
Yak berapa lama Nayapun kembali menghampiri adik iparnya yang cukup bisa diandalkan itu
“Ton, kau tidak kembali ke kantor ?” Tanya Naya
“Ah iya, saya mau nebeng sama Kanjeng Ratu bolehkan ? soalnya mobil saya berasap” ucap Anton segera mendekat pada Naya
“Bagaimana bisa terjadi ?” Tanya Naya bingung
“Entahlah, saat saya membunyikan klakson dengan kuat dan saya tinggal mobilnya berasap. Itu termasuk kecelakaan dalam bekerjakan bu Bos, apa ada kompensasinya ?” Tanya Anton sambil memohon
“Hm, apa parah ?” Tanya Naya merasa kasihan
“Iya, sepertinya ada yang bocor pada mesin mobil kanjeng ratu” cerita Anton dengan ratapan sedihnya
“Berapa yang kau butuhkan ?” Tanya Naya semakin tidak enak
“Sekitar 15 juta Ibunda Tatu yang adil dan penuh kasih” ucap Anton sambil manunjukkan telunjuk kiri dan kelima jari kanannya
“Jangan alay lagi ya Ton tapinya, nanti akan ku transfer. Baiklah ayo kembali ke kantor, aku ingin menjemput double K dan menjenguk Haris yang kau sebut tadi setelah ini” kata Naya sambil berjalan keluar dari kantor polisi
“Siap, laksanakan Bu Bos” ucap Anton memberi hormat
Merekapun naik kemobil dan tidak mungkin terjadi keheningan jika ada Anton disana.
“Bu Bos, apa tidak apa anda naik mobil ?” Tanya Anton padahal baru saja mereka duduk dalam mobil
“Ya, ini sudah memasuki bulan ke-4 mualku sudah hilang” ucap Naya
“Hm, berarti 3 bulan pertama bakalan susah ya bu Bos. Gimana ya jika Sarah hamil, apa ngidamnya juga akan aneh-aneh” ucap Anton sambil membayangkan masa depan
“Jangan terlalu buru-buru ton, Sarah masih kuliah dan masih muda. Kadang usia juga mempengaruhi kesiapan sosorang untuk menjadi ibu” jelas Naya
“Baik Kanjeng Ratu, aku tidak memaksanya untuk segera memiliki anak. Lagi pula akan sangat ribet jika ada anak bayi secara bersamaan” ucap Anton sambil menunjuk perut Naya dengan dagunya
“Oh ya, bagaimana percobaan pembunuhan itu bisa terjadi ? kenapa kau terlibat ?” Tanya Naya penasaran
Antonpun menceritakan apa yang dilaluinya hingga berakhir di kantor polisi, tak terasa mereka kini tiba didepan lobby perusahaan
“Kanjeng Ratu kita sudah sampai, saya pamit dulu ya. Oh ya jangan ceritakan dengan Baginda raja jika anda datang ke kantor polisi karena menyelamatkan saya. Dan terimakasih banyak transferannya” ucap Anton sebelum turun
“Ya, jika mobil kau rusak bagaimana dengan adikku. Ini bukan hanya untuk kamu tapi juga untuk istrimu” ucap Naya yang merasa tenang karena kini adiknya sudah dijaga oleh pria yang tepat
__ADS_1
“Sekarang kita jemput double K pak” ucap Naya pada sopir setia mereka, si kembar yang masih duduk di taman kanak-kanak memang pulang ketika jam makan siang, jadi dirinya masih bisa menjenguk Haris dan Angel bersama kesayangan kecilnya itu
Ketika mereka sampai nampak bel pulang baru saja berbunyi, anak-anak kecil berlarian keluar pagar sekolah untuk menghampiri jemputannya. Tak jauh dari mobil nampak dua orang anak yang tidak asing bagi Naya.
“Abang, ayo….” Ucap Kila sambil menarik tas yang ada dipunggung Kivanc
“Ade Ila, unggu cebental. Abang mau tutupkan tas dia yang telbuka” ucap Kivanc yang ingin berlari kearah berlawanan
“Abang nanti dia juga sadar jika tasnya terbuka. Jemputan kita sudah ada bang” ucap Kila mencegah agar abangnya tidak keluyuran karena misi penting mereka belum selesai
“Hanya cebental de Ila, Iiiihhh….” Kivanc melawan dan akhirnya terbebas dari cengkraman Kila
“Hai, kamu tasnya telbuka. jika ada olang jahat ia pati akan ambil-ambil youl book” ucap Kivanc sambil menutup resleting tas yang terbuka tersebut
Yang dimarahi Kivanc kebingungan karena kurang bisa memahami ucapan Kivanc.
“Hai kamu idak ilang telimakcih ? aku cudah membantumu menutup lesleting tas kamu” ucap Kivanc menunggu respon
“Terimakasih ya de, maaf Nia tidak bisa bicara dan sepertinya kurang mengerti ucapan kamu jadinya dia hanya diam” jelas baby sitter yang menemani anak perempuan tersebut
“Ipan mau dengel langsung dali Nia ucapan telimakacihnya” jelas Kivanc masih menatap Nia
“Nia nama dia Ipan, dia sudah membantu menutup tas kamu yang terbuka. Ayo ucapkan terimakasih” ucap baby sitter tersebut sambil menggerakkan tangannya untuk memerikan isyarat pada Nia
“Nia belbicala apa ? Ipan idak mengelti” ucap Kivanc bingung
“Kata Nia, terimakasih” ucap baby sitter tersebut membantu menjelaskan
“Ooh, iya cama-cama Nia” jawab Kivanc tersenyum hangat
“Dadah ipan pelgi kecana dulu ya, cudah di unggu De Ila coalnya. Byby…” ucap Kivanc pamit sambil melambaikan tangannya
Kivanc pun berlari menghampiri Kila yang menyilangkan tangannya di dada karena menunggu cukup lama.
“Abang, misi kita belum selesai. Kita harus menemui om Anton untuk tahu bagaimana perkembangannya” ucap Kila mengingatkan Kivanc saat Kivanc baru saja tiba
“Oh iya, Ipan lupa. Hehehe…” ucap Kivan tertawa
“Apa abang melihat Aldo ?” Tanya Kila
“Idak ada, Aldo cemenjak pagi adi celalu dikelumbungi om-om itam. Ipan akut, jadinya idak mau mendekat” ucap Kivanc sambil mengekspresikan gaya takutnya seperti orang yang mengigil kedinginan
__ADS_1
“Hm, dulu Aldo juga dijaga sama om itam tapi tidak pernah sebanyak ini Bang. Kila juga kesulitan mendekati Aldo” ucap Kila, kaki kecil mereka terus melangkah dengan ditemani oleh bi Ira dibelakang mereka
“Tok,,,tok,,,tok,,, om copil buka intunya” ucap kivanc sambil mengetuk pintu mobil
“Hai sayang” sapa Naya membuka pintu belakang
“Undaaa !!!” teriak Kivanc senang dan langsung naik lalu memeluknya
“Hai sayang, bagaimana sekolahnya hari ini” ucap Naya mengusap lembut Kivanc dan Kila yang memeluknya
“Baik, Ipan dapat anyak intang hali ini” ucap Kivanc bercerita dengan semangat
“Kalau Kila bagaimana sayang ?” Tanya Naya
“Kila mendapat sepuluh bintang, tapi abang hanya dapat 9 Bunda” ucap Kila
“Cembilan uga banyak tau, huuh…” ucap Kivanc sambil memonyongkan mulutnya karena lagi-lagi Kila menyebutkan jumlah bintang yang mereka peroleh
“Waaah anak Bunda sangat cerdas dan pintar ternyata disekolah, sudah dapat banyak bintang hari ini” ucap Naya memuji mereka agar semakin rajin belajar
“Hm…” angguk keduanya sambil memeluk Naya kembali
“Abang dan Ade senang tidak Bunda dapat menjemput kalian hari ini ?” Tanya Naya
“Cenang cekaaaaaaaaali Unda” jawab Ipan nyaring sedangkan Kila hanya mengangguk penuh semangat
“Nah kalau begitu, Ayo kita melanjutkan misi. Oh ya dimana Aldo sayang ?” Tanya Naya sambil medudukkan double K dikursi anak-anak
“Entahlah Unda, Ipan idak melihat Aldo ketika pulang tadi” jelas Kivanc
“Tapi Kila rasa Aldo baik-baik saja karena banyak om itam yang menjaganya” sambung Kila
“Om itam ?” Tanya Naya bingung, pikiran Naya malah membayangkan hal-hal mistis karena anak-anak yang polos biasaya masih bisa merasakan kehadiran hal-hal yang kasat mata seperti itu.
.
.
.
See you next episode ya 😉~~~
__ADS_1
Jangan lupa like, koment dan vote jika berkenan 🤗🤗🤗
Hayo coba tebak om item yang dimaksud double K apa ??? 🤭🤭🤭