
"Tidak, tidak boleh. Ini juga baju kesayangan Aydin Bunda…” kata Aydin merebut baju yang basah
“Lah ? kenapa sekarang ini jadi baju kesayangan Aydin ?” tanya Naya kaget dengan anak Mochi yang tiba-tiba menyebut baju merek biasa-biasa saja ini menjadi kesayangannya
“Karena ini baju yang Bunda pilihkan untuk Aydin pakai. Aydin sayang Bunda, jadi Aydin juga sayang baju ini…” jawab Aydin ingin memeluk Baju tersebut
“Eits,,, jangan dipeluk sayang, jika dipeluk nanti baju Aydin yang kering jadi basah. Sini Bunda simpan ya bajunya” kata Naya mencegah anak mocha memeluk baju basah
“Baik Bunda, tolong simpan dengan baik ya…” kata Aydin yang masih enggan melepas baju kesayangannya yang baru ini
“Iya sayang, udah yuk sekarang kita shalat Ashar” kata Naya menyudahi perkara baju
“Oke Bunda, tapi Aydin tidak tahu bagaimana gerakan shalat” jawab Aydin
“Nanti Aydin ikuti gerakan Bunda saja sayang. Untuk bacaannya nanti kita belajar, asalkan Aydin terbiasa pasti nanti Aydin cepat belajaranya…” ucap Naya
Kini Nayapun berjalan mendekati kasurnya, tepat disamping kasurnya biasanya disana dia mengerjakan shalat. Sebelum itu Naya sudah mengganti pakaianya dan merekapun mulai melaksanakan kewajiban mereka sebagai umat muslim.
Setelah shalat dan bersiap untuk pergi, mereka kini sudah berada didepan kos Naya…
“Bunda, dimana motor Bunda ?” tanya Aydin yang bingung karena naik apa mereka jika tidak pakai motor
“Astagfirullah, makasih sayang sudah mengingatkan Bunda. Beaty ada ditaman, kita ambil dulu ya sayang. Tidak apa-apa kan ?” kata Naya yang baru ingat Beaty kesayangannya masih sendirian ditaman
“Siapa Beaty Bunda ?” tanya Aydin yang tidak tahu
“Ah, itu. Beaty nama motor Bunda sayang,,, hehe lucu kan namanya ?”
__ADS_1
“Hehe,,, humf,,, Aydin kira itu nama kucing Bunda” jawab Aydin sambil menaham tawanya dengan tangannya karena merasa lucu dengan tingkah Bundanya yang malah memberi nama motoe kesayangnnya
“Hehe, yuk kita jalan kaki menuju taman hanya 5 menit kok sayang” kata Naya sambil mulai berjalan menggandeng Aydin
“Oke Bunda…” kata Aydin bersemangat
“Ada apa sayang ? kenapa Aydin sangat bersemangat ?” tanya Naya
“Hehe, Aydin sangat ingin naik Beaty lagi Bunda. Ada banyak angin yang menyentuh Aydin, Aydin suka…” jawabnya smabil tersenyum ceria
“Hehe, ternyata Aydin juga suka alam ya “ jawab Naya yang baru menyadari ternyata selama ini Aydin hanya berada didalam sangkat emas padahal dia sangat ingin menyentuh alam bebas
“Iya Bunda, Aydin suka angin. Aydin juga ingin pergi kesawah dikampung Bunda, terus Aydin mau melihat pemandangan gunung yang tinggi, Aydin mau melihat pantai dengan lautan biru yang luas, Aydin mau melihat banyak pohon yang menghalangi sinar mentari menerpa wajah Aydin…” kata Aydin terus bercerita tentang keinginannya untuk menjelajah alam.
Tanpa terasa karena kaki terus melangkah Naya dan Aydin sudah berada diparkiran taman, tampak jelas dari kejauhan si Beaty yang berwarna kuning tampak bersinar memanggil pemiliknya
“Aduh si Eneng mah repot-repot jadinya. Gak perlu atu Neng, Akang mah ikhlas Cuma jaga motor eneng sekalian juga…” kata kang parkir yang merasa sungkan dengan sikap baik Naya yang terlalu sering dia terima.
“Hehe, Naya juga sekalian bikin makan siang kang, gak ngerepotin kok…” jawab Naya
“Ini kang, biaya parkirnya. Naya ambil ya kang motor Naya, makasih banyak nih sebelumnya udah dijagain motor Naya” sambung Naya
“Iya Neng, hati-hati dijalan ya…” kata Kang parkir yang tidak bisa berlama-lama berbincang karena ada ibu-ibu yang kesusahan mengeluarkan motornya
“Asyik,,, Aydin naik Beaty lagi…” kata Aydin kegirangan kini anak mochi itu sudahberdiri didepan Naya
“Hehe, pegangan ya sayang… kenapa mau didepan sih duduknya ?” tanya Naya
__ADS_1
“Hehe, kalau didepan anginnya lebih banyak Bunda…” jawab Aydin bersemangat
“Ya sudah let’s go kita berangkat kerumah Aydin…” kata Naya mulai menarik gas motornya
“LET’S GOOO…” teriak anak Mochi bersemangat memulai petualangannya naik motor
Naya dan Aydin sudah memakai helm, Naya sengaja membelikan helm untuk anak Mochi dan dia memilih helm berkarakter minion, itu membuat keimutan anak Mochi meningkat 1000%... Mereka menikmati perjalanan dengan riang, Aydin selalu bertanya dengan semua hal yang baru dilihatnya, dimulai dari lampu lalu lintas, zebra cross semua ditanyakannya. Sepertinya anak mochi baru melihat betapa luasnya dunia dan betapa banyaknya pengetahuan yang akan dia dapat dengan pengalaman langsung seperti ini.
***
Sementara itu, disebuah gedung nan megah seorang pria dengan setelan jasnya kini tampak acak-acakan.
Siapakah pria tersebut ? para readers pasti sudah tau siapa pria itu…
Apa yang terjadi ? Apa yang menyebabkan pria tersebut menjadi seperti itu ? tunggu kelanjutannya di episode berikutnya ya…
.
.
.
.
.
See you 😉~~~
__ADS_1