I Want Bunda

I Want Bunda
S2_ Pertemuan


__ADS_3

"Om itam ?” Tanya Naya bingung, pikiran Naya malah membayangkan hal-hal mistis karena anak-anak yang polos biasaya masih bisa merasakan kehadiran hal-hal yang kasat mata seperti itu.


“Iya Unda, om itam itu meleka pakaian cepelti Ayah tapi celalu walna itam” ucap Kivanc


“Mereka juga selalu pakai kacamata hitam dan berbadan besar Bunda” ucap Kila, mereka saling membantu untuk melengkapi penjelasan


“Mereka manusia kan sayang ? apa kakinya menapak ditanah ?” Tanya Naya karena pikirannya sudah kemana-mana


“Mereka cepelti Ayah Unda, ****** bicala dan celalu pakai penutup telinga” jelas Kivanc sambil menutup kedua telinganya juga


“Kata bi Ira mereka itu buat ngelindungin Aldo” sambung Kila


“Ooh, itu namanya bodyguard sayang” ucap Naya sudah selesai dengan sabuk pengaman double K dan kini dirinya juga sudah siap untuk mulai berkendara. Dirinya sedikit malu karena mengira yang tidak-tidak tadi


“Odygat ?” ucap Kivanc sambil memiringkan kepalanya


“Iya sayang, mereka itu yang ditugaskan untuk menjaga keamanan bos mereka. Seperti Aldo misalnya, pasti Bundanya yang menyewa para bodyguard tersebut untuk melindungi Aldo” jelas Naya


“Ooooh, egitu ya Unda” jawab Kivanc sambil mengangguk mengerti


“Telus apa Om Anton juga odygat unda ?” sambung Kivanc


“Bukan sayang, Om Anton itu walau suka memakai pakaian hitam tapi dia juga sering memakai pakaian warna-warni bukan ?” ucap Naya


“Oooh, benel Unda. Om Anton celalu memakai akaian adut yang lucu, hehehe…” ucap Kivanc sambil tertawa, Naya yang mendengarnya juga ikut tertawa


“Bunda kita mau kemana ?” Tanya Kila yang sejak tadi duduk anteng


“Oh iya Bunda belum memberitahu kalian ya. Kita mau kerumah sakit sayang, mau menjenguk calon Daddy Aldo” jawab Naya sambil meminta supir untuk mulai jalan


“Benalkah Unda ? Dady Aldo udah ada ?” Tanya Kivanc segera duduk tegak karena menengok Naya


“Ya sayang, semoga laki-laki ini cocok untuk menjadi Daddy Aldo” jawab Naya


“Tapi Aldo sedang tidak ikut kita Bunda, apa sebaiknya kita beritahu Aldo dulu supaya menjenguk bersama” usul Kila


“Bunda rasa Aldo akan lebih dulu ada disana sayang, jadi kita langsung saja kerumah sakit dan bertemu dengan Aldo disana” ucap Naya


“Baik Bunda” jawab Kila mengangguk


“Unda daddy Aldo cenapa ada di lumah cakit ?” Tanya Kivanc


“Calon daddy Aldo ada di rumah sakit karena terluka saat menolong Mommynya Aldo sayang” Jelas Naya


“Waah, daddy Aldo keleen Unda… jadi cupel helo, hiya hiya…” ucap Kivanc mengerakkan tangannya untuk berperan seperti super hero


“Hehehe, Kivanc juga super hero sayang, Kivanc itu jagoan, jagoannya Ayah dan Bunda” ucap Naya sambil mengusap pela pucuk kepala Kivanc


“Api Ipan idak unya cenjata uat tolongin olang-olang” ucap Kivanc sedih


“Senjata kivanc ada disini, hati Kivanc yang tulus untuk membantu orang adalah kekuatan sejati Kivanc sayang” ucap Naya dengan lembut sambil menyentuh dada Kivanc

__ADS_1


“Benalkah Unda ? ipan unya kekuatan dicini” Tanya Kivanc sambil ikut memegang dadanya


“Hm, benar sayang” ucap Naya sambil mengangguk


“Waaaaah….” Ucap Kivanc kagum sendiri sambil mengelus dan menatap dadanya


Tak terasa obrolan mereka membuat waktu menuju rumah sakit menjadi singkat, kini mereka sudah tiba didepan rumah sakit. Nampak banyak orang yang datang berobat kesana dan para tenaga medis yang lalu lalang meyelesaikan tugas masing-masing


“Bunda kita sudah sampai” ucap Kila


“Ah iya, ayo kita turun sayang” ucap Naya sambil membantu membukakan setbelt double K, dan bi Ira juga sigap membantu keduanya turun dari mobil


“Ipan duluan, Ipaan bi Ila” ucap Kivanc bersemangat karena mendatangi tempat yang baru baginya


“Pelan-pelan sayang, nanti kamu terhantuk” ucap Naya mengingatkan KIvanc yang tidak bisa diam


“Baik Unda” jawab Kivanc patuh


“Haap !” Kivanc mendarat dengan selamat


“Waaah, becal cekali. Cenapa Ipan idak pelnah pelgi kelumah cakit ? celalu doktel yang datang kelumah Ipan” gumam Kivanc sambil mengamati sekelilingnya


“Hah, ALDO !” teriak Kivanc kemudian langsung berlari menghampiri


“Sayang kemana ?” ucap Naya ingin menahan namun saat melihat tujuan anaknya dirinya membiarkan saja


“Aldooooo… Ipan cali-cali tau” ucap Kivan sambil memeluk Aldo dengan erat


“Maap Aldo” kata Kivanc sambil melepas pelukannya dengan malu-malu


“Om Itam angan bawa pelgi-pelgi Aldo agi. Aldo teman Ipan, Ipan ingin main dengan Aldo angan auh-auh” ucap Kivan meminta pada salah satu bodyguard


“Saya hanya menjalankan perintah” jawab Bodyguard dingin sambil menatap lurus kedepan


“Iiih om itam combong ! ata Unda, jika belbicala halus liat awan bicala ita” ucap Kivanc tidak senang mendapat perlakuan seperti itu


“Kivanc kenapa ada dirumah sakit juga ?” Tanya Aldo penasaran


“Ah iya, Ayo Aldo kita pelgi cama Bunda Ipan. Kami cudah menemukan Daddy Aldo” ucap Kivanc bersemangat menarik tangan Aldo


“Tidak bisa, Aldo tidak bisa bertemu Daddynya. Dia kesini untuk menemui Bu Bos” ucap bosyguard segera menahan Aldo


“Om itam jahat ! cenapa melalang Aldo beltemu Daddynya. Aldo itu mau Daddy om itam !” jelas Kivanc sambil tetap memaksa menarik Aldo


“Tidak diijinkan” jawab bodyguard masih menahan tubuh Aldo dan memeluknya


“Iiiiihhh !!!” ucap Kivanc kesal sambil terus memaksa menarik Aldo


“Au, sakit Van” ucap Aldo meringis


“Maap Aldo” ucap Kivanc segera berhenti menarik Aldo namun masih tidak rela melepas tangan Aldo

__ADS_1


“Mohon maaf Pak, maksud Kivanc calon Daddy baru untuk Aldo. Kami juga ingin bertemu dengan bu Angel didalam” ucap Naya yang baru tiba menghampiri


“Anda mengenal bu Bos ?” selidik bodyguard, ada sekitar 3 bodyguard yang berjaga disana ditambah babysitter yang biasa menjaga Aldo disekolah


“Ya, Aldo mengenal saya dan Laila juga tau saya” jelas Naya


Bodyguard tersebut memastikan dan Laila mengangguk untuk mengkonfirmasi.


“Baiklah silahkan” ucap bodyguard tersebut berhenti menahan Aldo


“Yeeey, Aldo…” ucap Kivanc kembali memeluk Aldo


“Kalau begitu ayo kita bersama untuk menjenguk om Haris” kata Naya mengajak semuanya


“Let go Aldo, de Ila” ucap Kivanc segera menggandeng tangan keduanya


Merekapun berhenti sebentar di meja adminitrasi untuk bertanya ruangan Haris dirawat. Sedangkan minion gengs itu masih kagum melihat-lihat suasana rumah sakit.


Setelah mengetahui ruangan Haris, mereka semua kembali bersiap untuk naik kelantai atas.


“Bi Ira dimana double K dan Aldo ?” Tanya Naya bingung mencari keberadaan mereka


“Tadi sebelum saya pergi mereka ada disini bu, saya dan Laila pergi ke toilet sebentar tadi” ucap bi Ira juga bingung mencari keberadaan mereka


“Apa para bodyguard melihat mereka ?” Tanya Laila


“Para bodyguard saya minta menunggu diluar saja karena akan membuat orang-orang takut dirumah sakit karena sikap dan penampilan mereka” ucap Naya


“Hem, biasanya jika pergi jauh double K sudah diajari untuk meminta ijin” ucap bi Ira gelisah


“Ahahaha,,, Om, anteee,,, tolong minggil…. Hahahaha, wuuuuuu….” Tawa seseorang terdengar tak asing ditelinga mereka


Ketiganyapun menoleh ke sumber suara dan dibuat kaget dengan apa yang dilihatnya.


“Kivanc” ucap Naya mebelalakan mata tidak percaya dengan ide anaknya itu


“Aduh bos kecil hati-hati” teriak Laila panik


“Astagfirullah…” ucap bi Ira kaget


.


.


.


See you next episode ya 😉~~~


Jangan lupa tinggalkan jejak ✨✨✨


Aduh, Anak itik and the geng minionnya ngapain ya dirumah sakit 🤔 Semoga gak ngadi-ngadi deh ya 😁

__ADS_1


__ADS_2