
“Kau berbuat ulah lagi kan !” tuduh mama Alex
“Tidak, Alex tidak berbuat ulah Mah” jelas Alex
“Alexnya boong ante, Alex belcama teman-temannya mengeljai Nia tadi ciang dengan angkat inggi-inggi botol minum Nia, lalu uga menyilam Nia dengan ail dibotol” lapor Kivanc dengan lengkap
“Benar tante, Aldo juga melihatnya” ucap Aldo membela
“Haaah, Alex kan Mama sudah bilang kamu jangan berbuat onar lagi disekolah. Sudah berapa sekolah mama datangi untuk menyekolahkanmu, dasar anak Nakal ! anak tidak patuh !” ucap sang Mama marah dan mendorong pundak Alex
“Maaf ma. Alex janji tidak akan nakal lagi” ucap Alex menunduk menahan malu
“Cepat minta maaf dengan mereka, lalu pulang. Kamu tidak di ijinkan bermain game hari ini !” perintah Mama Alex
“Tapi Ma, Alex tidak sungguh-sungguh menyiramkan Air ke Nia, Alex tidak sengaja” bela Alex
“Jangan membantah !” ancam Mamanya Alex
“Maaf Nia” ucap Alex terpaksa
“Issshh kamu ini ! Minta maap yang benar lex !” tegas Mama Alex mencubit telinga Alex
“Aaa,, ampun ma. Iya Alex akan minta maaf dengan benar” ucap Alex memegangi telinganya yang dicubit
“Alex minta maaf ya Nia, Alex janji tidak akan membully Nia lagi” ucap Alex sambil mengelus telinganya yang memerah
“Iya tidak apa-apa” jawab Nia dengan bahasa isyaratnya
“Dia ngomong apa ?” Tanya mama Alex bingung
“Kata Nia tidak apa-apa, dia memaafkan Alex” ucap Teh Santi yang juga menyusul beserta babystitter yang lain dan Naya
“Ah begitu, kalian orang tua mereka ya. Mohon maaf ya atas sikap anak saya. Tolong jangan dilaporkan pada pihak sekolah” ucap mama Alex meminta
“Kami yang menjaga mereka ketika disekolah bu dan ini Bu Naya orang tua Kila dan Kivanc” ucap Teh Santi, mereka tadi sempat berkenalan saat dijalan menyusul geng minion
“Ah iya, sekali lagi mohon maaf ya bu. Ini sudah sekolah kelima anak saya dipindahkan. Mohon jangan dilaporkan, saya akan menghukumnya dengan benar” ucap Mama Alex
“Bu sedikit saran dari saya tidak perlu menghukum seorang anak terlalu keras atas kesalahan yang harusnya bisa menjadi pelajaran untuknya, kita mestinya menasihati dan menjelaskan bahwa perbuatannya salah, buat mereka mengerti dan mengingat nasihat kita” ucap Naya dengan lembut
“Hm, ya mungkin itu tidak akan mempan jika diterapkan pada anak saya, hehehe… Kami duluan ya bu, soalnya lagi buru-buru” pamit Mama Alex
“Ya bu, Silahkan” ucap Naya merasa kurang berkenan dengan sikap Mamanya Alex tersebut
“Mari…” ucap Mama Alex sambil menarik lengan Alex untuk mengikutinya
__ADS_1
“Ya mari…” jawab Naya walaupun yang pamit sudah jauh
“Unda, cenapa mama Alek memukul Alek ? Apa jika ita menjadi anak yang nakal akan dipukul cepelti itu juga ?” Tanya Kivanc yang hanya terdiam saat melihat perlakuan yang didapat Alex
“Mung cara mendidik mamanya Alex keras sayang, padahal itu bukanlah cara yang tepat mendidik seseorang, Bunda merasa kasian dengan Alex” ucap Naya
“Pacti cakit dicubit upingnya cepelti ini,,, aduuh,, aduuh cakiit cekali telnyata” ucap Kivanc yang juga mencoba mencubit kupingnya sendiri
“Abang tidak apa, sudah tau sakit kenapa masih ingin mencoba ?” Tanya Kila sambil melihat telinga Kivanc yang memerah
“Hehehe, abang penasalan De Ila” ucap Kivanc tersenyum kikuk
“Abang, jangan coba-coba lagi ya. Menyakiti diri sendiri itu tidak baik bang” ucap Naya sambil mengusap lembut telinga Kivanc mencoba mengurangi rasa sakitnya
“Baik Unda” jawab Kivanc
“Jadikan kita kerumah Nia ?” Tanya Aldo
“Adi dong Aldo,,, Yuk belangkat !” ucap Kivanc sambil menggandeng tangan Bundanya
“Hai Nia, nama tante Naya” ucap Naya mencoba berkomunikasi dengan Nia
“Nia tante” jawab Nia merasa senang karena ada yang bisa menggunakan bahasa isyarat
“Hanya sedikit sayang, dulu Bunda sempat belajar sebentar” ucap Naya mengelus lembut rambut Nia, ini pertama kalinya dirinya kembali bertemu dengan anak istimewa seperti Nia setelah beberapa tahun sebelum double K lahir
“Ayo kita kerumah Nia, Nia sudah tidak sabar untuk bermain bersama” ucap Nia dengan bahasa isyaratnya namun Naya tidak dapat menerjemahkan sebagian
“Kata Nia, ayo kita segera kerumah Nia. Dia sudah tidak sabar bermain bersama kalian” jelas Teh Santi mengulangi
“Ayoo…” teriak Kivanc bersemangat
Merekapun akhirnya jalan, selama perjalanan mobil double K nampak heboh. Ada Bunda Naya yang menemani kesenagan mereka disana, mereka bernyanyi bersama hingga membuat Nia ingin berpindah mobil saat ditengah perjalanan, mobil Niapun menyalip dengan aman.
“Kenapa ?” Tanya Naya saat mobil berhenti
“Apa ita cudah campai ?” Tanya Kivanc
“Belum Bos, tapi mobil Nona dibelakang menyalip dan ingin kita berhenti” ucap Supir
“Tok,,,tok,,,tok,,,” kaca mobil diketuk oleh Teh Santi
“Ada apa ya Teh ?” Tanya Naya menurunkan kaca mobilnya
“Begini bu, mohon maaf sebelumnya menghentikan tiba-tiba. Nia ingin ikut mobil kalian apa boleh ?” Tanya Teh Santi menjelaskan
__ADS_1
“Tentu boleh The, tapi sepertinya hanya Nia yang bisa berpindah kesini” ucap Naya setelah melihat ruang dimobil
“Iya tidak apa Bu, terimakasih sudah diijinkan. Saya jemput Nia dulu dimobil sebelah” ucap Teh Santi nampak bahagia sambil pergi menjemput nona kecilnya
“Nia…” teriak Kivanc menyambut Nia
“Hai…” ucap Nia mendadahkan tangannya
“Ayo Nia duduk dicini” ucap Kivanc menepuk kursi disamping Kila
“Abang awas ih, rambut abang kena mulut Kila” ucap Kila karena Kivanc menunduuk melaluinya
“Lambut Ipan wangi tau de” ucap Kivanc membela diri
“Tapi tetap saja rambutkan tidak bisa dimakan” ucap Kila
“Hehehe, api lambut nenek bica dimakan tau Dek !” ucap Kivanc yang mengingat jajanan manis tersebut
“Itu kan dari gula abang, makanya bisa dimakan bukan dari rambut asli” jelas Kila
“Hehehe,,, Maap ya de” ucap Kivanc berhenti menggoda Kila
“Iya abang” ucap Kila memaafkan
“Cekalang ayo ita belnyanyi bercama agi !!!” ucap Kivanc si power semangat
“Ayo !” teriak Aldo dan Kila, Nia juga mengepalkan tangannya bersemangat
“Naik keleta apiiii,,, tuuut,,,tuuut,,,tuuut,,,,” mereka bernyanyi bersama
“Unggu-unggu… inikan ukan keleta api. Jadi halusnya Aik mobil Unda, blummm,,, blum,,,blummm,,,,” ucap Kivanc mengganti lirik
“Hahaha, benar tuh… Brumm,,, brum,,, brummm….” Ucap Aldo mengikuti
Mereka semua tertawa karena kreativitas Kivanc yang tanpa batas itu, ada saja ide unik yang keluar dari mulut kecilnya, membuat suasana didalam mobil menjadi berwarna. Niapun juga menikmati perjalanan ini, dia tertawa bahagia saat berkumpul mereka yang penuh aura positif, baru kali ini dia merasakan sebuah perjalanan yang begitu menyenagkan.
.
.
.
See you next episode 😉~~~
Jangan lupa tinggalkan jejak ya ✨✨✨
__ADS_1