itu sudah terdiri dari dapur, Kamar, televisi dan meja kecil di tengah ruangan, "Wahh.. Sempit banget. Tapi disini lengkap, nggak perlu jalan jauh kalau mau ke dapur, kamar mandi juga. padahal kamarku enam kali lebih besar dari ruangan ini, tapi gaada dapurnya. Sayang banget"


"Kamu pamer?" Tanya Jack


Vani menoleh ke arah Jack yang berdiri di sampingnya dengan ekspresi polosnya, "Ha?"


"Lupakan" Ucap Jack sembari mengalihkan pandangannya. Ia berjalan menuju meja kecil di tengah ruangan dan duduk di sampingnya. Vani mengikutinya dan meletakkan kotak paket di sampingnya duduk


"Kamu nggak takut malam malam ke apartemen cowok?" Tanya Jack


"Ha? Takut kenapa?" Tanya Vani


"Hmm.. Lupain aja, paket apa itu?"


"Yang aku bilang ke kamu minggu lalu loh, kamu ambil ya" Ucap Vani


"Oh, oke" Jawab Jack singkat


"Nggak di kasih minuman?" Tanya Vani


"Tunggu" Ucap Jack sembari berdiri dari duduknya. Ia menghampiri kulkas kecil di samping kasur dan membukanya. Ia mengambil sebotol air mineral dan menuangkannya ke gelas. Ia meletakkan gelas itu di meja depan Vani, "Minuman sehat"


"Air kosong?" Tanya Vani

__ADS_1


"Nggak kosong, ada isinya. toh lebih sehat dari minuman lain" Jawab Jack


Vani memasang ekspresi datar, "Bilang aja nggak punya yang lain"


Sementara itu di Markas CRIFITY,


Ray datang setelah menyelesaikan kuliahnya. Ia menghampiri Jorhan yang terlihat masih fokus dengan layar monitor


"Jorhan" Panggil Ray


Jorhan menoleh ke arahnya, "Ray, udah selesai kuliah? Citra mana?"


"Pulang, capek dia" Jawab Ray


"Kau langsung kesini? nggak pulang duluan?" Tanya Jorhan


"Nggak, Aku nggak lama disini. Cuma mampir cek keadaan, habis ini langsung pulang" Jawab Ray


"Bareng deh" Ucap Jorhan


Ray meletakkan tasnya di atas sofa dan duduk di sampingnya, "Seharian kau sendiri? Jack nggak kesini?"


"Vani kesini?" Tanya Ray


"Iya, dia bawa kotak paket" Jawab Jorhan


"Ha? Paket apa?" Tanya Ray


"Aku nggak tanya isi paketnya. Dia kesini cari si Jack"


"Kenapa dia cari Jack?" Tanya Ray


"Nggak tanya"


"Dimana dia sekarang? Pulang?"


"Hmm.. Tadi dia tanya alamat apartemennya Jack. Mungkin sekarang dia di sana" Ucap Jorhan

__ADS_1


"Apartemen?! Aku akan ke sana sekarang!" Ucap Ray sembari berdiri dari duduknya. Ia mengambil tasnya dan melangkah dengan cepat menuju pintu keluar, "Duluan Han" Serunya sembari menutup pintu


"Lah? Kan kita mau pulang ba.. reng" Ucap Jorhan


Ray berlari kecil menuju pertigaan jalan tempat pangkalan ojek berada, Ia menaiki ojek menuju alamat apartemen Jack. Sesampainya di depan apartemen, ia segera membayar ongkos ojek dan berlari masuk apartemen menaiki anak tangga hingga lantai 4. Ia kembali berlari menuju ruangan apartemen nomor 20. Tanpa memencet bel, Ray membuka pintu dengan pin yang sudah ia ketahui. Ia masuk dan melihat Vani berada di sana, "Vani" Panggilnya


Jack dan Vani menoleh ke arahnya, "Ray!" Ucap Vani terkejut, "Gimana kamu masuk? Kan pintunya ke kunci"


"Aku tau pin kuncinya, kenapa kamu disini?" ucap Ray


"Aku yang nanya, kenapa kamu kesini?" Tanya Vani


"Ah, aku pulang kuliah dan nggak sengaja mampir ke sini. Mau cek keadaan Jack" Jawab Ray sambil tersenyum kecil


"Tumben? Sebelumnya nggak pernah" Ucap Jack dengan ekspresi datar


"Ahaha, apa maksudmu Jack? Bukannya aku sering main kesini?" Ucap Ray dengan tawa kecil


"Hmm.." Gumam Jack


"Kenapa kamu bisa di sini Van?" Tanya Ray


"Aku.. Cuma.. Minta Jack ajarin skill game baru hehe" Jawab Vani


"Hum, gitu ya" Ray menoleh ke arah Vani dan tanpa sengaja melihat kotak paket di samping Vani, ia merasa penasaran dengan paket itu, "Kotak itu? Apa?"


Vani langsung menggeser kotak paket itu dan menutupinya dengan badannya, "Haha.. Kotak apaan"


"Laperr" Seru Jack mengalihkan perhatian. Vani dan Ray langsung menoleh ke arahnya


"Aku juga laper" Sambung Vani sembari memegangi perutnya


"Kalian belum makan malam?" Tanya Ray


"Iya!" Jawab Vani


"Aku akan masak sesuatu buat kalian" Ucap Ray sembari berjalan menghampiri kulkas di ruangan itu

__ADS_1


"Asikk dimasakin Ray" Seru Vani senang. Ia mendorong perlahan kotak paket ke bawah meja di depannya


Ray membuka kulkas dan hanya melihat kekosongan di dalamnya, ia menutup kembali kulkas itu dan menoleh ke arah Jack, "Aku keluar beli bahan" Ucap Jack sembari berdiri dari duduknya


__ADS_2