I Want Bunda

I Want Bunda
Episode 23


__ADS_3

“Kamu sudah membuat anak saya lecet ya, kamu akan saya tuntut ke dewan perlindungan anak. Tunggu saja itu !” kata Aydin menatap Naya semakin tajam


“Tolong jangan bos, ini hanya kecelakaan kecil saja. Aydin juga tidak terluka parah, saya pastikan bekas lukanya tidak akan membekas bos” jawab Naya meyakinkan sang bos.


Dalam hatinya dia sangat kesal dengan sang bos, hanya karena anaknya terluka sedikit langsung main laporkan saja. Padahal anak laki-laki wajar jika memiliki bekas luka.


“Kamu pikir saya masih bisa mempercayai kamu ??? jangan harap ya ! besok saya akan pulang menindak ini” kata Derya tidak ada pengampunan


“Bos, ini kesalahan pertama saja dan saya baru satu hari bekerja. Kasihanilah saya bos, kita jangan main hukum ya. Mahal biaya sewa pengacaranya bos” kata Naya membujuk


“Saya tidak peduli ! sekarang juga kamu keluar dari rumah saya” tegas Derya


“Saya mohon bos, jangan diurus secara hukum ya bos. Saya akan segera keluar dari rumah bos malam ini juga, tapi jangan diproses hukum bos” pinta Naya


“Bunda kenapa ingin keluar dari rumah ini ?” tanya anak mochi yang ternyata mendengar ucapan Naya tadi


“Hm, anu… Ayah kamu marah sama kakak, jadi dia meminta kakak keluar dari rumah ini” kata Naya, dia tidak berani menyebut dirinya Bunda didepan Derya


“Kenapa kakak lagi sih Bunda ??? kan kata Aydin ini Bunda Aydin, bukan kakak” kata Aydin yang masih kekeh dengan keinginanya, tidak melihat situasi saat ini

__ADS_1


“Hmm,,, iya Bunda akan keluar dari rumah Aydin malam ini ya” kata Naya mengikuti keinginan anak mochi ini


“Tidak boleh,,,” kata Aydin yang langsung memeluk Naya. Saat ini Aydin memeluk sambil duduk dipangkuan Naya, karena Naya sedang dududk di sifa saat ini sehingga memudahkannya untuk memangku Aydin.


“Kenapa dengan Ayah dan anak yang satu ini, tidak pernah satu pendapat” batin Naya yang membuat Naya semakin pusing saja


“Tidak Aydin, wanita ini saat ini juga harus keluar dari rumah kita. Dia sudah membuat kamu terluka” kata Derya


“Tidak Ayah, Bunda tidak boleh keluar dari rumah. Luka Aydin bukan karena bunda, tapi karena Aydin yang tidak hati-hati” kata Aydin membujuk Ayahnya


“Itu karena dia tidak professional dalam bekerja, sehingga lalai dan membuat kamu terluka. Tetap saja ini kesalan dia dan itu tidak bisa dimaafkan” tegas Derya pada Aydin


“iya, 5 hari lagi kamu ulang tahun. Apa yang kamu inginkan ?” tanya Derya sambil menahan sedikit emosinya karena melihat anaknya jarang meminta sesuatu terlebih dahulu kini meminta lebih dulu kepadanya.


“Aydin ingin Ayah memaafkan Bunda dan membiarkan Bunda bersama Aydin sampai Ayah kembali. Aydin tidak ingin sendiri dirumah “ kata Aydin dengan ekspresi sedihnya


“Ayah akan kembali besok, ganti permintaan yang lain. Ayah benar-benar tidak bisa mempercayai wanita itu lagi” kata Derya masih keras kepala


“Kalau begitu Aydin akan keluar bersama Bunda saja, Aydin akan ikut Bunda kemanapun Bunda pergi !!!” kata Aydin yang juga kekeh dengan keinginannya

__ADS_1


“Sejak kapan kamu mulai membakang seperti ini Aydin ? Ayah tidak pernah mengajarkan kamu menjadi anak yang tidak penurut ya !” tegas Derya


“Aydin sudah lelah menjadi robot Ayah, Aydin ingin punya teman, Aydin ingin punya Bunda, bukan hanya punya Ayah saja,, hiksss” kata Aydin setengah brteriak dan menangis


“Ini semua pasti karena kamu NAYA !!! sekarang juga kamu keluar dari rumah saya ! saya akan segera pulang detik ini juga” kata Derya kesal dan kemudian langsung mengakhiri panggilannya.


.


.


.


.


.


See you next episode ya 😉~~~


_Jangan lupa tinggalkan jejak 👣

__ADS_1


__ADS_2