I Want Bunda

I Want Bunda
S2_ Pertemuan


__ADS_3

Setelah beberapa saat obrolan berat mereka didalam mobil, merekapun tiba di rumah double K, nampak Pak Sholeh dengan sigap membukakan pintu gerbang untuk para bos kecilnya.


“Selamat siang Bos, semoga hari anda menyenangkan” ucap Pak Sholeh menyapa


“Ciang Pak Coleh. Semoga hali Pak Coleh juga cenangkan” balas Kivans sambil menurunkan kaca mobil sedangkan Kila hanya tersenyum mengangguk menyapa Pak Sholeh


“Kivanc, apa Bunda kamu ada dirumah saat ini ?” Tanya Aldo mulai gugup


“Ya, Unda pacti ada dilumah, Unda idak akan pelgi jika idak kasih kabal pada kami” ucap Kivanc


“Tapi, Bunda pernah juga pergi tanpa kasih tau kami. Benarkan bang ?” ucap Kila mengingat kejadian malam kemaren


“Hm, betul tuh. Api Unda abis itu inta maaf kalena buat ami hawatil” ucap Kivanc mengangguk pasti


“Apa Bunda kalian akan baik pada ALdi ? Apa Bunda kalian tidak akan marah-marah jika Aldo bertanya ?” Tanya Aldo lagi


“Unda angat aik Aldo, Unda idak pelnah malah-malah” ucap Kivanc


“Ya, Bunda itu sangat baik, Bunda pasti bisa mengerti dengan masalah Aldo” sambung Kila


“Hm,,, baiklah” ucap Aldo merasa yakin


Kini merekapun sudah tiba didepan pintu utama, mereka turun dari mobil dan segera bergegas mencari keberadaan Bunda Naya


“Accalamu’alaikum Unda…. Unda ada dimana ?” teriak Kivanc segera setelah pintu terbuka


“Assalamu’alaikum” ucap Kila ingin menyusul Kivanc, sedangkan Aldo berjalan dengan hati-hati masuk kerumah double K


“Aldo ayo sini, Bunda biasanya ada di ruang baca jika jam segini” ucap Kila yang tidak lupa mengajak Aldo


“Hm, Ba,,baik…” ucap Aldo sedikit ragu mengikuti langkah Kila


Sementara itu Kivanc yang berlari lebih dulu menghampiri Bundanya dan memeluk dengan sayang


“Undaaaa” ucap Kivanc sambil memeluk perut Naya


“Hai abang, Abang sudah pulang sekolah ya. Bagaimana disekolah Bang ?” Tanya Naya menyambut dengan hangat


“Ipan apat anyak intang Unda, ada cegini” ucap Kivanc menunjukkan 5 jarinya


“Waah, hebatnya abang” ucap Naya sambil mengelus lembut kepala anaknya

__ADS_1


“Hehehe….” Kivanc tersenyum bangga karena Bundanya menyayangi dirinya


“Oh ya, Unda ipan bawa teman Ipan kelumah” ucap Kivanc yang baru ingat jika ada Aldo


“Dimana temannya sayang ?” Tanya Naya melihat kebelakang Kivanc tapi tidak ad asiapa-siapa disana


“Hm,,, itu Aldonya pasti ama de Ila teltinggal” ucap Kivanc


“Ooh, namanya temannya Aldo ya bang ? kalau begitu ayo kita menghampiri temannya” ajak Naya mulai bangkit dari kursi bacanya


“Unda, Aldo idak unya Ayah dan Undanya uga ****** dilumah, makanya Aldo kecepian” ucap Kivanc sambil menggandeng tangan Naya untuk keluar mehampiri tamu


“Pasti Aldo sedih, jadi Abang harus menghiburnya dan menemaninya ya sayang” ucap Naya


“Baik unda, makanya Ipan ingin kacih Ayah Ipan untuk Aldo, bial dia idak cedih agi” ucap Kivanc yang membuat Naya kaget


“Hah ? apa sayang ?” Tanya Naya takut dirinya salah dengar


“Iya, Ipan mau kacih injam Ayah Delya untuk Aldo cebental. Anti Ipan ambil agi” ucap Kivanc tanpa bersalah sedikitpun


“Mas, anakmu ini loh… makanya jangan suka marah-marah kalau mereka belum terbiasa tepat waktu. Ginikan jadinya, kamu mau disewain ke keluarga orang, syukur gak ditukar tambah sama Kivan. Mesti dikasih paham nih kembarannya Anton” batin Naya tidak menyangka jalan pikirannya Kivanc


“Apakah ini akibat karena terlalu sering melihat sekretaris cicak itu disaat kecil sehingga membuat Kivanc seperti ini ?” Tanya Naya pada dirinya sendiri


“Oooh, belalti Aldo idak bica pinjam ayah Ipan kalena idak ada dalah Ayah di tubuh Aldo ?” Tanya Kivanc


“Hm, kurang lebih begitu sayang” jawab Naya mehembuskan nafas lega


“Baik Unda, Ivan idak akan membeli pinjam Ayah agi pada olang lain. Cebba dalah meleka idak ada dalah Ayah” ucap Kivanc kembali melangkah


“Iya sayang” ucap Naya tersenyum, syukurlah anaknya suah membuang pikiran untuk memberi pinjam Ayahnya sendiri


“Nah itu meleka Unda” ucap Kivanc melihat mereka menuju keruang baca juga


“De Ila” ucap Kivanc melambaikan tangan


“Abang kenapa lupa dengan tamu ? kan kata Bunda tamu adalah raja, jadi kita harus menyambutnya dengan baik abang” ucap Kila


“Hehe, maap. Coalnya Ipan cangan ingin celita engan Unda” ucap Kivanc tersenyum pepsodent


“Aldo cini” ucap Kivanc, Aldopun mendekat dengan pelan dirinya masih malu-malu bertemu dengan Naya

__ADS_1


“Hai Aldo, kamu temannya Kivanc ya ?” Tanya Naya dengan ramah


“I,, iya Bunda” jawab Aldo


“Bagaiamana anak tante disekolah sayang ? apa dia menemani Aldo” ucap Naya memanggil dirinya dengan tante


“Hm, Kivanc dan Kila baik. Mereka berteman dengan Aldo dengan baik, tannn,,,te,,,” ucap Aldo ragu memanggil Naya


“Wah, benarkah. Syukurlah jika mereka baik dengan Aldo. Ayo kita keruang bermain, tante akan kasih kue kering buatan tante sendiri untuk kalian bermain” ajak Naya


“Hm, Tante, apa tante suka bunga ?” Tanya Aldo ragu


“Suka kok sayang, makanya halaman tante banyak bunga, itu tante yang tanam semua loh” ucap Naya


“Wah, benarkah tante ? Aldo juga suka bunga tapi tidak ada yang merawatnya” ucap Aldo sedih


“Kalau Aldo mau lihat bunga datang saja kemari sayang, nanti tante ajak berkeliling untuk melihat bunga ditaman tante” ucap Naya


“Terimakasih tante” ucap Aldo merasa senang karena Naya tidak marah padanya dan bahkan menyambutnya dengan baik


“Iya sayang” jawab Naya tersenyum hangat


“Nah, terus Kila dan Kivanc ganti baju dulu ya sayang, Aldo bila ingin ganti baju pakai saja baju Kivanc ya sayang” ucap Naya tidak berubah kelembutannya meski itu pada anak orang lain


“Aldo juga ingin ganti baju, boleh ?” ucap Aldo


“Boleh sayang, ayo ikuti Kila dan Kivanc kesana” ucap Naya


Merekapun menuju kamar double K untuk berganti pakaian bersama babysitter masing-masing, sedangkan Naya segera menuju dapur untuk menyiapkan camilan siang mereka.


.


.


.


Eits,,, sebelum lanjut jangan lupa tinggalkan jejak ya 😉


Like, komen dan juga vote ✨✨✨


Yang mau tau othor kenapa gak up beberapa hari, karena othor sedang berpusing-pusing ria dua hari kemaren. Gak sempat nulis, karena ikut uji kompetensi, jadi harus menyiapkan diri dan menjalaninya.

__ADS_1


Thanks all udah setia denga IWB next generation ❤️ Sehat selalu untuk para readers anak itik kembar 😅😅😅


__ADS_2