
"Haris ????” kata Naya tidak percaya
“Iya, kamu kenalkan Nay ? atau jangan-jangan dia berbohong kenal dengan kamu ?” tanya Bu Rika yang bingung dengan Naya, seharusnya kalau bertemu dengan teman lama akan tampak bahagia bukan ?
“Ah, iya Bu saya kenal” jawab Naya
“Tok,,tok,,tok,,,”suara pintu diketuk
“Silahkan masuk” ucap bu Rika
“Permisi dan selamat pagi…” ucap seorang pria masuk kedalam ruangan tersebut
“Pagi…” sahut Naya dan Bu Rika
“Hay Naya,,,” sapa Haris
“Hay,,,” jawab Naya
“Nah Haris silahkan kamu isi berkas ini dan setelah itu kamu dapat berdiskusi dengan Naya mengenai tour kamu nanti” jelas Bu Rika
“Baik Bu Rika, terimakasih..” kata Haris sambil mengambil berkas yang akan di isinya sedangkan Naya sudah duduk dikursi tamu yang ada diruangan, Harispun berjalan mendekati Naya untuk mengisi berkas
“Hm, aku mau ambil minum dulu…” kata Naya segera berdiri, dirinya merasa canggung karena Haris duduk disampingnya
“Aku juga ambilin ya Nay” kata Haris
“Hm,,,” Naya hanya merespon dengan canggung
“Mau apa lagi laki-laki ini mendekat ? aku tidak yakin ini baik” batin Naya waspada dengan Haris
“Ini minumnya” kata Naya sambil duduk bersebrangan dengan Haris. Siapa yang ingin duduk berdekatan dengan orang yang bemuka dua seperti dia pikirnya
Suatu kesalahan itu selalu akan meninggalkan bekas, entah itu bekas yang membuat kita jadi termotivasi atau bekas yang membuat kita hati-hati. Naya mendapatkan kedua bekas tersebut, dia menjadi termotivasi untuk terus memperbaiki diri, mungkin apa yang terjadi adalah teguran dari sang pencipta karena membuatnya menjauh dari Allah dan bekas luka tersebut juga membuatnya hati-hati, dia tidak ingin terjerumus ke lembah yang sama apalagi dengan orang yang sama. Wajar saja jika sikap Naya begitu acuh kepada Haris, ya memang semua bisa berubah tapi jika Naya lihat orang yang didepannya ini masihlah sosok yang sama good looking tapi genit dan tidak menjaga jarak dengan wanita.
“Nay,,,,” tegur bu Rika
“Ah iya bu ?” kata Naya kaget
“Itu Haris Naya kira-kira rekomendasi dari kamu apa katanya ?” kata Bu Rika
“Oh, Kalau aku rekomendasi disini adalah kuliner dan juga taman kota yang indahnya…” kata Naya mencoba professional
“Oh oke juga sih, aku juga suka kulineran. Kamu tau aja kesukaan aku Nay” kata Haris
“Hm,,,” Naya hanya tersenyum canggung
“Pas banget Nay, sekalian cari ide untuk membuat kreasi baru nih. Soalnya akukan manager marketing disalah satu perusahaan makanan terbesar di kota ini. Ya sekalian sih obeservasi untuk ide ya gak ?” kata Haris yang menyombongkan pekerjaanya
“Hebat ya kamu ris…” kata Naya alakadarnya, karena saat ini posisi Haris sebagai clien jadi Naya pikir dia tidak boleh membuat clien jengkel.
__ADS_1
“Oh tentu dong, oh ya makan siang ini mau kulineran kemana kita ?” tanya Haris
“Mulai sekarang ya ? aku pikir besok” ucap Naya kaget karena tidak mengetahui kalau dia akn langsung bertugas
“Iya sekarang aja, itu tanggal di suratnya juga mulai hari ini. Yuk kita makan Rujak cingur, kayaknya enak nih sinang-siang gini” Ajak Haris
“Iya aku rekomendasi sih di rumah makan X ini Ris, enak…” kata Naya menyebut salah satu rumah makan
“Kita dirumah makan Y aja ya Nay, yang yang sebrangan sama Kawi Lounge” ajak Haris
“Hm, baiklah..,”sahut Naya
“Untuk apa meminta rekomendasi dariku jika sudah menentukan ingin makan disana” batin Naya jengkel
“Kita pakai mobil yang sudah kami sediakan kan Ris ?” tanya Naya saat bejalan keluar kantor
“Tidak perlu, kita pakai mobilku saja Nay. Mobilku keluaran baru lo, belum ada cewe yang numpangin selain kamu nih. Ini pertama kalinya aku nebengen cewe dimobil baru aku” kata Haris
“Ahaha,,,, begitukah ?” tanya Naya merspon ucapan Haris dan menganggap itu lelucon
“Silahkan masuk…” ucap Haris membukakan pintu untuk Naya
“Terimakasih” ucapnya
“Okey, pasang sabuk pengaman dan kita berangkat…” ucap Haris saat dirinya sudah masuk kemobil
“Ya…”sahut Naya singkat
“Ya gak papa, aku memang gini sekarang” jawab Naya
“Nay, kamu dekat ya sama Bos kamu itu ?” tanya Haris
“Gak deket,,,” sahut Naya
“Jauh malah,,,, jauhhhh bangett, gak pengen aku deket-deket sama bos arogan kek gitu. Tapi waktu dipanti asuhan kemaren sikapnya oke juga sih, aura kebapakannya terpancar secuil ” sambung Naya dalam hatinya
“Syukurlah kalau kalian gak deket, soalnya aku cemburu kalau kamu dekat sama cowo lain. Kamu itu satu-satunya Nay dihati aku” gombal Haris
“Hahaha, bisa aja kamu ngomongnya Ris ” Naya menyahut dengan tawa palsu
“Cuih,,,, satu-satunya apanya. Tuh lihat lipstick cewek yang bejibun ketinggalan satu…” Batin Naya merasa jijiiiiiiik dengan kata-kata seperti itu dia juga melihat lipstick terletak di box mobil
“Oh ya bos kamu itu gimana sih orangnya ?” tanya Haris
“ya gitu deh, kayak bos pada umumnya” sahut Naya
“Oh, betah kamu Nay kerja diperusahaan itu ?” tanya Haris lagi
“Sampai saat ini sih masih betah…” jawab Naya
__ADS_1
“Karena berkat kerja disini aku ketemu anak mochi yang gemesh” lanjut Naya dalam hati
“Oh ya bos kamu juga punya perusahaan makanan siap saji yak an ?” tanya Haris lagi
“Iya, semua orang juga tau itu…” sahut Naya
“Iya sih,,, dia lumayan keren,,, sedikiit lebih kerenan aku iya gak Nay ?” kata Haris memuji dengan tidak tulus dan malah memuji diri sendiri
“Memang laki-laki yang over Pd nya gak ada obatnya nih orang” batin Naya yang merasa rishi dengan sikap Haris
“Hahaha,,,” Naya tertawa palsu menganggapnya lucu
“Kamu tambah cantik kalau senyum gitu Nay” gombal Haris
“Haha, iya tau kok…” sahut Naya kesal
“Nah udah sampai, tunggu aku bukain pintu…” Ucap Haris segera ingin membuka pintu
“Udah yuk masuk !” ucap Naya yang sudah keluar lebih dulu
“Kenapa gak nunggu aku bukain pintu sih Nay ?” tanya Haris kecewa
“Aku punya tangan bisa buka sendiri, ya sudah ayo masuk” kata Naya berjalan memimpin
“Kamu gak rombongan ya ? masa sewa tourguide untuk diri sendiri aja” tanya Naya
“Ya lagi kepengen aja nyewa tourguide, soalnya kan aku baru pindah kekota ini “ jelas Haris
“Nah, kita duduk disini saja ya” kata Haris yang memilih tempat duduk didekat kaca
“Ya,,,,” sahut Naya
“Nay mau pesan apa ?” tanya Haris lagi
“Hm, rujak cingur sama es jeruk deh…” sahut Naya sambil mengalihkan perhatian kejalanan yang selalu sibuk dipenuhi kendaraan
“Kalau saya yang ini mbak,,,” kata haris memesan
Sambil melihati kendaraan yang sibuk, tatapan Naya terfokus pada seseorang disebrang sana… Lebih tepatnya orang yang berada direstoran sebrang mereka…
.
.
.
.
.
__ADS_1
See you next episode ya 😉~~~