
Naya mengikuti Jeng Nia di belakang, namun seseorang mencegatnya sehingga dirinya terpaksa berhenti.
“Dengan Naya ? ibunya Aydinkan ?” tanya seseorang berpakaian serba hitam
“Iya, siapa ya ?” Tanya Naya penuh selidik, Naya juga mengamati sekitar
Tanpa menjawab, orang tersebut langsung menyerang dan ingin mengunci tangan Naya, kemudian mengeluarkan sapu tangan yang sepertinya sudah diberi obat bius.
Namun Naya dengan sigap menghindar dan balik mengunci orang tersebut, Naya mengeluarkan jurus sabuk hitamnya ! tidak akan ada sembarang orang yang bisa mencelakainya apalagi jika penyerang tidak waspada dan meremehkan lawan seperti orang yang dihadapinya saat ini.
“Aduuuh, sakit bu !!! Ampun !” teriak pria dengan pakaian serba hitam itu
“Siapa yang menyuruh kamu untuk mencelekai saya hah ?” Tanya Naya yang berubah menjadi galak
“Maaf bu, saya tidak bisa memberitahu” katanya lagi sambil menahan sakit
“Oh, kalau begitu saya biarkan bodyguard yang akan menangani kamu !” kata Naya mengeluarkan ponselnya, kebetulan hari ini hanya ada satu bodyguard yang menjaga mereka sehingga dia disuruh untuk memprioritaskan Aydin untuk dijaga
Ketika Naya lengah mengambil handphonenya untuk menghubungi bodyguard, tanpa diketahui ada pria berbaju hitam lainnya yang diam-diam mendekat dan berhasil membius Naya.
“Cepat angkut ke dalam mobil !” kata orang yang berhasil membius tadi
“Siap !” jawab pria baju hitam yang peregerakannya berhasil dikunci Naya tadi, sepertinya orang tersebut hanyalah pengalih perhatian.
Musuh sudah tau betul bagaimana kemampuan Naya dalam bertarung, sehingga perlu adanya pengecoh untuk membuat lawan menurunkan kewaspadaaanya. Para pedagang yang ada disana tidak bisa berbuat apa-apa karena mereka di ancam secara sembunyi-sembunyi dengan senjata berapi oleh mereka yang berpura-pura menjadi pembeli, ketika kedua orang baju hitam mulai beraksi untuk menangkap Naya mereka membuka penyamaran dan menondongkan senjata tersebut ke penjual.
Ketika para preman berbaju hitam itu semuanya sudah pergi barulah mereka semua menjadi heboh dengan kejadian yang terjadi di depan mata mereka.
“Jeng Nayaaa ! Aduuuh itu temen saya Pak. Bagaimana ini ?!?” ucap Jeng Ayu panik sambil berteriak
“Tolongin atuh pak, itu teman saya dibawa kemana ?” kata Ayu masih heboh
“Hah ? Benarkah itu teman ibu ? kenapa diculik oleh kelompok bersenjata seperti itu bu ? jangan-jangan teman ibu itu seorang buronan ?” Tanya penjual rujak
“Aish, Bapak jangan asal nuduh ya pak ! itu Naya temen saya orangnya baik, gak mungkin tersangkut kasus sampai jadi buron !” kata Jeng Ayu marah dengan mata dilebarkan dan berkacak pinggang
“Aduuuh… ditolongin dong, di hubungin polisi gitu ! saya mau masuk ke dalam dulu untuk memberi tahu penjaganya !” kata Jeng Ayu berlari sambil panik
Ayu berlari dengan sekuat tenaga, langkah kakinya mengisi gema lorong sekolah…
“Huuuh,, huh,,” jeng Ayu mengehembuskan nafas dengan kasar ketika sampai didepan ruang berlatih anak-anak
“Ada apa Jeng ?” Tanya Jeng Nia
“Kenapa ?” Tanya Jeng Putri langsung berdiri dari duduknya
“Mana pesanan saya Jeng ?” Tanya Jeng Lidya
__ADS_1
“Gawaat,, aduh pokoknya gawaaat… mana itu si bapak berotot penjaganya Naya ?” kata Jeng Nia panik namun dengan suara yang pelan agar mereka semua yang ada disitu tidak ikut heboh
“Kenapa nyari itu bapak berotot Jeng, kamu naksir ya ?” goda Lidya
“Aduh Jeng, pokoknya dimana itu bapak berotot. Itu si Naya diculik tau gak kalian !!!” kata Jeng Nia sambil celinga-celinguk mencari keberadaan bodyguard
“HAH !!!!” mereka bertiga merespon dengan kaget
“Bagaimana bisa jeng ?” Tanya Nia tidka percaya
“Hah ? diculik siapa jeng ?” Tanya Lidya
“Aduh, gimana itu si Aydin kalau tau Jeng Naya diculik” kata Putri sambil memegang kepalanya ikut panik
“Makanya kita beritahu di bapak berotot itu saja supaya langsung menghubungi suami Naya !” kata Jeng Nia langsung berlalu mencari keberadaan bodyguard
Mereka berempat pun berpencar mencari keberadaan bodyguard Naya, Nia masuk ke dalam ruang latihan dan akhirnya bertemu dengan bodyguard
“Bapak sini pak !” ucap Nia melambaikan tangan memanggil bodyguard tersebut
“Ada apa bu ? saya sedang bertugas” jawab bodyguard
“Sini ! keluar dulu !!!” kata Nia sambil menarik baju bodyguard tersebut
Bodguardpun patuh mengikuti Nia, ketika mereka sudah berada diluar ruangan latihan Nia segera memanggil mereka yang lain
“Nah ini dia ! kenapa tidak bekerja dengan benar sih hah !” teriak Jeng Ayu
“Majikan sendiri malah tidak dijagain !” jawab Lidya yang juga ikut berkacak pinggang
“Kalau ada apa-apa sama temen kami awas ya Pak !” ancam Jeng Putri
“Memangnya ada apa bu ?” Tanya sang bodyguard bingung
“Naya diculik !” ucap mereka secara bersamaan
“Oh…” hanya itu respon dari bodyguard tersebut
“Hanya begitu saja respon anda pak ?” Tanya Jeng Nia bingung
“Apa ? tunggu sebentar, jadi Nyonya diculik ?” Tanya bodyguard tersebut yang ternyata tidak fokus
“Nih pak aqua, minum dulu ! abis itu telephone suaminya Naya biar langsung nyari Naya !” kata Jeng Putri sambil menyerahkan sebotol air mineral
Setelah minum sebotol aqua, bodyguard tersebutpun langsung menghubungi bosnya. Yang dihubungi langsung mengerahkan semuanya untuk bergegas menemukan keberadaan Naya dan menyelamatkan sang kanjeng ratu yang diculik oleh penyihir jahat. (Pasukan Power Rangers Heloo Kitty beraksi !!!)
“Ck, kan sudah saya bilang jangan hanya menugaskan satu bodyguard saja untuk mereka Ton !” ucap Derya marah
__ADS_1
“Maaf bos, ini juga atas permintaan kanjeng ratu Naya sendiri” jawab Anton yang sudah biasa kena semprot
“Ini yang kamu bilang berjalan dengan lancar hah ! kenapa malah Naya diculik ! kenapa bukan kakek peyot dan paman berhati iblis itu yang culik dan di eksekusi Ton ! kenapa malah membahayakan Nayaku !!!” teriak Derya yang panik, saat ini mereka sedang dalam mobil mencari keberadaan Naya
“Aish,,, semoga mereka tidak mencelakai Naya” gumam Derya yang benar-benar khawatir
“Bos yakin ada Naya disana ? tempat dimana kakek dan paman bos saat ini tinggal ?” Tanya Anton mengemudi dengan kecepatan yang cukup laju
“Ya ! aku harus menyelesaikan semuanya hari ini juga !” kata Derya yang sudah yakin bahwa semua ini kelakuan kakek peyote dan paman berhati iblis itu
Jarak antara apartemen dan rumah Derya cukup jauh sehingga memakan waktu, pikiran Derya dipenuhi dengan kekhawatiran. Berharap Naya baik-baik saja, jangan ada orang menyentuh miliknya, jangan ada yang berani menggores kesayangannya, bahkan jika ada yangberani bernafas didekat Nayanya, Derya akan mengeyahkan mereka semua !
“Bos, apa Aydin tau tentang ini ?” Tanya Anton dikala sang bos masih sibuk dengan pikirannya
“Bos !” tegur Anton lagi
“Hm ? semuanya sudah kamu aturkan ? para bodyguard dan polisi sudah kamu kerahkan untuk melakukan penyelamatan ini kan ?” Tanya Derya
“Iya, semuanya sudah siap bos. Tapi ada satu masalah “ kata Anton
“Apa ?” Tanya Derya menatap dingin kea rah Anton, dirinya pikir Anton kali ini melakukan kesalahan
“Anu bos, Aydin sebentar lagi pulang setelah latihan dan dia pasti akan mencari Naya” jelas Anton
“Hm, hubungi siapa saja yang bisa menjemput Aydin” kata Derya
Anton membuka ponselnya dan menghubungi seseorang yang bisa membujuk Aydin seperti Naya, yang bisa menjaga Aydin selembut Naya, namun sayang semua kelebihan tertutup dengan satu hal yakni lama berpikirnya orang ini. Siapa lagi kalau buka Sarah !
Suara nada hubung terdengar, kali ini lagu dagdut yang muncul. Itu adalah hal yang membuat suasana diperjalanan menjadi canggung, ketika suasana mencekam namun backsound yang terdengar adalah lagu kopi dangdut, hal ini semakin membuat Derya kesal sehingga ingin memberikan kopi sianida pada siapa ? entahlah pokoknya dia kesal !
“Gaji kamu saya potong 75% ! sudah saya bilang, hilangkan nada hubung yang seperti itu !” kata Derya dingin
“Sarah, jemput Aydin disekolah dan bujuk dia agar mau pulang ke apartemen kalian !” ucap Anton dengan cepat dan lugas
“Tut !” setelah berucap telpone langsung diputus
“Ampun bos, janganlah saya yang kena imbasnya, ini bukan salah saya ! itu salahin si operator, kalau bos mau beli aja itu perusahaan biar bos bisa sesuka hati mengatur nada hubung telephone orang !” ucap Anton setengah memohon dan setengah menyinggung
.
.
.
See you next episode ya 😉~~~
Jangan lupa like 👍 komen 💬 dan vote ya 🎫
__ADS_1
Thanks all 🤗