I Want Bunda

I Want Bunda
Episode 87


__ADS_3

“Naya ayo….” Ajak Derya sambil menggandeng tangan Naya yang masih terdiam


Naya yang terpana dengan senyum dan tawa Derya tadi menjadi membeku, dia tidak merespon ajakan Derya…


“Hey, Ayo !!!” kata Derya lagi sambil melambaikan tangannya didepan wajah Naya


“Hah, iya,,, iya bos… Ayo kita pulang…” kata Naya kaget karena sang bos ada dihadapannya


“Siapa yang mengajak pulang, Ayo makan ! “ kata Derya yang merasa aneh dengan tingkah Naya kali ini


“Oooh, makan… Ayo Bos !” kata Naya yang bersemangat ketika mendengar makanan


“Em, tapi ini…” kata Naya masih berdiam diri


“Kenapa lagi ?” Tanya Derya


“Tangan saya…” kata Naya melihat tangannya yang dipegang oleh Derya


“Oh…” kata Derya dingin sambil melepas tangan Naya


“Saya mau mencoba kuenya dulu… kamu silahkan kalau mau mengambil makanan yang lain…” ucap Derya yang kini sudah duduk di tempat duduk mereka tadi


“Baiklah Bos, apa mau sekalian saya ambilkan ? Aydin juga mau makan apa sayang ?” tawar Naya yang masih berdiri didekat mereka


“Tidak perlu, saya bisa mengambil sendiri nanti…” kata Derya yang kini sudah menikmati kuenya tadi


“Kalau Aydin ?” Tanya Naya


“Emm, Aydin mau makan yang Bunda makan saja…” kata anak mocha yang duduk dipangkuan Ayahnya.


Pemandangan langka bahwa Derya terlihat seperti ini, sangat perhatian dengan Aydin dan mereka terlihat seperti anak dan ayah yang saling menyayangi.


“Baiklah, Bunda tinggal dulu ya. Aydin yang pintar sama Ayah…” kata Naya dengan sneyum manisnya


“Baik Bunda…” kata Aydin sambil minta disuapi oleh Derya kue yang mereka potong tadi


Nayapun memilih beberapa makanan yang dia sukai, dia mengambil dengan porsi yang banyak karena akan memakannya berdua dengan Aydin dan siapa tau Derya juga ingin mencicipinya nanti…


Ketika Naya sedang sibuk membuat makanan kedalam piring seseorang mendekati Naya…


“Eh Naya… apa kabar ?” sapa bu Rika


“Alhamdulillah Baik Bu, Bu Rika sendiri apa kabar ?” Tanya balik Naya


“Ya pastinya baik dong Nay. Oh ya setelah keluar dari kantor kamu kerja dimana Nay ? atau sudah jadi istri mudanya si Bos nih ?” goda Bu Rika dengan menyelidik


“Hehehe,,,, dapat kabar darimana bu saya jadi istri muda ? Saya masih kerja jadi pegawainya Bos Derya kok bu,,,,” kata Naya


“Wah diperusahaan yang mana Nay ? kan si Bos punya banyak anak perusahaan” kata Bu Rika penasaran


“Saya tidak bekerja diperusahaan, saya bekerja dirumahnya Bos Derya jadi babysittersnya Aydin Bu…” jawab Naya dengan jujur

__ADS_1


“Waaah, jadi babysitters atau jadi sugar baby si Bos Nay…” kata Rika sedikit mengintrogasi


“Haha,,, ada-ada saja bu Rika ini. Saya bekerja dengan halal Bu, jadi babysitters itu kan juga pekerjaan yang halal, jangan dilebih-lebihkan atau di simpang-siuarkan Bu…. Segala sesuatu yang keluar dari mulut akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak…” kata Naya sedikit menasehati bu Rika


“Yakan saya cuma nanya Nay, jangan jadi marah begitu donk kalau kabarnya tidak benar…” kata Bu Rika terus memancing Naya


“Saya cuma mengingatkan, mengingatkan diri saya sendiri dan juga Ibu untuk lebih menjaga perkataan kita supaya tidak menyakiti hati orang lain…” kata Naya dengan lembut


“Iya Nay, tidak ada yang merasa sakit hatikan dari perkataan saya tadi ?” Tanya Bu Rika merasa tidak bersalah sedikitpun


“Iya Bu…” jawab Naya sambil meneruskan mengambil makananya


“Waaah, banyak banget Nay kamu ngambil maknannya ? lagi isi ya ?” Tanya Bu Rika


“Iya bu, lagi mau ngisi perut yang lapar… saya duluan ya Bu…” pamit Naya yang tidak tahan berada didekat biang gosip yang satu ini


“Eeh,,,eeeh Naaay…” kata Bu Rika ingin menahan Naya lebih lama


Naya terus saja berjalan tidak memperdulikan Bu Rika, karena suara musik yang juga lumayan kencang sehingga panggilan bu Rika tertelan alunan musik…


“Bunda… kenapa lama ?” Tanya Aydin saat melihat Naya yang menghampiri mereka


“Maaf sayang, Bunda ngambil makanannya agak banyakan biar tidak bolak-balik nanti…” kata Naya


“Sayang bisa tolong bantu Bunda bawakan ini tidak ?” ucap Naya yang saat ini sedang membawa tiga buah piring


“Kenapa mengambilnya banyak sekali ?” Tanya Derya yang sudah sigap bergerak mengambil salah satu pring ditangan Naya


“Memangnya habis ?” Tanya Derya yang sudah duduk lebih dulu


“Kalau gak habis, nanti bisa dimasukkan kedalam tas bos. Hehehe…” kata Naya sedikit malu karena niatnya terbongkar


“Hm, terserah kamu saja…” kata Derya melanjutkan memakan kue


“Bos hanya makan kue ? tidak mau coba yang ini Bos ?” tawar Naya pada makanan yang dibawanya


“Ya, nanti jika saya mau bisa mencicipinya sedikit” kata Derya


“Iya Bos, Nah Aydin mau makan yang mana sayang ?” tanya Naya


“Aydin mau ini…” tunjuk anak mocha pada sebuah kue kering yang ditaburi gula putih


“Ini sayang… Aaaa…” kata Naya menyuapi Aydin


Naya sendiri juga sambil memakan makanan berat seperti nasi lengkap dengan lauk pauknya. Dirinya sebagai anak kuliahan tidka mungkin menyia-nyiakan makanan gratis seperti ini…


“Aydin suka ?”Tanya Naya setelah menyuapi Aydin


“Iya, suka Bunda… Aydin ingin Bunda buatkan kue seperti ini boleh ?” Tanya Aydin


“Hem,,, nanti Bunda belajar dulu ya sayang…” jawab Naya

__ADS_1


“Kenapa jadi berantakan gini sih makannya sayang…” ucap Naya yang melihat Aydin ternyata malah menyuap sendiri kue tadi


“Sini Bunda bersihkan dulu ya…” kata Naya yang tidak enak melihat wajah Aydin yang celemotan


“Terimakasih Bunda…” kata Aydin tersenyum manis


“Saya ?!” kata Derya tiba-tiba


“Ada apa bos ?” Tanya Naya bingung


“Sepertinya diwajah saya juga ada krim yang belepotan, bisa kamu bersihkan ?” Tanya Derya dengan nada datar


“Haah ?” kata Naya bingung dengan perkataan Derya


“Iya, tolong bersihkan. Tangan saya penuh memegang kue dan minuman dan lihatlah meja didepan kita juga dipenuhi makanna kamu” kata Derya yang sudah menganalisis keadaan


“Ada apa dengan bos ya ?” batin Naya yang baru menemukan sikap imut seperti ini dalam diri bosnya


“Nay, apa bisa ?” Tanya Derya lagi karena tidak direspon oleh Naya


“Em,,, anu iya bisa bos. nih bos sekalian…” kata Naya menyapukan bekas tisu Aydin ke wajah Derya yang memang ada seikit krim kue diwajahnya


Deg,,,deg,,deg,,, suara jantung keduanya berdetak lebih kencang (bukan suara bedug ya guys, wkwkwk…)


“Astagfirullah, maaf Bos…” ucap Naya langsung menunduk karena sadar dirinya terlah mengagumi yang bukan mahramnya


“Terimakasih…” ucap Derya datar


“Cieee,,,,cieeee,,, kanjeng ratu mukanya merah gitu ? ada apa nih ?” Tanya Anton yang tiba-tiba menghampiri mereka


“Anu,,, em,,, habis makan pedas aku Ton…” ucap Naya asal


“Oooh,,,,” respon Anton kecewa karena tidak mendapat kabar yang dipikirkannya


“Ada apa ton ?” Tanya Derya


“Itu Bos, klien dai Turki mau bertemu dengan anda. Beliau juga rekan bisnis yang direkomendasikan oleh kakek anda…” jelas Anton menyampaikan maksud kedatangannya


“Baiklah, Aydin ayah tinggal dulu ya…” kata Derya sanbil menurunkan Aydin dari pangkuannya


“Iya Ayah…” jawab Aydin yang dari tadi sibuk makan


.


.


.


.


.

__ADS_1


See you next episode ya 😉~~~


__ADS_2